menjalani hidup yang entah
setahun belakangan ini banyak sekali hal yang terjadi, termasuk jarangnya saya menulis jurnal lagi, hari ini saya ingin menulis sesuatu…
menjalani hidup yang entah
setahun belakangan ini banyak sekali hal yang terjadi, termasuk jarangnya saya menulis jurnal lagi, hari ini saya ingin menulis sesuatu sebelum mei ini berakhir. saya baik-baik saja setahun ini, awalnya ku pikir begitu.. tetapi tiba-tiba kesunyian yang sangat pekat menghampiriku — ada yang hilang, tentu.
saya tidak bisa bilang bahwa saya akan menjalani hidup yang seperti ini saja, bukannya tidak menyukai hidupku sekarang, tapi saya lebih suka yang dulu. semakin dewasa, kesepian akan semakin menggoroti, makin jauh dari rumah, dari teman-teman yang dulu selalu ingin bermain (nongkrong di luar sampai menjelang subuh) ahh rindu sekali momen itu.
yang bisa ku ingat kejadian setahunn ini begitu cepat, bahkan ini sudah pertengahan tahun 2022, singkat sekali rasanya, yang ku lakukan sekarang bangun pagi, kerja, kerja, kerja, tidur kalo sempat saja, membosankan kan? sejak kapan hidupku menjadi mononton seperti ini, dulu bisa bebas terbang sana-sini tanpa takut deadline yang mengejar yahh kecuali deadline tugas akhir, tapi toh itu terlewati juga.
sekarang yang ingin saya katakan bahwa saya kehilangan banyak momen yang harusnya bisa saya nikmati tapi tidak akan pernah terjadi karena kesalahan saya sendiri, seandainya saja saya bisa kembali ke satu tahun yang lalu, saya akan memperbaiki bagian-bagian yang lepas dalam hidup saya, tapi waktu tidak akan pernah mau menunggumu hanya untuk menimbang-nimbang kembali masa lalu mana yang ‘seharusnya tidak begitu’ jadi sekarang apa mau ku?
tentang sesuatu yang hilang yang saya bilang tadi, itu sebenarnya mauku, inginku, tapi itu menghilang seperti bui, moksa dan tidak berbekas, hanya seperti dongeng sebelum tidur yang saya rencanakan kemudian ketika keesokan harinya itu semua hanya dalam angan, itu yang hilang, itu yang membuat saya gamang sekarang, tidak tahu harus apa, karena semua yang ku susun selama 5 tahun terakhir, sirna sudah karena kesalahan saya sendiri, yang tidak bisa mengontrol emosional sedemikian rupa, membuat seseorang menjadi ketakutan dan membuatku semakin merasa bersalah sampai sekarang.
sebaiknya kuakhiri dulu tulisanku kali ini, dari tadi ingusku dan air mataku tidak mau bersahabat, mengalir terus dan penampungannya tidak cukup, maksudku tisuku sudah habis. sekian dulu, human.
메타데이터
- post_id
- e79ddf16c9bd
- slug
- menjalani-hidup-yang-entah-e79ddf16c9bd
- url
- https://medium.com/@angsahitam/menjalani-hidup-yang-entah-e79ddf16c9bd
- canonical_url
- https://medium.com/@angsahitam/menjalani-hidup-yang-entah-e79ddf16c9bd
- author_url
- https://medium.com/@angsahitam
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-27 01:40:07