Pelajaran dari Novel Hujan Tere Liye
Novel “Hujan” karya Tere Liye telah dicetak berkali-kali. Saya beli cetakan ke 6 tahun 2021 dengan cover yang lebih fresh. Setelah selesai…
Pelajaran dari Novel Hujan Tere Liye

Novel “Hujan” karya Tere Liye telah dicetak berkali-kali. Saya beli cetakan ke 6 tahun 2021 dengan cover yang lebih fresh. Setelah selesai membaca ternyata covernya cukup mewakili isi cerita.
Novel kisah cinta ini termasuk yang terbilang favorit di kalangan remaja. Ini penilaian sederhana saya. Karena dalam sebuah video Youtube yang saya tonton, Tere Liye menceritakan kisah awal mula beliau menulis, disusul dengan menyebutkan novel-novel karyanya. Setiap judul karya yang beliau sebutkan dibarengi dengan sorak audiens yang kebanyakan remaja. Ketika disebutkan judul novel “Hujan” sorakan audiens terdengar lebih nyaring.
Isinya memang khas sekali dengan remaja yang sedang jatuh cinta. Romantisme. Tapi selain hal-hal beraroma cinta remaja, ada bagian-bagian lain yang tentunya bisa mencari inspirasi bagi para remaja.
Tegar dalam menghadapi takdir Saat bencana erupsi gunung dengan dampak yang begitu dahsyat yang mengakibatkan kehilangan keluarga yang dicintai, kemudahan dan kenyamanan yang berganti secara tiba-tiba menjadi ketakutan, kesedihan, dan kesulitan tersebut, sosok Esok menunjukkan bagaimana seharusnya bersikap dan menjalani takdir. Laki banget.
Muda berkontribusi, berkarya dan berprestasi Lail dengan dukungan Maryam tentunya, merupakan karakter sentral yang tumbuh menjadi gadis remaja yang berkontribusi luar biasa dengan menjadi relawan. Bahkan menyelamatkan nyawa penduduk satu desa. Penghargaan berupa uang yang begitu besar jumlahnya karena telah menyelamatkan satu desa dengan ikhlasnya mereka sumbangkan ke panti sosial. Luar biasa. Ini yang seharusnya bisa ditiru oleh para remaja masa kini. Selain itu, Lail dan Maryam juga termasuk murid yang berjuang untuk lulus sekolah dengan nilai yang baik walaupun kegalauan dan kebosanan yang terkadang datang saat menjalani rutinitas sekolah.
Adil dan kesetaraan Ketika momen yang pelik, yaitu: Orang-orang yang bisa naik ke kapal buatan Esok untuk menghindari bencana kepanasan di bumi ternyata dipilih dengan adil dan kesetaraan tanpa membeda-bedakan. Cukup adil.
Sebenarnya ada banyak pesan yang bisa kita ambil. Silahkan cari pesan kebaikan yang berserakan itu sendiri ya.. Hehe
Tambahan Soal setting waktu bencana yaitu tahun 2042, penasaran saja dapat dari mana ini angka. Jadi inget Battlefield 2042
메타데이터
- post_id
- e8da394438aa
- slug
- pelajaran-dari-novel-hujan-tere-liye-e8da394438aa
- url
- https://medium.com/@spix26/pelajaran-dari-novel-hujan-tere-liye-e8da394438aa
- canonical_url
- https://medium.com/@spix26/pelajaran-dari-novel-hujan-tere-liye-e8da394438aa
- author_url
- https://medium.com/@spix26
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-27 16:19:55