Nama: Luvena Yumi Odelia NIM TPB: 16024293 Fakultas: FMIPA-IPA
A. Kondisi dan Faktor Pengaruhnya terhadap Global Citizenship Indonesia
Indonesia’s Global Citizenship and Resources
Nama: Luvena Yumi Odelia NIM TPB: 16024293 Fakultas: FMIPA-IPA
A. Kondisi dan Faktor Pengaruhnya terhadap Global Citizenship Indonesia
Kita sebagai ‘Global Citizen’ adalah warga negara yang memiliki kepekaan terhadap isu-isu penting dunia dan memiliki kemauan & kemampuan berpartisipasi dalam kehidupan globalisasi. Global Citizenship sendiri merupakan solusi yang membuat masyarakat dapat mempersiapkan diri untuk menghadapi dampak-dampak globalisasi, baik dampak positif maupun negatif. Global citizenship dapat ditandai dengan beberapa ciri, yaitu: (1) Mampu menerima diversitas dan dapat menghormati hak asasi manusia (2) Memiliki pola pikir yang bersifat kolaboratif dan kooperatif dengan manusia lain untuk menyelesaikan sebuah masalah secara kolektif tanpa konflik (3) Memainkan peran aktif dan bersifat positif dalam tatanan masyarakat global.
Kondisi bangsa Indonesia terkait global citizenship dapat dijelaskan dalam aspek-aspek tertentu, yakni: 1. Aspek Sosial Indonesia memiliki pola pikir yang kooperatif dan kolaboratif dari pengaruh budaya gotong royong dengan sifat toleransi & ramah tamah. Indonesia juga dapat memperluaskan pola pikir tersebut ke mancanegara. Dengan adanya media sosial, pasti ada beberapa orang yang dapat viral hingga ke tingkat global. Konten media sosial tidak harus mengenai hal pribadi, namun bisa juga mengenai rakyat secara umum, mengenalkan bagaiamana sifat rakyat melalui konten maupun berita.
2. Aspek Politik Dengan sifat gotong-royong dan “politik bebas aktif”, Indonesia telah memainkan berbagai peran aktif dengan negara lainnya untuk bekerja sama mencapai tujuan berbagai belah pihak.
3. Aspek Ekonomi Sejujurnya, Indonesia termasuk salah satu negara dengan tingkat inflasi yang tinggi dan memiliki nilai mata uang yang kecil dibandingkan negara lain. Indonesia telah mengalami berbagai kasus korupsi sehingga terlilit berbagai hutang hingga berhutang triliunan kepada negara lainnya.
4. Aspek Budaya Indonesia merupakan negara yang kaya akan keberagaman SARA. Tidak mengherankan apabila Indonesia sudah otomatis melaksanakan ciri “Mampu menerima diversitas dan dapat menghormati hak asasi manusia” Tidak hanya menerima, tetapi juga mempelajari dan melestarikan berbagai budaya-budaya tersebut hingga ditampilkan maupun dikenalkan hingga luar negeri.
Aspek-aspek yang telah disebutkan sebelumnya tidak lepas dari faktor internal dan eksternal yang mempengaruhinya, yakni:
**1. Aspek Sosial **Inernal: Bangsa Indonesia dikenal ramah tamah dan suka bersosialisasi, menjunjung sopan santun dalam beretika dan moralitasnya, serta memiliki budaya gotong royong (bekerja sama + tolong-menolong) Ekstrernal: Pengaruh budaya etika melalui globalisasi baik secara langsung seperti pariwisata maupun secara daring seperti pengaruh media sosial.
**2. Aspek Politik **Internal: Perumusan “politik bebas aktif” oleh Moh. Hatta yang berlaku hingga saat ini. Eksternal: Adanya kerja sama dengan berbagai negara dengan ikut serta dalam organisasi-organisasi bilateral, regional (ASEAN, dll), maupun internasional (PBB, dll). Biasanya organisasi ini tidak terpaku ke bidang politik saja, melainkan melibatkan juga ekonomi, sosial, keamanan, dll.
**3. Aspek Ekonomi **Internal: Krisis moneter terkait akan kesalahan pemerintah dalam memberikan sinyal yang kurang tepat kepada pelaku ekonomi, khususnya dengan mempertahankan nilai tukar rupiah di tingkat terlalu tinggi secara berkelanjutan, serta menetapkan suku bunga rupiah yang tinggi. Eksternal: Kemerosotan berbagai sektor ekonomi (sistem perbankan dan devisa bebas tanpa pengawasan yang memadai, akumulasi utang luar negeri swasta) yang dipicu oleh depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat.
**4. Aspek Budaya **Internal: Memiliki beragam kelompok etnis asli yang sudah ada sebelum adanya peradaban dari negara lain. Eksternal: Masuknya berbagai peradaban agama (Hindu-Buddha, Islam, Kristen Katolik & Kristen Protestan, Khonghucu) maupun suku dan budaya dari berbagai negara yang berbeda dikarenakan perdagangan maupun kolonialisasi.
B. Sumber Daya (Alam) beserta Potensi dan Manfaatnya kepada Bangsa
Catatan: Indonesia lebih dikenal dengan SDA dibandingkan SDM dan segala jenis sumber daya lainnya. Oleh karena itu, saya hanya akan membahas bagian SDA saja.
