← Back to list

We Got Company Outside of Earth???

Esai nama lapangan oleh Luvena Yumi Odelia (10324011)

Odelia · 2025-08-31 10:03 · 0 claps · 3.6 min read
#extraterrestrial-life #himastron
Open on Medium ↗
Wiki topics: ⚖️ · Law & Justice

We Got Company Outside of Earth???

Esai nama lapangan oleh Luvena Yumi Odelia (10324011)

ALIEN LOL

ALIEN LOL

Nama lapangan saya berkaitan dengan ilmu astronomi, namun nama tersebut bisa dikatakan “kontroversial” kepada teman-teman sekalian. Nama yang saya inginkan adalah 外星人.

外星人 (Wài Xīng Rén) merupakan bahasa mandarin dari “Extraterrestrial Life” atau lebih dikenal masyarakat dengan sebutan “alien”. Nama lapangan ini dapat diarahkan ke kategori objek astronomi sebab kehidupan di luar angksa dapat dikorelasikan ke objek astronomi lainnya seperti eksoplanet & tanda-tanda kehidupan di sana (nitrogen, oksigen, dsb). Mengapa objek astronomi eksoplanet? Karena untuk saat ini, kehidupan di luar bumi masih diteliti dalam lingkup eksoplanet (berkaca dari kehidupan manusia di bumi, makhluk hidup berkembang dalam suatu planet).

Meskipun kehidupan di luar bumi belum ditemukan hasilnya, tetap saja topik seperti astrobiologi menjadi topik hangat berbagai astronom selama beberapa dekade terakhir. Sejarah tentang benda-benda langit yang terlihat di langit malam didasarkan pada mitologi. Para cendekiawan dari Yunani Kuno adalah yang pertama kali menganggap bahwa alam semesta pada dasarnya dapat dipahami dan menolak penjelasan yang didasarkan pada kekuatan supernatural yang tidak dapat dipahami, seperti mitos Matahari yang ditarik melintasi langit dengan kereta perang Apollo. Diskusi para cendekiawan Yunani tersebut menetapkan banyak pilar yang pada akhirnya akan mengarah pada gagasan kehidupan ekstraterestrial, seperti Bumi yang bulat dan bukan datar. Kemungkinan keberadaan makhluk luar angkasa tetap menjadi spekulasi yang meluas seiring dengan pesatnya penemuan ilmiah. William Herschel, penemu Uranus, adalah salah satu dari banyak astronom abad ke-18–19 yang meyakini bahwa Tata Surya dihuni oleh kehidupan alien. Cendekiawan lain pada masa itu yang memperjuangkan “pluralisme kosmik” antara lain Immanuel Kant dan Benjamin Franklin. Pada puncak Abad Pencerahan, bahkan Matahari dan Bulan dianggap sebagai kandidat penghuni luar angkasa.

Sejauh ini, masih belum ditemukan pasti lokasi dari kehidupan yang ada di luar bumi. Namun, terdapat salah satu eksoplanet yang dikenal memiliki tanda-tanda kehidupan yaitu k2–18b, yang menunjukkan potensi tanda-tanda kehidupan melalui deteksi senyawa dimetil sulfida (DMS) dalam atmosfernya, yang di Bumi hanya diproduksi oleh organisme hidup seperti fitoplankton laut. Dengan banyaknya galaksi di luar sana, kemungkinan besar eksoplanet yang berada di “Goldilocks zone” — area di sekitar bintang yang tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin untuk mendukung keberadaan air di permukaan planet di sekitarnya — untuk mendukung “extraterrestrial life” termasuk ada dan tidak fiktif, tetapi belum ditemukan lokasi tepatnya saja.

