Memiliki Tujuan adalah Sebuah Keistimewaan
“Menulis adalah perjalanan panjang,” kata seorang teman, “saking panjangnya, tak jarang di tengah perjalanan tujuan menulis itu berganti…
Memiliki Tujuan adalah Sebuah Keistimewaan
“Menulis adalah perjalanan panjang,” kata seorang teman, “saking panjangnya, tak jarang di tengah perjalanan tujuan menulis itu berganti, atau pemaknaan menulis juga bergeser.”
Itu bagi yang penulis yang sudah menentukan tujuan. Bagi saya yang menulis ya menulis, memiliki tujuan adalah keistimewaan.
Memiliki tujuan baik dalam menulis, bahkan dalam hidup sepertinya memang bukan milik semua orang. Ia seperti barang istimewa yang dimiliki orang-orang tertentu saja. Atau, lebih tepat bila dikatakan dengan kesadaran memiliki tujuan. Karena tidak mungkin seseorang tidak memiliki tujuan. Bisa jadi tujuan itu hanya belum disadari.
Atau sudah tahu, tapi belum menerimanya. Sehingga masih mencari-cari tujuan lain.
Saya beberapa kali mencoba menelanjangi diri. Menggali dan menguliti sedikit demi sedikit momen hidup untuk menjadikannya pijakan penentuan tujuan. Tapi masih sulit. Masih ada berlapis-lapis baju yang tidak rela saya lepaskan. Bahkan untuk terlihat oleh diri saya sendiri.
“Oke, bila saat ini, itu yang kamu inginkan dan membuatmu nyaman. Lain waktu aku akan datang lagi. Di saat kamu sudah siap.”
Kini, bila saya belum menyadari tujuan, setidaknya saya bisa menyadari kegiatan apa yang saya pilih. Dari situlah, mungkin bisa didefinisikan tujuan.
Sama dengan menulis. Ada yang punya tujuan dalam menulis. Saya? Hanya melepaskan apa yang sedang terpikirkan. Dari situ, baru meraba-raba tujuan.
.
Roll Model

Pelajaran Menulis (Sumber: YouTube Malaka)
Pernahkah kamu memiliki satu sosok idola?
Sosok yang berusaha kamu tiru. Dia baca buku apa, kamu ikut baca buku apa. Dia melakukan olahraga apa, kamu ikut melakukan olahraga itu.
Sosok yang kamu dengarkan. Dia menyarankan apa, kamu berusaha melakukannya. Dia tidak menyarankan apa, kamu mati-matian menghindarinya.
Saya beberapa kali memiliki sosok tersebut. Lain waktu, lain kondisi, lain suasana hati, ia bisa berubah. Setelah beberapa waktu berlalu dan menemukan kondisi dan suasana hati yang mirip, kamu kembali lagi mengingat sosok itu.
Pada saya, akhir-akhir ini sosok itu berwujud Dea Anugrah.
Mungkin karena saya sedang berlatih menulis. Bisa jadi juga alasan lain yang tidak saya sadari.
Dalam menulis ia menyarankan 3 hal untuk penulis pemula:
-
Menentukan tujuan menulis
-
Membuat struktur
-
Memperhatikan kalimat pertama.
Saran yang sebenarnya sering saya dengar. Tapi di kondisi dan suasana hati saat ini, saran yang tidak asing itu mengena saat disampaikan oleh Dea Anugrah.
Saran itu tidak mudah dilakukan. Tapi karena sosok penyampai pesan itu adalah sosok yang saat ini saya dengar, saya akan mencobanya.
Tulisan ini adalah upaya untuk memulainya.
.
Setelah beberapa waktu terbiasa menulis, saya telah memiliki banyak stock tulisan acak. Tulisan yang keluar apa adanya dari yang terpikir dalam kepala. Sayang, belum pernah tulisan-tulisan itu saya baca kembali. Saya tidak pernah melakukan evaluasi.
Kini mungkin waktu yang tepat untuk menelusuri kembali tulisan-tulisan itu.
Mungkin pada satu-dua tulisan itu bisa saya temukan, bahwa tanpa sadar saya telah melepas satu dua baju yang dalam keadaan sadar tidak ingin saya buka.
Bahwa sebenarnya saya sudah memilih tujuan. Cuma tidak sadar saja.
.
Mengingat betapa rumittnya menentukan tujuan, jadi terpikir alangkah enak jadi robot. Diciptakan oleh manusia dengan satu tujuan tertentu. Dia tidak mengalami kebingungan mikirin tujuan.
Eh,
Bukankah dalam sudut pandang tertentu manusia juga robot? Ia diciptakan dan diberi tujuan tertentu. Apakah saya lupa? Atau sudah tahu tapi tidak mau menerimanya?
Entahlah.
.
Sepanjang perjalanan latihan menulis, baru kali ini saya mempertimbangkan tujuan menulis (tujuan hidup juga mungkin). Sebagai penghibur diri, ini sudah saya anggap sebagai pencapaian.
Sidoarjo, 24 Agustus 2025
메타데이터
- post_id
- e64ba925bc68
- slug
- memiliki-tujuan-adalah-sebuah-keistimewaan-e64ba925bc68
- url
- https://medium.com/@ahmadkhoiron/memiliki-tujuan-adalah-sebuah-keistimewaan-e64ba925bc68
- canonical_url
- https://medium.com/@ahmadkhoiron/memiliki-tujuan-adalah-sebuah-keistimewaan-e64ba925bc68
- author_url
- https://medium.com/@ahmadkhoiron
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-18 00:21:44