← Back to list

To my great lost love.

Ku pikir aku sudah pandai menyibukan diri, membiarkan rutinitas menjadi tameng, hingga mengganti rinduku dengan segudang hobi, mengganti…

Priscillaanother · 2026-02-25 10:59 · 0 claps · 1.6 min read
#kehilangan-seseorang #keikhlasan #percintaan
Open on Medium ↗
Wiki topics: 💑 · Relationships

To my great lost love.

Ku pikir aku sudah pandai menyibukan diri, membiarkan rutinitas menjadi tameng, hingga mengganti rinduku dengan segudang hobi, mengganti nama mu dengan selusin kesibukan yang tiada henti. aku berlagak baik-baik saja, memasang senyum dan tawa riang, seolah melupakanmu sudah menjadi kewajiban.

Namun, aku sudah mengusirmu di siang hari, tapi kau membalasnya dengan mimpi di malamku…Membayar mahal untuk melupakan mu, tapi terbangun karna mimpi mu. Aku bersusah payah melupakan mu, namun aku menyadari; tak ada satupun cara yang berhasil untuk melupakanmu.

Foto bisa dihapus, dan instagram, tiktok, whatshapp bisa diblokir. Tapi, tangan yang pernah aku genggam? kepeduliannya? kenangannya? ceritanya? janji yang pernah kita buat? senyumnya? tawanya? jalan yang pernah kita lalui? bahu yang pernah jadi tempat sandaran? barang yang pernah dia beli untuk ku?

Aku ingin mencintaimu seperti matahari mencintai pagi, selalu datang meski malam sering menenggelamkan dirinya. aku ingin mencintai mu seperti laut mencintai pantai, tak peduli seberapa besar gelombang jejak yang tertinggal.

Cinta ini, kuinginkan abadi, seperti doa yang tak henti dilantumkan hujan pada tanah. Seperti daun yang rela gugur, agar ranting nya tetap hidup.

Kita mungkin sudah selesai, tapi kenangan kita belum, aku masih nyangkut di momen-momen kecil, itupun cuma kita yang ngerti.

Asal kamu tau, setelah kisah kita berakhir, belum ada orang baru yang bisa ku cintai sebagai mana aku mencintaimu.

Banyak orang datang kepada ku, dan tanya “Kenapa kamu tidak nerima orang baru saja?” Putus sama seseorang yang aku temui di saat aku lagi tidak ingin jatuh cinta pada siapa pun, orang yang selalu aku banggakan, aku kenalkan pada orang-orang terdekat ku, ku terima segala kekurangan nya, dan kamu bener-bener bikin rasa sayang ku habis semuanya di mu. bahkan untuk sekedar mengenal orang baru saja.. rasanya sudah tak memiliki energi lagi.

Saat liat kamu saat udah tak lagi bersama ku, aku selalu mikir, “Semua yang kita bangun dan lalui kemarin, gak ada artinya ya?”

Dan aku hanya bisa bilang dimalam ku, “pada akhirnya aku merelakan selesainya kita, perbaikilah dirimu disaat kau bersama orang baru mu. Aku tunggu kabar baik dari mu, kelak berbahagialah dikehidupan yang tak ada aku di dalam nya”.

Namun, aku memutuskan untuk bersifat jahat, seolah-olah aku telah menyakiti mu. tapi aku masih saja memikirkan bagaimana keberadaan mu tanpa ku….

Masih ngantuk, tapi disuruh bangun. Ibaratnya, Masih sayang, tapi terpaksa melepaskan nya.

Aku bukan hanya kehilangan mu, tapi aku telah kehilangan diriku…kau telah membawa ku sejauh ini, dan kita berakhir begitu saja

Setidaknya aku sudah pernah menatap mata dan wajahmu dengan penuh ketulusan, rasa bangga dan penuh kasih sayang sebelum aku akan sepenuhnya mengikhlaskan mu

aku, kamu, kita, selesai.


메타데이터
post_id
eb463bd0894b
slug
to-my-great-lost-love-eb463bd0894b
url
https://medium.com/@priscillaanother/to-my-great-lost-love-eb463bd0894b
canonical_url
https://medium.com/@priscillaanother/to-my-great-lost-love-eb463bd0894b
author_url
https://medium.com/@priscillaanother
status
ok
fetched_at
2026-06-21 22:26:41