lentera ini untukmu
mungkin kamu lupa jalan pulang, akan ku antar tuan.
lentera ini untukmu
mungkin kamu lupa jalan pulang, akan ku antar tuan.

Alam yang indah, pegunungan yang tinggi, lautan yang luas dan tenang, aku pikir itu kamu. Awalnya aku ragu apakah rasa ini benar atau salah, apakah rasa ini hanya sementara atau selamanya. Ah sudahlah aku tidak mengerti tentang apa ini, siapa yang mengarang kisah ini, untuk siapa kisah ini.
Pertama kali yang terpancar adalah matanya yang indah, hidungnya yang mancung, dan alisnya yang tebal. Ku pikira ini tidak nyata tapi dia tersenyum kepadaku, tuan yakinkah engkau tersenyum kepadaku, rasanya seperti sedang melihat indahnya dunia.
Aku tersihir semua tentangnya, tentang dunianya, aku ingin masuk, menjadi bagian dalam kisahnya. Aku yakin ini adalah sebuah kisah indah, rasanya ingin sekali bercerita kepada dunia bahwa “aku mencintaimu, Tuan.”
Melangkahkan kakiku kepada dunianya, membawa diriku, jiwaku, atau mungkin hati yang terasa berat. Benar-benar indah, bukan hanya parasnya yang dapat mengeluarkan sihir, tapi nyatanya semua tentang dia aku akan tersihir. Tanpa memikirkan bahwa aku juga bisa merasakan sakit, sakit yang paling berat, paling susah disembuhkan kata orang. Apalah dayaku Tuan, aku hanya manusia yang tersihir olehmu.
Benar nyatanya rasa yang paling rumit adalah ketika kita tersihir oleh rasa yang sangat indah, indah sekali, sampai kita lupa kalau kita mungkin akan merasakan sakit hati yang sangat dalam.
Untukmu Tuan, aku tetap disini.
메타데이터
- post_id
- eaf1f7aeed2f
- slug
- lentera-ini-untukmu-eaf1f7aeed2f
- url
- https://medium.com/@zhisahara/lentera-ini-untukmu-eaf1f7aeed2f
- canonical_url
- https://medium.com/@zhisahara/lentera-ini-untukmu-eaf1f7aeed2f
- author_url
- https://medium.com/@zhisahara
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-07 01:12:38