(Part 2) Memahami Five Stages of Grief melalui MV Good Evening — SHINee
(Part 2) Memahami Five Stages of Grief melalui MV Good Evening — SHINee
(Silahkan klik disini untuk membaca part 1)
Kolam renang Scene kolam renang baru muncul pertama kali bersamaan dengan lirik yang artinya "aku ingin tahu setiap momen yang kamu lalui sebelum waktu petang itu". Sudah jelas waktu petang ini merujuk pada saat Jonghyun dinyatakan meninggal.

cuplikan MV Good Evening — SHINee (dok. SMTOWN)
Kolam renang adalah penggambaran titik depresi terdalam yang masing-masing dilalui oleh mereka. Ketika membayangkan Jonghyun melewati masa-masa terakhirnya sendirian, disitulah mereka merasakan kesedihan mendalam setiap memikirkannya.

cuplikan MV Good Evening — SHINee (dok. SMTOWN)
Scene kolam renang yang diambil secara terpisah untuk tiap member menandakan bahwa setiap dari mereka juga merasakan depresi dalam kesendirian. Meskipun mereka disatukan dalam grup, perasaan dan perjuangan melalui fase depresi yang dilalui masing-masing individu tentu berbeda-beda.
Ruangan bertirai Setelah kita melihat cuplikan scene kolam renang, kita disuguhkan dengan ruangan bertirai dengan keempat member didalamnya. Mereka duduk berdekatan untuk pertama kalinya dengan plastik besar yang menutupi tubuh mereka.
Buat saya, ini adalah fase paling intim yang mereka bagi bersama sebagai sebuah keluarga. Ketika mereka memutuskan untuk melewati fase depresi secara bersama-sama di dalam ruang paling privat. Tidak ada sorotan kamera ataupun jendela kaca, hanya ada tirai putih sebagai pembatas antara mereka dengan dunia luar.

cuplikan MV Good Evening — SHINee (dok. SMTOWN)
Tak lama setelahnya, sebuah cairan berwarna biru muncul menghujani mereka dari luar plastik. Bukan tanpa alasan cairan tersebut berwarna biru karena dalam bahasa Inggris kita mengenal istilah "feeling blue" atau perasaan sedih dan tidak bersemangat. Mereka berempat satu sama lain tidak ingin membohongi perasaan sedih yang dirasakan dan sepakat untuk melewati kesedihan bersama-sama.
Scene lalu berpindah saat mereka berempat duduk bersama lagi tapi kali ini ada di studio tv. Berbeda dari pengambilan gambar sebelumnya di studio tv, momen kebersamaan mereka tidak disorot dari dekat dan kita melihatnya sebagai rentetan peristiwa yang berlalu begitu cepat. Ini menggambarkan bahwa dari kaca mata penonton, kita hanya melihat bagaimana cepatnya mereka melanjutkan hidup mereka pasca kepergian Jonghyun.
Sumur
Setelah scene bolak-balik antara kolam renang, ruangan bertirai, dan rumah kaca, kita diperlihatkan dengan pemandangan dari dalam sebuah sumur. Di dalam sumur ini ada sebuah bayangan yang merepresentasikan Jonghyun dan keempat member yang tengah menengoknya. Di titik inilah mereka sepenuhnya menyadari bahwa Jonghyun telah berbeda dunia dengan mereka.

cuplikan MV Good Evening — SHINee (dok. SMTOWN)
Pemilihan sumur sebagai metafora letak bayangan Jonghyun berada merupakan interpretasi mereka atas buku The Little Prince. Salah satu segmen di buku ini menjelaskan ketika sang pangeran cilik dan pilot berada di tengah gurun pasir. Secara mengejutkan mereka menemukan sumur di tengah tandusnya gurun pasir. Sumur ya, bukan sekedar oasis.
Sumur di tengah gurun pasir yang ada di dalam kisah The Little Prince adalah perwujudan dari kebahagiaan yang tak disangka-sangka dapat muncul meskipun dihadapkan pada situasi paling berat. Begitu pula dengan Onew, Key, Minho dan Taemin yang kembali menemukan kebahagiaan dengan menghidupkan kenangan-kenangan mereka bersama Jonghyun, sekalipun mereka harus merasakan sakitnya kehilangan seorang sahabat dan saudara.
Di sepanjang video, kita diperlihatkan tiga jenis depresi yang berbeda yaitu saat di scene rumah kaca, kolam renang, dan ruangan bertirai. Dari ketiga scene ini, kita bisa merasakan bahwa scene kolam renang memberikan kesan kepedihan yang paling dalam karena mereka melaluinya sendiri-sendiri.
Scene ruangan bertirai menunjukkan cara mereka mengatasi rasa depresi secara bersama-sama. Hanya dengan cara ini perlahan mereka dapat berdamai dengan apa yang terjadi pada Jonghyun. Ketika pemandangan hutan mulai terlihat di sela-sela plastik yang melingkupi mereka, disitulah mereka menemukan kedamaian diri.

