“Mereka (Semuanya)Tidak Sama”
Bismillah Alhamdulillah, was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du
“Mereka (Semuanya)Tidak Sama”
Bismillah Alhamdulillah, was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du
Salah satu sifat Allah adalah Maha Adil, dan salah satu bentuk keadilan Allah adalah tidak menyama-ratakan semua hamba, walaupun dulunya ia dikenal sebagai orang yang berbuat syirik. Hal ini salah satunya dapat dilihat dalam firman Allah ﷻ dalam Q.S Ali Imran ayat 113–115 yang akan kita kaji dan tadabburi pada tulisan kami kali ini.
Allah ﷻ berfirman:
۞ لَيْسُوا۟ سَوَآءًۭ ۗ مِّنْ أَهْلِ ٱلْكِتَـٰبِ أُمَّةٌۭ قَآئِمَةٌۭ يَتْلُونَ ءَايَـٰتِ ٱللَّهِ ءَانَآءَ ٱلَّيْلِ وَهُمْ يَسْجُدُونَ ١١٣
“Mereka itu tidak (seluruhnya) sama. Di antara Ahli Kitab ada golongan yang jujur, mereka membaca ayat-ayat Allah pada malam hari, dan mereka (juga) bersujud (salat).”
Asbabun Nuzul
Dari Ibnu Mas’ud yang menceritakan bahwa Rasulullah ﷺ. mengakhirkan salat Isya, kemudian beliau keluar menuju masjid, tiba-tiba beliau melihat orang-orang sedang menunggu salat (berjamaah), lalu beliau bersabda: Ingatlah, sesungguhnya tidak ada seorang pun dari pemeluk agama ini yang masih berzikir kepada Allah saat ini selain kalian. Ibnu Mas’ud mengatakan bahwa lalu turunlah ayat-ayat berikut, yaitu mulai dari firman-Nya:
“Mereka itu tidak sama, di antara Ahli Kitab. (Ali Imran:113) Sampai dengan firman-Nya: Dan Allah Maha Mengetahui orang-orang yang bertakwa. (Ali Imran:115)”
Tetapi pendapat yang terkenal di kalangan kebanyakan ulama tafsir — menurut apa yang dikatakan oleh Muhammad ibnu Ishaq dan lain-lainnya yang diriwayatkan oleh Al-Aufi, Dari Ibnu Abbas — ayat ini diturunkan berkenaan dengan para rahib yang beriman dari kalangan Ahli Kitab, seperti Abdullah ibnu Salam, Asad ibnu Ubaid, dan Sa’labah ibnu Syu’bah serta lain-lainnya.
Dengan kata lain, tidaklah sama orang-orang yang disebutkan di atas dari kalangan Ahli Kitab yang dicela dengan mereka dari kalangan Ahli Kitab yang masuk Islam. Karena itulah maka dalam ayat ini disebutkan:
Mereka Tidak Sama
Artinya, semua Ahli Kitab itu tidaklah sama, bahkan sebagian dari mereka ada yang mukmin (masuk Islam) dan ada pula yang jahat. Untuk itu disebut dalam firman berikutnya:
Di antara Ahli Kitab itu ada golongan yang berlaku lurus.
Yakni menegakkan perintah Allah, taat kepada syariat-Nya, dan mengikuti Nabi-Nya. Maka mereka adalah orang-orang yang berlaku lurus.
…mereka membaca ayat-ayat Allah pada beberapa waktu di malam hari, sedangkan mereka juga bersujud (salat).
Yaitu melakukan ibadah di malam hari, banyak bertahajud dan membaca Al-Qur’an dalam salat mereka.
Apa yang membuat Mereka Tidak Sama?
Firman Allah subhanahu wata’āla:
Mereka beriman kepada Allah dan hari penghabisan, mereka menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang mungkar, dan bersegera kepada (mengerjakan) berbagai kebajikan, mereka itu termasuk orang-orang yang saleh.
Mereka adalah orang-orang yang disebutkan di dalam akhir surat Ali Imran ini melalui firman-Nya:
Dan sesungguhnya di antara Ahli Kitab ada orang yang beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kamu dan yang diturunkan kepada mereka, sedangkan mereka berendah hati kepada Allah.(Ali Imran:199), hingga akhir ayat.
Karena itulah dalam ayat ini disebutkan:
Dan apa saja kebajikan yang mereka kerjakan, maka sekali-kali mereka tidak dihalangi (menerima pahala)nya.
Artinya, pahala kebajikan yang mereka lakukan tidak akan hilang di sisi Allah, bahkan Allah akan memberikannya kepada mereka dengan balasan pahala yang sangat berlimpah. [Q.S Ali Imran: 114]
Apakah Sia-sia Perbuatan Kebaikan Ahlul Kitab ketika Masuk Islam?
Dalam Tafsir As-Sa’di disebutkan: Kemudian Allah ﷻ menjelaskan bahwa apa pun yang mereka kerjakan berupa kebaikan, baik sedikit atau banyak, maka Allah ﷻ akan menerimanya, karena bersumber dari keimanan dan keikhlasan, فَلَنْ يُكْفَرُوهُ “maka sekali-kali mereka tidak dihalangi (menerima pahala)nya”, maksudnya, Allah ﷻ tidak akan mengingkari apa yang telah mereka lakukan dan tidak akan menyia-nyiakannya. وَاللَّهُ عَلِيمٌ بِالْمُتَّقِينَ “Dan Allah ﷻ Maha Mengetahui orang-orang yang bertakwa,” mereka adalah orang-orang yang melakukan kebajikan dan meninggalkan hal-hal yang diharamkan dengan tujuan ridha Allah ﷻ dan mengharap pahala-Nya. [Q.S Ali Imran: 115]
Wallahu ta’ala ‘alam, Baarakallahu fiikum, Semoga bermanfaat
Review Kajian Kitab Tafsir At Taysir karya Firanda Andirja Q.S Ali Imran: 113–115 yang disampaikan oleh Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A hafizhahullah ta’ala kajian Online di UFA Official pada Selasa 16 September 2025
메타데이터
- post_id
- eee3f9719b7b
- slug
- mereka-semuanya-tidak-sama-eee3f9719b7b
- url
- https://medium.com/@muhrija_/mereka-semuanya-tidak-sama-eee3f9719b7b
- canonical_url
- https://medium.com/@muhrija_/mereka-semuanya-tidak-sama-eee3f9719b7b
- author_url
- https://medium.com/@muhrija_
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-11 22:16:18