← Back to list

Candrian Attahiyyat

Obituari

Muhammad Sulhi Rawi · 2025-10-16 01:42 · 0 claps · 1.4 min read
#obituary
Open on Medium ↗

Bagai guntur di siang bolong, ketika 14 September 2025 lalu, arkeolog senior Candrian Attahiyyat dikabarkan berpulang di usia 68. Pak Can, sapaannya, adalah arkeolog yang bisa menjelaskan rumitnya masa lalu dalam bahasa bayi.

Saat memandu vlogger blogger ke pulau-pulau bersejarah di Kepulauan Seribu, dengan gayanya yang kocak, dia menjelaskan cara menelusuri jejak biawak di Pulau Bidadari, hingga usia batu bata dan posisi WC jongkok di Pulau Onrust yang pernah jadi tempat penampungan jamaah haji di zaman kolonial.

Tapi jangan terkecoh oleh wajahnya yang serius. Di balik itu ada banyak canda yang bikin ngakak. Semua berkat pengalamannya selama bertahun-tahun sebagai peneliti, sekaligus tenaga ahli Pemprov DKI Jakarta. Pengalaman itu pula yang membuat ngobrol dengan Pak Can tak pernah membosankan. Dia bisa mengajak kita ke masa lalu, masa kini, dan masa depan.

Kami beberapa kali merencanakan event, khususnya untuk mengeksplorasi kawasan heritage yang belum banyak diketahui.

"Banyak cerita dan rahasia tempat-tempat di Jakarta yang belum terungkap. Bisa disebut untold story lah," ujar Pak Can sekali waktu, saat ngobrol, biasanya bareng @setyohadi. Kadang di Pos Block, kadang di TIM. Sampai saat kepergian Pak Can, niat bikin event Jakarta Untold Story itu belum kesampaian. Semua yang pernah kami bicarakan kini hanya jadi kenangan.

Hingga akhir hayatnya, Pak Can masih aktif bikin konten buat akun YouTube-nya @PakTjan yang direkomendasikan banyak pihak, buat mereka yang ingin mengenal lebih jauh tempat-tempat bersejarah di Jakarta. Akun yang sudah mengupload 581 video dan memiliki 85,2 K subscribers ini digarap Pak Can dengan betul-betul serius.

Kamera yang dia beli enggak kaleng-kaleng. "Kalau gambarnya jelek kan orang males nonton," bilangnya. Benar juga. Meski punya banyak pengalaman, Pak Can tak segan bertanya kepada kami yang lebih muda soal gadget dan cara menggunakannya. Makanya tak heran, akun YouTubenya keren abis. Bagi saya, akun tersebut menjadi salah satu legacy Pak Can, baik sebagai arkeolog maupun konten kreator.

Selamat jalan Pak Can.


메타데이터
post_id
eb3e11aad849
slug
obituari-candrian-attahiyyat-eb3e11aad849
url
https://medium.com/@icoelism/obituari-candrian-attahiyyat-eb3e11aad849
canonical_url
https://medium.com/@icoelism/obituari-candrian-attahiyyat-eb3e11aad849
author_url
https://medium.com/@icoelism
status
ok
fetched_at
2026-07-16 18:55:29