Metode observasi, atau lebih tepatnya pencarian dan studi kehidupan ekstraterestrial menjadi ilmu tersendiri, yaitu astrobiologi (juga dikenal sebagai eksobiologi). Disiplin ini dipelajari oleh NASA, ESA, INAF, dan lainnya. Astrobiologi juga mempelajari kehidupan dari Bumi, tetapi dengan perspektif kosmik. Misalnya, abiogenesis menarik bagi astrobiologi, bukan karena asal usul kehidupan di Bumi, tetapi karena peluang terjadinya proses serupa di benda langit lainnya. Banyak aspek kehidupan, dari definisi hingga kimianya, dianalisis sebagai kemungkinan serupa di semua bentuk kehidupan di seluruh kosmos atau hanya asli Bumi. Namun, astrobiologi tetap dibatasi oleh kurangnya bentuk kehidupan ekstraterestrial saat ini untuk dipelajari, karena semua kehidupan di Bumi berasal dari nenek moyang yang sama, dan sulit untuk menyimpulkan karakteristik umum dari suatu kelompok dengan satu contoh untuk dianalisis.

Terhubung kembali dengan metode observasi, keunikan yang dapat saya ambil dari nama ini adalah betapa hangatnya topik mengenai kehidupan di luar angkasa hingga saat ini. Bahkan terbentuklah suatu institut yang berfokus khusus ke “Extraterrestrial Life” bernama Search for Extra-Terrestrial Intelligence (SETI). Di Institut SETI, mereka mengeksplorasi asal-usul kehidupan, pencarian kecerdasan ekstraterestrial, dan misteri kosmos. Melalui penelitian mutakhir, program pendidikan, dan penjangkauan publik, mereka berupaya memperluas pemahaman umat manusia tentang alam semesta seperti memimpin penyelidikan ilmiah terhadap lingkungan planet, astrobiologi, dan pencarian kehidupan di luar Bumi. Penelitian yang dilakukan SETI menggunakan berbagai instrumen. Namun, terdapat teleskop khusus mereka bernama Allen Telescope Array (ATA), dimana teleskop ini terdiri dari susunan 42 antena, masing-masing berdiameter 6 meter, yang dapat digunakan secara bersamaan untuk SETI dan penelitian astronomi radio mutakhir. Teleskop tersebut mampu mendengarkan sinyal buatan (technosignatures), seperti gelombang radio yang berasal dari peradaban luar angkasa. Jujur, hal ini mendorong saya untuk awalnya memilih nama lapangan SETI atau ATA, tetapi hati tetap memilih 外星人.

Alasan saya memilih nama lapangan tersebut terdiri dari: 1.Mendeskripsikan diriku yang aneh, sama seperti kehidupan di luar sana yang masih asing kepada kita & terutama masyarakat awam.

  1. Mencerminkan rasa ingin tau saya terhadap hal yang di luar nalar seperti sistem sains & kehidupan mereka, budaya & sosial mereka, dsb.

  2. Adanya kebencian terhadap kemanusiaan dan ingin menemukan suatu spesies, terutama yang intelegen, untuk bisa membentuk relasi yang lebih baik dibandingkan manusia.

  3. Kenapa dalam bahasa mandarin? Karena saya cin- suku Tiong Hoa :)

Membaca seluruh ‘yapping’ yang telah saya ketik, harapan saya dengan nama lapangan ini berkaitan langsung dengan alasan nama lapangan ini dipilih. Hal tersebut dikarenakan alasan saya sama saja dengan visi & misi saya selama berjalan di ilmu astronomi, yaitu harapan untuk memuaskan rasa ingin tau saya, menjalin relasi dengan makhluk intelegen yang bukan manusia, dan menemukan suatu makhluk yang sama anehnya dengan saya.

Kelak saya akan bersungguh-sungguh untuk menghidupi nama lapangan (Wài Xīng Rén) 外星人 di Himastron ITB.

You… Yes YOU! Please accept my name :’3

You… Yes YOU! Please accept my name :’3

Bantuan sumber: https://science.nasa.gov/exoplanets/what-is-the- habitable-zone-or-goldilocks-zone/ https://en.wikipedia.org/wiki/Extraterrestrial_life# https://www.seti.org/ https://www.seti.org/projects/ata/


메타데이터
post_id
e7939b8bb762
slug
we-got-company-outside-of-earth-e7939b8bb762
url
https://medium.com/@luvenayo/we-got-company-outside-of-earth-e7939b8bb762
canonical_url
https://medium.com/@luvenayo/we-got-company-outside-of-earth-e7939b8bb762
author_url
https://medium.com/@luvenayo
status
ok
fetched_at
2026-07-17 20:53:52