← Back to list

Sakit Mata Bisa Menular Lewat Tatapan?!

“Jangan lihat matanya, nanti ikut ketularan.”

Zengin Health · 2026-06-19 04:40 · 0 claps · 2.6 min read
#kesehatan #mata #mitos
Open on Medium ↗

Sakit Mata Bisa Menular Lewat Tatapan?!

“Jangan lihat matanya, nanti ikut ketularan.”

Kalimat tersebut mungkin pernah kita dengar sejak kecil. Ketika ada seseorang yang mengalami sakit mata dengan mata merah dan berair, tidak sedikit orang yang memilih menghindari kontak mata karena khawatir penyakit tersebut dapat menular hanya melalui tatapan.

Kepercayaan ini telah lama beredar di masyarakat dan masih dipercaya oleh sebagian orang hingga saat ini. Namun, benarkah sakit mata dapat menular hanya karena kita menatap penderita secara langsung?

Faktanya, hingga saat ini belum terdapat bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa konjungtivitis atau yang sering disebut sebagai sakit mata dapat menular hanya melalui tatapan. Dengan kata lain, melihat atau melakukan kontak mata dengan penderita tidak serta-merta membuat seseorang ikut mengalami kondisi yang sama.

Meski demikian, anggapan tersebut bukan tanpa alasan. Banyak orang meyakini sakit mata dapat menular melalui tatapan karena sering kali beberapa anggota keluarga, teman sekolah, atau rekan kerja mengalami keluhan yang serupa dalam waktu yang berdekatan. Akibatnya, muncul asumsi bahwa penularan terjadi karena saling melihat satu sama lain.

Apa Itu Konjungtivitis?

Untuk memahami hal tersebut lebih jauh, penting untuk mengetahui terlebih dahulu apa sebenarnya yang dimaksud dengan konjungtivitis.

Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai konjungtivitis. Sederhananya, konjungtivitis merupakan peradangan pada lapisan tipis yang melapisi permukaan mata. Akibat peradangan tersebut, mata dapat menjadi merah, berair, terasa gatal, hingga mengeluarkan kotoran mata atau yang sering disebut sebagai belek.

Konjungtivitis dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti alergi, iritasi, infeksi virus, maupun infeksi bakteri. Namun, virus dan bakteri merupakan penyebab yang paling sering berperan dalam penularan dari satu orang ke orang lain.

Inilah yang sering kali menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat. Banyak orang mengira penularan terjadi karena saling menatap penderita sakit mata. Padahal, yang berpindah bukanlah “tatapan” tersebut, melainkan virus atau bakteri yang dapat menempel pada tangan maupun benda di sekitar penderita.

Sebagai contoh, seseorang yang sedang mengalami konjungtivitis mungkin tanpa sadar mengucek matanya. Virus atau bakteri kemudian dapat menempel pada tangan. Ketika tangan tersebut digunakan untuk berjabat tangan atau menyentuh benda seperti gagang pintu, handuk, ponsel, maupun sarung bantal, kuman dapat berpindah dan berpotensi menginfeksi orang lain yang kemudian menyentuh area matanya.

Kesimpulan

Mitos bahwa sakit mata dapat menular melalui tatapan masih banyak dipercaya hingga saat ini. Namun, secara medis tidak terdapat bukti bahwa seseorang dapat tertular konjungtivitis hanya karena melihat atau melakukan kontak mata dengan penderitanya.

Penularan justru lebih sering terjadi melalui perpindahan virus atau bakteri yang menempel pada tangan maupun benda yang telah terkontaminasi. Oleh karena itu, menjaga kebersihan tangan dan menghindari penggunaan barang pribadi secara bersama merupakan langkah sederhana yang dapat membantu mencegah penyebaran penyakit ini.


메타데이터
post_id
e751012ce0a3
slug
sakit-mata-bisa-menular-lewat-tatapan-e751012ce0a3
url
https://medium.com/@ZenginHealth/sakit-mata-bisa-menular-lewat-tatapan-e751012ce0a3
canonical_url
https://medium.com/@ZenginHealth/sakit-mata-bisa-menular-lewat-tatapan-e751012ce0a3
author_url
https://medium.com/@ZenginHealth
status
ok
fetched_at
2026-06-26 03:39:16