- Sumber Daya Hutan a) Menjadi paru-paru dunia dan penopang air agar tidak terjadi erosi. b) Potensi sumber daya hutan mencapai 99,6 hektar atau sekitar 52,23 % dari seluruh wilayah Indonesia menjadikan Indonesia tercatat menjadi pengekspor kayu terbesar di dunia. c) Sumber pangan dan obat-obatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
- Sumber Daya Laut a) Luas laut di Indonesia mencapai dua per tiga dari keseluruhan wilayahnya. Potensi lestari sumber daya laut berupa perikanan tangkap di Indonesia mencapai sekitar 6,5 juta ton/tahun dengan tingkat pemanfaatan sekitar 5,71 ton/tahun. b) Adanya kerang mutiara, rumput laut dan karang yang bisa dijadikan potensi dalam meningkatkan ekonomi dan pariwisata.
- Sumber Daya Tambang a) Indonesia kaya dengan sumber daya tambang, baik di laut maupun di darat. b) Hasil tambang menjadi tumpuan ekonomi bagi masyarakat begitu penting untuk menunjang aktivitas kehidupan manusia sehari-hari. c) Potensi minyak bumi yang sangat dibutuhkan sebagai bahan bakar kendaraan bermotor dan masih dipakai pemerintah untuk menjalankan pembangkit listrik. d) Potensi sumber daya tambang di Indonesia lainnya adalah gas bumi, gas alam, batu bara, bauksit, pasir besi, emas, timah, tembaga, nikel, mangan, belerang, aspal hingga yodium.
- Sumber Daya Tanah a) Potensi subur dalam bercocok tanam, sebab tanah di Indonesia pada umumnya cocok untuk ditumbuhi tumbuhan seperti padi, jagung, kayu jati dan lain sebagainya. Sebagian besar lahan di Indonesia menghasilkan kualitas pertanian yang baik untuk diperdagangkan. b) Pembangunan atau jalan c) Indonesia menjadi negara penghasil kelapa sawit, tembakau, kakao, dan juga rempah-rempah terbesar di dunia. d) Sektor peternakan Indonesia mempunyai potensi ekspor yang baik dalam produksi kulit olahan.
- Sumber Daya Air a) Memenuhi kebutuhan sehari-hari manusia, seperti minum hingga mandi b) Potensi pembangkit listrik (PLTA) c) Aset sumber daya air berupa infrastruktur yang terdapat di Indonesia di antaranya jaringan irigasi, bendungan, waduk, pintu air, tanggul laut/tanggul dan tebing jalan.
- Sumber Daya Udara a) Terkait dengan Indonesia sebagai paru-paru dunia, udara segar yang dihasilkan pepohonan di hutan maupun tumbuhan lainnya begitu penting untuk kelangsungan makhluk hidup seperti bernapas, tumbuhan dalam proses fotosintesis yang menghasilkan bahan makanan dan oksigen bisa dinikmati oleh manusia atau hewan. b) Udara juga menjadi dalam pembangunan sebuah negara, yaitu sebagai pembangkit listrik. Di Indonesia, pembangkit listrik tenaga angin yang dikenal dengan PLTB (Pembangkit Listrik Tenaga Bayu) resmi dibangun pada tahun 2018 di Sulawesi Selatan. PLTB ini dapat memangkas penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM). c) Adapun potensi penyerapan radiasi sinar UV dari matahari, pemancar telekomunikasi, pengolahan makanan dan juga penyebaran spora tumbuhan melalui udara.
- Sumber Daya Pariwisata a) Potensi pariwisata Indonesia dapat menopang perekonomian masyarakat dengan mendatangkan turis dari dalam maupun luar negeri. b) Dengan adanya turis yang datang untuk melihat keindahan alam dan peninggalan sejarah di Indonesia, masyarakat bisa menawarkan hasil karyanya untuk dijual. Sehingga, kedatangan turis bisa berdampak baik bagi perekonomian warga.
- Dan sumber daya lainnya yang belum mampu saya sebutkan
C. Kesimpulan: Kaitan Kondisi Global Citizenship Indonesia dengan Sumber Daya (Alam)
Sebagai warga negara yang memiliki kemauan & kemampuan berpartisipasi dalam kehidupan globalisasi, Indonesia perlu memanfaatkan segala potensi sumber daya yang mereka miliki demi mampu bersaing dan bekerja sama di era globalisasi bersama negara-negara lainnya, membuktikan keberadaan dan keaktifannya kepada seluruh dunia.
메타데이터
- post_id
- ed41fec820f1
- slug
- nama-luvena-yumi-odelia-nim-tpb-16024293-fakultas-fmipa-ipa-ed41fec820f1
- url
- https://medium.com/@luvenayo/nama-luvena-yumi-odelia-nim-tpb-16024293-fakultas-fmipa-ipa-ed41fec820f1
- canonical_url
- https://medium.com/@luvenayo/nama-luvena-yumi-odelia-nim-tpb-16024293-fakultas-fmipa-ipa-ed41fec820f1
- author_url
- https://medium.com/@luvenayo
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-22 21:40:45