← Back to list

Ziarah Topan.

Sulfat mulai berani membuka biru, nyaris setiap waktu badai berlalu. Tuhan menghempas angin begitu jauh, sedang sosok itu menguap tak…

Amerta. · 2025-12-04 08:27 · 0 claps · 0.3 min read
Open on Medium ↗

Ziarah Topan.

Sulfat mulai berani membuka biru, nyaris setiap waktu badai berlalu. Tuhan menghempas angin begitu jauh, sedang sosok itu menguap tak menuju.

Angin terpaksa membelah laut barat, menenteng doa yang tak kunjung terlihat. Pikulan uap masih saja melambangkan berat; mungkin terlalu berat… diuntit, “Haaahh… kenapa Tuhan tak mengikat?”

Satu per satu, terjamah sudah dua onggok tubuh. Tersirat mimik mereka tak lagi butuh.

Seperti biasa, mari, pembaca, lantunkan doa… semoga Topan menemukan Tuhannya.


메타데이터
post_id
ee4a9e2b03b5
slug
ziarah-topan-ee4a9e2b03b5
url
https://medium.com/@amerta./ziarah-topan-ee4a9e2b03b5
canonical_url
https://medium.com/@amerta./ziarah-topan-ee4a9e2b03b5
author_url
https://medium.com/@amerta.
status
ok
fetched_at
2026-07-14 17:31:54