Tipu-Daya Musabaqah
Apakah perlombaan merupakan hal duniawi ataukah ukhrawi?
Tipu-Daya Musabaqah

Apakah perlombaan merupakan hal duniawi ataukah ukhrawi?
Sebelum pelaksanaan lomba, apapun itu, saya selalu meyakinkan diri bahwa perlombaan, apapun bentuknya, adalah hal duniawi. Artinya, bila kita mendapatkan (juara) nya alhamdulillah, dan bila tidak maka bukan hal yang harus disesali.
Ada alasan mendasar mengapa saya mengategorikan perlombaan sebagai hal duniawi. Pertama, tujuan dalam mengikuti lomba hampir dapat dipastikan adalah meraih kemenangan.
Mungkin ada segelintir “oknum” umat manusia yang menjadikan lomba sebagai keisengan. Boleh jadi dia kelewat pintar sehingga mudah untuk memenangkannya. Atau sebaliknya, ia memang tidak memiliki niatan untuk menikmati podium juara. Semuanya bisa jadi, dan saya pernah menemui oknum seperti itu.
Tapi, siapa sih yang tidak tergiur dengan tawaran material, gengsi, dan popularitas yang ditawarkan dari sebuah perlombaan?
Apalagi, ketika dihadapkan dengan uang pembinaan lomba MTQ (Musabaqah Tilawah Qur’an) yang berjuta-juta.
Belum menghitung insentif dari pemkab.
Apalagi tiket mengikuti MTQ di tingkat nasional.
Siapa sih yang ngga tergoda dengan itu semua.
Lalu kaum sufi bagaimana?
Jika dia mengikuti perlombaan, maka ada dua kemungkinan: (1) sejak awal dia tawakkal dan menyerahkan segala urusan perlombaan pada-Nya, (2) dia memang tidak peduli dengan apa yang terjadi pada perlombaan.
Di samping itu semua, perlombaan memang memiliki dampak positif.
Kentara berbeda individu yang pernah mengikuti perlombaan dan menjuarainya, dengan mereka yang tidak pernah mengikuti sama sekali.
Ada jiwa ambisius dan kegigihan tinggi yang dimiliki oleh para (mantan) juara. Jiwa itu ditempa dari proses mereka dalam meraih predikat jawara.
Dalam hal mencari pasangan, saya kira riwayat mengikuti lomba perlu menjadi salah satu pertimbangan. Dengan riwayat itu, kita bisa mengetahui betapa ambisius dan gigihnya orang yang akan kita ajak untuk mengikuti pertandingan seumur hidup.
Tulisan ini nyatanya adalah pelipur lara peserta yang hanya bisa bercokol di 11 besar
메타데이터
- post_id
- ef4fd941bace
- slug
- tipu-daya-musabaqah-ef4fd941bace
- url
- https://medium.com/@achmadhikam299/tipu-daya-musabaqah-ef4fd941bace
- canonical_url
- https://medium.com/@achmadhikam299/tipu-daya-musabaqah-ef4fd941bace
- author_url
- https://medium.com/@achmadhikam299
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-12 10:20:10