← Back to list

Gue Nggak Percaya Siapapun, dan Gue Nggak Tahu

(ambil napas panjang, buang….)

a bloomin rainy day · 2020-12-09 03:39 · 1 claps · 2.6 min read
#curcol #ya-gitu
Open on Medium ↗

Gue Nggak Percaya Siapapun, dan Gue Nggak Tahu

(ambil napas panjang, buang….)

Mungkin sekali lagi ini akan menjadi catatan selain catatan prosa, yang juga bilingual yang acakadut, yang mungkin ada misuh atau marah-marahnya dikit. Emmm, gua cuma butuh tempat untuk berdialog sendiri and since twitter can be safe place to me now bcs i have so many mutual on rl, dan gua juga nggak niat bikin akun baru untuk misuh-misuh secara anonim jadi, ya… gue merasa nyaman ada di medium, sedikit banyak.

Umur gua genap 22 tahun dan semenjak memasuki itu kehidupan gua terasa lebih sureal, selain karena tahun ini memang terasa aneh sekaligus bikin segala hal jadi ribet, terlalu banyak hal yang membuat gua berpikir, terlalu banyak hal yang gue takutkan setahun belakangan. Dan gue gatau persis kenapa gue bisa merasa demikian.

Gue coba inget-inget lagi saat gue mencoba memasukin dunia kepenulisan pertama kali, bagaimana gua berusaha dan gigih buat ngewujudin kalau harus ada naskah-naskah gua yang naik cetak agar semua orang bisa baca, meskipun gua tau betul sinis demi sinis kadang justru datang dari orang terdekat, gue bahkan dijauhin seorang sahabat sendiri waktu itu, bahkan kali pertama ada seorang teman yang enteng ngomong “ah elah gitu doang” di kuping gue persis, tapi waktu itu yang gue kenal cuma maju, dan gua percaya diri gua sepenuhnya kalau gua bisa sampai akhirnya hal itu benar terjadi.

Hari ini, hari ini ketika gua memulai sesuatu baru selain kepenulisan, gua ciut sama sekali. Butuh banyak waktu untuk percaya diri gue sendiri, butuh banyak mikir buat memutuskan sesuatu, butuh berantem dulu sama pikiran sendiri untuk maju ke tahap selanjutnya, karena hari ini bahkan terkadang gue nggak percaya diri gue sendiri. Sampai ketika semalam saat rasanya gue siap, gue cuma mau ngabarin orang-orang terdekat gua, the closest one, soal kerjaan gue yang baru, dan apa-apa yang gue kerjain. Tapi yang gue dapet apa?

Bukan support.

Perbandingan.

Sinisme.

Atau bahkan, pesan gue cuma dibaca sama sekali.

Hahahahah, gue tau rasanya, naif banget kan, ekspetasi lo jatoh. Cuma ya, ya lo tau lah, sakit aja rasanya. Apalagi ketika akhirnya gue punya keberanian untuk maju tapi malah jadi dibanding-bandingin. Gue benci banget.

Mungkin gua, diri gua, diri gua yang lain adalah eco chamber itu sendiri, tapi gimana ya, gua masih terima kok sama kritikan, Aip, dia kalau kritik gue nggak peduli keadaan gue gimana tapi ya kritikan dia selalu make sense dan gue mikir karena dia benar-benar ngoreksi apa yang ada di dalam hal-hal yang gue lakukan, bukan membandingkan hal-hal yang gue lakukan, dengan hal-hal lain yang relate tapi not so relate.

Iya, gue jadi nggak percaya bahkan sama orang terdekat gue sendiri dan sebenarnya siapa yang dekat sama gua, gua gatau. Mungkin gue juga naif nggak bisa ngomong langsung apa yang gue suka dan gue nggak suka, orang-orang selalu berteriak lebih keras saat gue coba sampein apa yang salah dari dia secara baik-baik, dan itu membuat hati gua sakit. Di satu sisi gue nggak mau kehilangan orang-orang yang gue sayang hanya karena sikap dan tabiat mereka yang berubah, di satu sisi gue muak ketika mereka nggak mengerti apa yang gue lalui lantas seenaknya bicara dan dengane enteng bilang, “Oke jangan baper”.

Baper apaan asu, padahal memang mulutnya aja yang jahat dan dia selalu merasa benar.

Habis ini mungkin butuh waktu lama untuk bicara lagi, untuk memulai lagi, untuk kemudian bersikap bodo amat, untuk mulai berjarak. Gue nggak mau nyalahin diri gua kenapa sekarang gue serapuh ini, tapi gue juga nggak mau terus-terusan jadi Rolyta yang cengeng.

Satu hal yang pasti dan hilang adalah kepercayaan itu sendiri, dan keberanian gue untuk menceritakan hal baru, apapun itu. Buat gue, nggak semua orang bisa nerima, bahkan orang yang kita pikir akan terima. Gue nggak percaya siapapun, nggak tau sampai kapan.


메타데이터
post_id
e3f5d54c9e2c
slug
gue-nggak-percaya-siapapun-dan-gue-nggak-tahu-e3f5d54c9e2c
url
https://medium.com/@hujandiberanda/gue-nggak-percaya-siapapun-dan-gue-nggak-tahu-e3f5d54c9e2c
canonical_url
https://medium.com/@hujandiberanda/gue-nggak-percaya-siapapun-dan-gue-nggak-tahu-e3f5d54c9e2c
author_url
https://medium.com/@hujandiberanda
status
ok
fetched_at
2026-07-29 02:21:17