← Back to list

Menutup Pembuka.

Sudahkah kita kumandang rindu, Sayang?

cupid-aiberrie, 💭 · 2026-01-31 04:16 · 0 claps · 0.9 min read
#poetry #diksi #januari
Open on Medium ↗
Wiki topics: LIT · Literature & Writing ✍️ · Writing & Creative

Menutup Pembuka.

Sudahkah kita kumandang rindu, Sayang?

Aku buka dengan ucapan ‘Selamat Tahun Baru’ ribuan kalinya. Garisnya beda, tapi, tetap makan, tetap tidur, dan kamu masih disana.

Kita nggak amerta, tapi aku selalu memuja. Kamu bukan Maha, tapi aku juga bernafas untukmu.

Kilas balik, Januari itu; kamu. Merayakannya bersama baskara. Aku bahkan cipta banyak kata yang kurangkai jadi bunga.

Kita bicara banyak hal dalam Januari─Pidi Baiq dan karyanya, tentang Manchester United yang juara liga, bahkan hal konyol yang kualami.

Di ini Januari, apa kau dan aku saling kumandang rindu? Ratusan, ribuan, jutaan kali? Perihal renjana memang menjadi silet bagi setiap orang, tapi, aku punya perban tersendiri untuk torehnya; ya, kamu.

Aku menutup jendela untuk Januari, namun tidak dengan tirai merah muda. Kalau ditanya, kenapa? Karena, agar kamu masih bisa lihat apa saja yang kita tulis di halaman Januari.

Semoga hari berikutnya, bulan berikutnya, tahun berikutnya, setelah Januari, Februari, dan segala jajaran bulan-bulan di bumi, kamu masih masuk dalam data insan yang harus aku peluk. Aku tutup gerbang Sang Pembuka ini, dengan cinta, dan kasih, untuk kamu, dan semuanya.


메타데이터
post_id
eaf4bfa45319
slug
menutup-pembuka-eaf4bfa45319
url
https://medium.com/@sorrai/menutup-pembuka-eaf4bfa45319
canonical_url
https://medium.com/@sorrai/menutup-pembuka-eaf4bfa45319
author_url
https://medium.com/@sorrai
status
ok
fetched_at
2026-06-23 06:34:20