cuplikan MV Good Evening — SHINee (dok. SMTOWN)
Hutan Kita sudah diperlihatkan rubah yang sebelumnya menghampiri Onew dari balik jendela rumah kaca. Kali ini, mereka berempat ada di tengah-tengah hutan, yang mana merupakan tempat tinggal asli rubah tersebut.

cuplikan MV Good Evening — SHINee (dok. SMTOWN)
Kali ini, kita bisa melihat dengan jelas muka ceria masing-masing dari mereka. Adegan ini tidak terasa seperti mimpi setelah mereka sepenuhnya menyadari bahwa Jonghyun sudah berada di dunia yang berbeda.

cuplikan MV Good Evening — SHINee (dok. SMTOWN)
Mereka melihat ke dalam sumur dengan wajah yang bahagia. Karena mereka tahu, di sanalah bayangan Jonghyun dan kenangan-kenangan manis bersamanya tersimpan dengan baik.
Saya ingin mengulas sedikit tentang pemilihan sosok rubah untuk representasi Jonghyun. Kalau kalian baca The Little Prince, pangeran cilik terus mengeluhkan kesulitannya mengurus mawarnya yang kian cerewet dan manja. Rubah mengatakan pada pangeran cilik bahwa waktu yang dihabiskannya untuk memelihara mawarnya adalah hal yang membuat sang mawar menjadi sosok berharga baginya.
Melalui cerita ini, kita bisa mengambil kesimpulan bahwa karakter rubah mengingatkan pangeran cilik tentang makna menjaga komitmen atas sesuatu yang mereka cintai. Dalam konteks video klip Good Evening, Jonghyun seolah mengingatkan member shinee untuk terus berkarya dan meneruskan apa yang sudah dilakukan Shinee sejauh ini. Begitu pula dengan menjaga kepercayaan Shawol yang selama ini setia mendukung karya-karya mereka.
Salah satu hal menarik dari video ini adalah scene studio tv yang menjadi simbol fase denial sudah tidak terlihat lagi setelah scene sumur dan bayangan Jonghyun muncul untuk pertama kalinya. Begitu pula dengan wajah-wajah murung dan menyimpan amarah yang ada di dalam rumah kaca.
Fase denial dan anger seketika hilang setelah mereka mulai menyadari hilangnya Jonghyun dari dunia nyata. Walau kesedihan masih begitu terasa, mereka tidak malu untuk mengakui kerinduan mereka akan sosok Jonghyun. Mereka juga sudah tidak menyalahkan diri mereka sendiri atas kepergian salah satu saudara tercintanya.
Di balik profesionalisme mereka sebagai idol, video ini seperti menjadi pengingat bahwa mereka berempat adalah manusia biasa yang merasakan kehilangan hebat pasca kehilangan sahabat, adik sekaligus kakak yang berharga. Scene yang bolak-balik antara sumur, kolam renang, rumah kaca, hutan, dan berakhir dengan sumur lagi, menunjukkan sisi manusiawi mereka yang terus berganti-ganti fase antara menerima, sedih, terus menerus memimpikan Jonghyun, lalu kembali tersadar dengan realita. Pada akhirnya, video ditutup kembali dengan scene sumur yang menjadi pengingat bahwa meskipun fisik Jonghyun sudah tidak bersama mereka, bayangan Jonghyun dan kenangan-kenangan manisnya akan selalu ada untuk memberikan dukungan bagi keempat member shinee.
메타데이터
- post_id
- e7f831e677a7
- slug
- part-2-memahami-five-stages-of-grief-melalui-mv-good-evening-shinee-e7f831e677a7
- url
- https://medium.com/@nisaistiqomah/part-2-memahami-five-stages-of-grief-melalui-mv-good-evening-shinee-e7f831e677a7
- canonical_url
- https://medium.com/@nisaistiqomah/part-2-memahami-five-stages-of-grief-melalui-mv-good-evening-shinee-e7f831e677a7
- author_url
- https://medium.com/@nisaistiqomah
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-14 02:57:02