Khutbah Menjelang Ramadhan (Akhir Bulan Sya’ban)
السلام عليكم ورحمة الله و بركاته
Khutbah Menjelang Ramadhan (Akhir Bulan Sya’ban)

السلام عليكم ورحمة الله و بركاته
إنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُه, لا نبي بعده. اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ و بارك عَلى سيّدنا مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن أما بعد. أُوْصِيْكُمْ ونفسي بِتَقْوَى اللهِ وقد فاز المتقون، فَقَالَ اللهُ تَعَالَى: يَاأَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْن
Jama’ah Salat Jum’at Yang Dirahmati Oleh Allah
Di awal khutubah ini, Khotib berpesan kepada diri Khotib beserta kita semua agar senantiasa selalu meningkatkan ketakwaan serta Iman kita kepada Allah SWT, yakni selalu berusaha untuk menjalankan apa yang telah diperintahkannya serta berusaha menjauhi segala larangannya. Karena dengan taqwa lah, kita mendapatkan jalan keluar dari segala permasalahan, serta mendapatkan rezeki dari berbagai hal yang tak terduga. Sebagaimana Allah berfirman dalam Al-Qur’an, surat At-Thalaq Ayat 2 dan 3:
وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا * وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ
Kita patut bersyukur kepada Allah SWT, karena izin dan kuasanya lah kita bisa berada di masjid ini, yakni di tanggal 22 Sya’ban 1446 H. tidak terasa sebentarlagi kita akan bertemu dengan bulan suci Ramadhan, bulan penuh berkah, bulam penuh rahmat dan bulan penuh ampunan. Semoga kita bisa bersama-sama untuk sampai ke bulan Suci Ramadhan tersebut dalam keadaan sehat wal aafiat serta dalam keadaa iman dan taqwa yang baik sehinggan dapat beribadah dengan semaksimal munkin. Bulan Rajab, Bulan Sya’ban dan Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, sebagaimana doa yang dipanjatkan oleh Nabi Muhammad SAW :
اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ، وَشَعْبَانَ، وَبِلِّغْنَا رَمَضَانَ
Bulan Sya’ban ini, merupakan momentum terakhir untuk mengqodo’ atau menganti puasa Ramadhan tahun lalu bagi yang meninggalkan puasa baik dalam keadaan sengaja maupun tidak sengaja, maka marilah kita bersama-sama saling mengingatkan dalam hal tersebut, karena akan dosa bagi siapa saja yang meninggalkan pusa Ramadhan dan tidak mennggantinya, lebih-lebih mereka yang sengaja meninggalkan puasa Ramadhan dan sengaja untuk tidak mengqodho’nya, maka dia telah 2 kali melakukam dosa, mari kita intropeksi diri dan saling mengingatkan.
Ma’asyiral Muslimin
Orang yang meninggalkan Puasa Ramadhan tahun lalu dan sengaja tidak menggantintya, dia tidak hanya berdosa saja, tapi juga wajib mengqodo’ dan ditambah membayar fidyah. sebagaimana hadits yang diriwayatkan Imam Malik:
وحَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْقَاسِمِ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُ كَانَ يَقُولُ مَنْ كَانَ عَلَيْهِ قَضَاءُ رَمَضَانَ فَلَمْ يَقْضِهِ وَهُوَ قَوِيٌّ عَلَى صِيَامِهِ حَتَّى جَاءَ رَمَضَانُ آخَرُ فَإِنَّهُ يُطْعِمُ مَكَانَ كُلِّ يَوْمٍ مِسْكِينًا مُدًّا مِنْ حِنْطَةٍ وَعَلَيْهِ مَعَ ذَلِكَ الْقَضَاءُ
Artinya, “Telah menceritakan kepadaku dari Malik dari Abdurrahman bin Al Qasim dari Bapaknya ia berkata: “Barangsiapa punya tanggungan untuk mengganti puasa Ramadhan, namun dia tidak menggantinya padahal dia mampu berpuasa hingga tiba Ramadhan selanjutnya, maka dia wajib memberi makan setiap harinya seorang miskin dengan satu mud tepung, lalu ia wajib mengqadha puasanya.”
