Walking Tour #1 — Cerita Bandung: Rute Curug Cibanban (Jalanin Aja)
— Sabtu, 24 Mei 2025
Walking Tour #1 — Cerita Bandung: Rute Curug Cibanban (Jalanin Aja)
— Sabtu, 24 Mei 2025
Hallooo, kalian pernah ga sih ngerasa ingin jalan-jalan ke alam tapi gatau mau ngajak siapa? aku mau ceritakan pengalaman pertamaku ikut trekking bersama Cerita Bandung.


Perjalanan ini dimulai dari Terminal Ledeng, kami berangkat menggunakan angkot menuju titik awal perjalanan di daerah Cibodas Lembang. Sebelumnya kami melakukan pemanasan ringan sebelum trekking.




Jalurnya naik-turun melewati hutan pinus, perkebunan kopi, jalan berlumpur (diperparah karena malam sebelumnya hujan deras).


Tentunya kamipun melewati jalur aliran sungai kecil, karena tujuan dari rute ini adalah curug.


Sejujurnya, aku ikut trekking ini sangat nekat. Kenapa? karena aku hanya bermodalkan diriku ini yang suka olahraga (jogging) tanpa punya basic trekking. Alasanku ikut itu karena meeting point yang dekat rumah, fee yang sudah all-in, dan waktunya pas tanpa tau ternyata rute ini ternyata tidak beginner friendly hahaha (ingat, aku pertama kali trekking dalam seumur hidup). Bahkan sepanjang jalan, aku mempertanyakan diriku sendiri, kenapa aku disini? di tengah-tengah hutan, berlumpur, tidak punya trekking pole, dan rasanya ingin pulang lagi wkwk tapi kan ga mungkin yaa. Bahkan sandalnya aja baru aku beli jumat malamnya, karena liat di wa grup sudah cukup aman menggunakan sandal gunung. Disitu aku bersyukur sih, meskipun impulsif tapi kalau pake sepatu lari (cuman punya itu), licin banget dan malah jadi gak aman.
Selama perjalanan, untungnya karena memang selalu bertemu dengan sungai-sungai, itu menjadi salah satu kebahagiaan kecil. Kaki rasanya segar dan rasa pegal yang dirasakan bisa ikut mengalir terbawa air. Selain itu, teman-teman dan crew Cerbannya sangat membantu dalam perjalanan ini. Memastikan kami tetap aman. Salah satu momen yang tidak bisa dilupakan adalah ketika perjalanan, kami sempat putar arah jalan karena jalannya tertutup dahan, padahal sudah dibukakan jalan juga sama kang Matheus, kang Lana dan cwo-cwo lainnya. Definisi sesulit itu jalannya.

AKHIRNYA SAMPAI DI CURUG CIBANBAN!!!
Selama di curug, dengan kondisi tidak ada sinyal. Aku benar-benar menikmati waktu, melihat pemandangan hijau pepohonan, memakan camilan yang dibawa, menikmati dinginnya air curug dan berinteraksi dengan teman-teman lainnya. Mungkin sekitar jam set 12an baru sampai sini. Sebenarnya curug ini bukan curug yang bisa dipakai berenang, jadi hanya bisa merendam kaki. Jika kita naik lagi keatasnya, itu lumayan tinggi juga. Beberapa orang naik ke atas hanya dengan bantuan alat seutas tali.
Bagiku ini salah satu pencapaian terbaik, karena memang ga pernah kepikiran buat trekking, dikala orang-orang sudah melakukan itu sebelumnya. Mungkin telat, tapi ini best moment-nya aku.


Setelah beristirahat dan menikmati alam, kamipun melanjutkan perjalan pulang. Perjalanan pulang kami berbeda rute pergi karena kami sudah disiapkan untuk makan siang. Oiya kondisinya itu, selama perjalanan kami sudah kehujanan.


Setelah menikmati dan mengisi energi dengan makan siang. Kami melanjutkan perjalanan pulang, tentunya dengan diguyur hujan lagi. Kondisi ini menyebabkan jalan yang kami tempuh berlumpur dan tidak terhitung berapa sering aku terpeleset atau terjatuh. Sebenarnya sudah tidak peduli mau kotor segimanapun, cuman masalahnya klo kakinya masuk ke lumpur, naikin kakinya berat wkwkwk udah gitu, karena aku pake sandal, jadinya berasa nginjek bebatuan/krikil kan sakit ya hahahah. Perjalanan pulang pun, kanan bukit kiri jurang hahah keren banget lah kata gw teh.



Foto pertama, ada yang duduk? itulah saya, terjatuh wkwkwk mau nangisnya ada banget
Saking berlumpurnya sepanjang perjalanan, ada momen dimana kang Farhan dan Ivan, yang menggunakan sandal sudah ditahap sandalnya gak dipake sebagai alas jalan. Bahkan sandalnya kang Farhan, putus sebelum nyampe ke curug :((
Kyanya aku menulis yang susah-susahnya yaa hahah ada satu hal yang harus kalian lihat, betapa indahnya pemandangan selama perjalanan kami. Saking sulitnya jalan, aku pribadi sampai tidak sadar kalau pemandangannya indah.


Kurang-lebih seperti itulah perjalanan pertamaku dengan Cerita Bandung program Jalanin Aja. Kenapa nama programnya Jalanin Aja? karena kita diminta untuk menikmati perjalanan. Kalau ada yang bertanya, apakah sudah dekat dengan tujuan? jawabannya bukan masih jauh atau sudah dekat, tapi Jalanin Aja.
Terimakasih semua sudah membaca ceritaku. Terimakasih juga kepada crew Cerban dan teman-teman JA Curug Cibanban yang sudah sangat membantuku bangun dan pegangin aku selama perjalanan wkwk maafkan aku yang lemah ini. Semoga akan ada kesempatan lainnya dan mungkin menjadi inspirasi untuk mencoba trekking pertama kalinya? hahahah
Trauma? Tidak haha akan kucoba rute lainnya.
Oiya satu lagi, aku ngerasa jauh lebih dekat dengan teman-temannya disini karena kami bersama-sama susah senang untuk mencapai tujuan.
Panjang rute: -/+ 13km
Waktu tempuh: 8jam-an (termasuk isoma)
Tingkat kesulitan: sulit bangetttttt
Lokasi: Curug Cibanban (Kec. Cisalak, Kab. Subang)
메타데이터
- post_id
- e61d17e2dcf2
- slug
- walking-tour-1-cerita-bandung-rute-curug-cibanban-jalanin-aja-e61d17e2dcf2
- url
- https://medium.com/@intankus96/walking-tour-1-cerita-bandung-rute-curug-cibanban-jalanin-aja-e61d17e2dcf2
- canonical_url
- https://medium.com/@intankus96/walking-tour-1-cerita-bandung-rute-curug-cibanban-jalanin-aja-e61d17e2dcf2
- author_url
- https://medium.com/@intankus96
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-18 14:07:40