309 di Goa Hira
Mengapa dalam Al-Kahfi disebutkan :
309 di Goa Hira
Mengapa dalam Al-Kahfi disebutkan :

“300 tahun dan ditambah 9 tahun” ?
Mengapa tidak disebutkan secara langsung dengan “309 tahun” ?
Ayat ini menunjukkan bahwa informasi Al-Qur’an melebihi pengetahuan orang-orang Mekkah saat itu.
Kalimat “ 300 tahun dan ditambah 9 tahun” tentu lebih menarik perhatian daripada kalimat “309 tahun” bukan?
Akan tetapi, ayat tersebut justru ingin menunjukkan kepada 2 makna secara bersamaan.
Karena 300 tahun dalam ayat tersebut adalah perhitungan berdasarkan kalender matahari (syamsiyyah)
Kemudian ungkapan “300 tahun dan ditambah 9 tahun” menujukan perhitungan berdasarkan kalender bulan (qamariyyah).
Jadi berdasarkan kalender Masehi = 300 tahun berdasarkan kalender Qamariyah = 309 tahun
Mengapa kalender qamariyah lebih banyak?
Karena kalender bulan lebih pendek daripada kalender matahari.
Dalam kalender bulan, jumlah hari dalam satu tahun adalah 354 hari, sehingga memiliki selisih 11 hari dengan kalender Matahari.
Karena dalam kalender matahari, jumlah hari dalam 1 tahun adalah 365 hari
365–354 =11 hari
Dengan kata lain setiap 100 tahun dalam kalender matahari, maka sama dengan 103 tahun dalam kalender bulan.
Selisih 11 hari x 100 = 1100 hari Jika setiap tahun selisihnya adalah 11 hari, maka setiap seratus tahun selisihnya 1100 hari.
Dan 1100 hari sama dengan 3 tahun 1100 : 365 = 3,01 tahun
Maka selama 300 tahun kalender matahari sama dengan 309 tahun kalender bulan.
Kenapa Al-Qur’an menggunakan dua kalender hitungan tersebut?
Karena ahli kitab memakai hitungan matahari Sedangkan orang arab dan kaum muslimin memakai hitung bulan.
Maka disebutkanlah keduanya bersamaan dan dengan penyebutan yang tepat.
Bedanya adalah, kalender orang Arab saat itu belum memiliki angka khusus setiap tahunnya, seperti 1 Masehi, 2 Masehi dan selanjutnya.
Mereka hanya menamakan nama tahun sesuai kejadian yang ada, seperti tahun dikirimnya pasukan gajah, maka tahun tersebut dinamakan tahun gajah, tahun berdukanya Rasulullah saat ditinggal wafat istri dan pamannya, maka disebut tahun kesedihan.
Dan penyempurnaan tahun 1,2,3,4 hijriah dan seterusnya baru disempurnakan oleh khalifah Umar.
Demikianlah mengapa ayatnya datang dengan ungkapan :
“Dan mereka tinggal di dalam gua mereka selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun”
Dalam rangka menjelaskan detail dari dua sistem penghitungan tahun (Matahari dan bulan) sehingga dapat dipahami oleh setiap masing-masing pengguna perhitungan tersebut.
Dan pada era itu tidak ada orang Arab yang mengetahui hitungan antara kelander matahari dan bulan.
و الله أعلى وأعلم
메타데이터
- post_id
- eeb471bb868c
- slug
- 309-di-goa-hira-eeb471bb868c
- url
- https://medium.com/@rikiattaki12/309-di-goa-hira-eeb471bb868c
- canonical_url
- https://medium.com/@rikiattaki12/309-di-goa-hira-eeb471bb868c
- author_url
- https://medium.com/@rikiattaki12
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-17 05:29:28