Hadirin Jama’ah Jum’ah Rahimakumullah
Khotib merangkum secara sederhana kegiatan ibadah atau amalan ibadah yang bisa kita lakukan di akhir bulan Sya’ban ini, untuk mempersiapkan bekal diri dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan:
1. Mempernyak Dzikir, Istighfar, serta Bertaubat kepada Allah SWT, hal tersebut agar kita dapat memasuki bulan Ramadhan dengan hati yang bersih dan jiwa yang suci. Allah Berfirman dalam surat Al-Maidah ayat 39:
فَمَن تَابَ مِنۢ بَعْدِ ظُلْمِهِۦ وَأَصْلَحَ فَإِنَّ ٱللَّهَ يَتُوبُ عَلَيْهِ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ
Artinya: Maka barangsiapa bertaubat sesudah melakukan kejahatan itu, dan memperbaiki diri, maka sesungguhnya Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
2. Menjaga dan meningkatkan kualitas shalat, baik shalat fardhu maupun shalat sunnah seperti hajat, tahajud, witir, dhuha dan sebagainya. Rosulullah bersabda:
إن أول ما يحاسب به العبد يوم القيامة الصلاة, فإن صلحت صلح له سائر عمله, وإن فسدت فسد سائر عمله.
Artinya: “Perkara yang pertama kali dihisab dari seorang hamba pada hari kiamat adalah shalat. Apabila shalatnya baik, maka seluruh amalnya pun baik. Apabila shalatnya buruk, maka seluruh amalnya pun buruk.” (HR. Thabrani)
3. Memperbanyak Membaca dan Merenungkan Al-Qur’an, agar kita dapat membangun kebiasaan bersama Al-Qur’an, sehingga Bulan Ramadhan nanti, kita mampu menghatamkan Al-Qur’an sebaik dan sebanyak mungkin.
Rosulullah Bersabda:
أَفْضَلُ عِبَادَةِ أُمَّتِي قِرَاءَةُ الْقُرْآنِ
Artinya: Rasulullah shallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sebaik-baiknya ibadah umatku adalah membaca Al-Qur’an.” (HR. al-Baihaqi)
4. Bersedekah dan membantu sesama
Allah berfirman dalam surat At-Taubah ayat 103:
خُذْ مِنْ اَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيْهِمْ بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْۗ اِنَّ صَلٰوتَكَ سَكَنٌ لَّهُمْۗ وَاللّٰهُ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ
Artinya: “ Ambillah sodaqoh (zakat) dari harta mereka (guna) menyucikan dan membersihkan mereka, dan doakanlah mereka karena sesungguhnya doamu adalah ketenteraman bagi mereka. Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
5. Menyambung silaturahmi memperbaiki hubungan dengan keluarga, sahabat, dan tetangga, agar hati kita bersih saat memasuki Bulan Ramadhan. Rasulullah saw bersabda:
عن أبي هريرة رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال من كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليكرم ضيفه ومن كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليصل رحمه ومن كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليقل خيرا أو ليصمت
Artinya: Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi Muhammad SAW ia bersabda, ‘siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya. Siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia menjaga hubungan baik silaturahim dengan kerabatnya. Siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata yang baik atau diam (HR Bukhari dan Muslim).
Hadirin Rahimakumullah
Marilah kita memanfaatkan akhir bulan Saya’ban ini dengan beribadah sebaik mungkin, agar kita bisa memikiki bekal yang cukup untuk beribadah di Bulan Ramadhan, jangan sampai kita memasuki Ramadhan tanpa bekal yang cukup. Na’udzubillahi min dzalik. Semog Allah memberikan kita kesempatan untuk bertemu Bulan Ramadhan tahun ini dan selanjutnya dengan bekal ibadah cukup, dalam keadaan sehat, beriman, bertaqwa serta mampu melaksanakan ibadah semaksimal mungkin. Aamin Ya Robbal Aalamiin.
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرّحِيْمِ
الخطبة الثاني
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ وَكَفَى، وَأُصَلِّيْ وَأُسَلِّمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْمُصْطَفَى، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَهْلِ الْوَفَا. أَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَالَ اللهُ تَعَالَى: يَاأَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.و قال أيضا: إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ، فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ والْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، اللهم ادْفَعْ عَنَّا الْبَلَاءَ وَالْغَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالْفَحْشَاءَ وَالْمُنْكَرَ وَالْبَغْيَ وَالسُّيُوْفَ الْمُخْتَلِفَةَ وَالشَّدَائِدَ وَالْمِحَنَ، مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ، مِنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَّةً وَمِنْ بُلْدَانِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً، إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. وَصَلى الله وسَلم عَلَى نبينا مُحَمد تسليمًا كَثيْرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.
عِبَادَاللهِ ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَر
메타데이터
- post_id
- e7bef3f4a760
- slug
- khutbah-menjelang-ramadhan-akhir-bulan-syaban-e7bef3f4a760
- url
- https://medium.com/@qoidy.h/khutbah-menjelang-ramadhan-akhir-bulan-syaban-e7bef3f4a760
- canonical_url
- https://medium.com/@qoidy.h/khutbah-menjelang-ramadhan-akhir-bulan-syaban-e7bef3f4a760
- author_url
- https://medium.com/@qoidy.h
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-20 21:28:04