← Back to list

Membaca dan Menonton Berita Harian

Dua Kebiasaan yang Saling Berjalan Beriringan

Ridho Ismail in Berbagi & Berdampak · 2026-06-09 05:01 · 200 claps · 2.3 min read
#berbagi-dan-berdampak #jurnal #berita #media-massa #refleksi
Open on Medium ↗
Wiki topics: SAF · Safety & Alignment

JURNAL HARIAN

Membaca dan Menonton Berita Harian

Dua Kebiasaan yang Saling Berjalan Beriringan

Photo by Filip Mishevski on Unsplash

Photo by Filip Mishevski on Unsplash

Membaca berita adalah aktivitas paling sering saya lakukan. Jam-jam paling nikmat untuk membaca berita tentunya sewaktu sarapan atau sewaktu siang hari untuk sekadar mengisi kekosongan di tengah jenuhnya kerja.

Berita lokal, nasional, maupun internasional, semua saya lahap satu per satu. Kalau sempat, bahkan saya sering juga menyusuri cerita-cerita pendek atau prosa di media massa. Membaca nyatanya terasa seperti menelaah kata demi kata untuk semua informasi. Sedangkan menonton berita seperti menangkap informasi secepat mungkin.

Membaca berita harian tentunya bukanlah aktivitas wajib, tapi sudah pasti sangat sering dilakukan. Selalu ada kebutuhan untuk membaca setiap hari, tapi kalaupun tidak membaca seharipun sebenarnya tidak masalah — meskipun rasanya mustahil satu hari tanpa membaca berita. Akan tetapi, saya kembali mencoba kebiasaan lama yang sudah jauh tertinggal, yaitu menonton berita.

Aktivitas menonton berita nyatanya memang jauh lebih mudah. Bisa dilakukan sembari melakukan aktivitas yang lain. Menonton berita sering saya sambung dengan aktivitas bersiap untuk bekerja di pagi hari. Sembari selesai mandi, gawai selalu memutar isi dari berita harian yang sedang terjadi dan saya selalu mengambil berita nasional untuk memenuhi rasa keingintahuan pagi itu.

Namun dari segi pemahaman, bagi sebagian orang menonton atau mendengar tidak sekuat membaca, dalam konteks menangkap informasi. Menonton terasa jauh lebih susah fokus, sedangkan membaca menuntut fokus tingkat tinggi. Mungkin karena saya terbiasa mendengarkan podcast, jadinya ketika ada informasi yang memiliki format audiovisual, maka sisi visual selalu saya nomorduakan.

Dari segi visual, podcast atau penayangan berita sangatlah monoton.

Alhasil, ada kecenderungan untuk bosan lebih cepat, namun konteks informasi selalu menarik dan sayang untuk ditinggalkan.

Akhirnya sisi visual menjadi tersingkir sedikit demi sedikit.

Membaca tidak hanya sekadar membaca tulisan. Ada proses menafsir, berpikir, merenung, dan mempertanyakan ulang, dan proses yang lainnya. Kompleksitas dalam membaca memakan banyak waktu yang lebih banyak daripada menonton.

Dari beragamnya cara kita mengonsumsi berita, ada satu tujuan yang penting dalam hal ini, yaitu kebutuhan akan informasi. Baik membaca atau menonton berita, tujuan utamanya tentu mendapatkan informasi. Membaca untuk intensitas, menonton untuk memanajemen waktu.

Bagi saya, membaca berita atau apapun itu tidak bisa dilakukan hanya dengan waktu yang sebentar. Namun, perlu ketelitian dan kehati-hatian setiap memaknai sebuah kata dan kalimat. Berbeda dengan menonton atau mendengarkan, yang bisa diselipkan di sela-sela aktivitas atau sebelum memulai aktivitas besar.

Mendengarkan siaran berita adalah alternatif bagi orang yang tidak memiliki banyak waktu untuk membaca. Kekurangan tentu ada, yaitu pada pilihan. Ketika mengonsumsi berita dengan cara membaca, kita bisa memilih bacaan. Sedangkan berita siaran langsung tentunya tidak selalu sesuai dengan apa yang diinginkan. Selama bukan berita sampah seperti gosip artis, sebenarnya tidak masalah.

Di era kebebasan teknologi ini, kita dibebaskan untuk memilih mengonsumsi informasi dengan berbagai format. Ada masanya kita membaca, ada masanya kita menonton dan mendengarkan. Semua bermuara pada rasa lapar pada informasi. Kedua aktivtias tersebut bisa beriringan tanpa harus mendominasi satu sama lain.

Jika memiliki banyak waktu, maka sempatkan untuk membaca. Namun, apabila tidak ada waktu barang satu jam pun, maka tidak ada masalah dengan menonton atau mendengarkan. Setidak-tidaknya, kalian harus paham terhadap berita terkini. Hal ini adalah upaya untuk terus mengasah daya kritis dalam konteks sosial yang terjadi hari ini.

Terima kasih sudah apresiasi dan membaca sampai akhir. Jika ada kritik, saran, atau ingin berdiskusi, silakan tulis di kolom komentar. Jika suka dengan tulisan saya di Medium, kalian bisa dukung saya di sini.

Sekian dan sampai jumpa!


메타데이터
post_id
eeb69a39eb19
slug
membaca-dan-menonton-berita-harian-eeb69a39eb19
url
https://medium.com/berbagi-berdampak/membaca-dan-menonton-berita-harian-eeb69a39eb19
canonical_url
https://medium.com/berbagi-berdampak/membaca-dan-menonton-berita-harian-eeb69a39eb19
author_url
https://medium.com/@ridhoismail
status
ok
fetched_at
2026-07-10 03:40:03