peng-awal-an baru
-another yapping
peng-awal-an baru
-another yapping

Autumn, Bartın
Coba bayangin deh, sebentarr aja, kamu adalah seorang anak muda yang sejak smp sampai masa awal kuliah, setiap ikut organisasi atau kepanitiaan selalu jadi orang yang kerja di balik layar.
Kamu mengerjakan segala pekerjaan dari balik layar, mengandalkan otak dan bukan fisik, lebih jago komunikasi dengan bahasa komputer dibanding bahasa manusia, kamu hebat dalam melukis, namun melukis di layar komputer. Kamu selalu diandalkan dalam hal ini. Tanpa kamu, mungkin ‘pekerjaan itu’ tidak terselesaikan dengan baik.
Namun, kamu merasa jenuh, lalu kamu mecoba banyak hal, semua kegiatan kamu ikut serta, banyak organisasi kamu berkontribusi di dalamnya, hanya untuk menghilangkan hal jenuh kamu. Naasnya, kamu terjebak sebagai pemeran di balik layar
Hebatnya entah datang dari arah mata angin mana, muncul sebuah kesempatan, sebuah opportunity yang hadir teruntuk kamu untuk keluar dari balik layar.
Kesempatan yang mungkin nggak datang untuk sembarang orang dan sembarang waktu, kesempatan kamu untuk mencoba lebih memahami bahasa manusia, kesempatan kamu untuk memimpin berbagai pemikiran dari banyaknya kepala yang ada, kesempatan kamu untuk maju ke depan layar.
Tapi kamu juga berhati-hati terhadap kesempatan ini yang mengandung banyak high-risk substances.
Kesempatan itu nyata
Kesempatan itu datang dalam bentuk tawaran jadi calon ketua PPI. Organisasi yang selama ini kamu cuma kontribusi sebagai sekretaris dan divisi media kreatif. Kamu yang biasanya cuma dimintain tolong bikin desain, bikin surat atau nyatet rapat, tiba-tiba ditawarin jadi orang yang bakal mimpin semuanya. Kamu kaget, ya iyalah kaget, kamu bahkan lebih sering ngobrol sama Canva dan Ms. Word daripada sama manusia beneran. Tapi entah kenapa, kamu bilang iya.
Beresiko tinggi. Ini real concern yang kamu rasain setiap hari. Kamu bakal keluar total dari zona nyaman, dari yang biasanya kerja sendiri dengan kontrol penuh, sekarang harus koordinasi puluhan bahkan ratusan orang dengan pemikiran yang beda-beda. Kamu harus ngomong di depan umum, hal yang selama ini kamu hindarin. Kamu harus bikin keputusan yang ngaruh ke banyak orang, bukan cuma ke file Figma kamu.
Terus ada yang namanya ‘ekspektasi’, orang-orang udah kenal kamu sebagai orang yang teliti, yang kerjaan nya rapih, yang bisa diandelin. Kalo kamu jadi ketua terus gagal, ya udah, image yang udah kamu bangun selama ini bisa ancur. Dan yang paling kamu takutin, kamu takut kehilangan identitas kamu. Selama ini kamu bangga jadi ‘orang balik layar yang andal’.
Kalau kamu maju ke depan, apa kamu masih bisa jadi kamu?
Tapi ada satu hal yang bikin kamu tetep ambil opprtunity ini. Selama ini kamu jenuh bukan karena kerjaan kamu nggak penting, justru kerjaan kamu penting banget. Kamu jenuh karena kamu ngerasa terjebak. Setiap kali kamu coba hal baru, ujung-ujungnya balik lagi ke posisi yang sama. Desainer. Sekretaris. Orang yang di-message tengah malam buat bantuin kerjaan dadakan. Dan pas kesempatan ini dateng, kamu sadar ini literally kesempatan kamu buat keluar dari pola itu.
Mungkin skill kamu dalam “bahasa komputer” itu justru yang dibutuhin. Kamu bisa mikir secara sistematis, kamu bisa ngeliat problem dari banyak perspektif, kamu ngerti gimana bikin workflow yang efisien. Dan soal bahasa manusia yang kamu kurang jago, mungkin ini saatnya kamu belajar secara langsung.
Sekarang kamu lagi di tengah-tengah proses jadi calon. Campaign, presentasi visi-misi, ngobrol sama banyak temen yang biasanya ngebahas hal ngalur ngidul sekarang fokus ngebahas masa depan organisasi.
Kamu nggak tau bakal menang atau kalah. Kamu nggak tau ini keputusan yang bener atau salah. Tapi yang pasti, kamu udah ambil keputusan buat coba. Buat maju. Buat keluar dari layar yang selama ini kamu sembunyi di belakangnya. Dan whatever hasilnya nanti, at least kamu udah nyoba sesuatu yang di luar kebiasaan kamu. At least kamu udah berani ambil risiko.
At least kamu udah ambil keputusan luar biasa.
sampai jumpa, nanti lanjut lagi yaa…
메타데이터
- post_id
- e4f84e734bbd
- slug
- peng-awal-an-baru-e4f84e734bbd
- url
- https://medium.com/@anandadapta/peng-awal-an-baru-e4f84e734bbd
- canonical_url
- https://medium.com/@anandadapta/peng-awal-an-baru-e4f84e734bbd
- author_url
- https://medium.com/@anandadapta
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-08-11 13:16:58