Aspirin — Penawar dalam Wujud Manusia
Dalam hening ku temukan hadirmu, tawamu mengalun merdu dan rangu mengetuk sanubariku tanpa ragu.
Aspirin — Penawar dalam Wujud Manusia

pict from Pinterest
Dalam hening ku temukan hadirmu, tawamu mengalun merdu dan rangu mengetuk sanubariku tanpa ragu.
Sempat ku kenal dirimu dahulu, tapi hanya selintas ku tahu tentangmu. Kini, hadirmu seperti candu membawa lentera di tengah kalbu yang kelabu. Kala itu, lara ini menjadi tenang tanpa riak.
Alunan gita darinya yang ku dengar dari jendela kaca kecil mengalun, netra kembar itu menyipit dengan ranum melengkung membentuk smita yang menawan. Elok parasmu untuk dipandang, bahkan pengelana sayap madu pun segan untuk hinggap.
Kasihmu pada makhluk penghuni alam begitu besar. Sesosok insan penuh welas asih yang penuh binar, seketika memikat si kantong semar dalam diam berakar.
Lembar ceritaku lebih berwarna, tintanya tak lagi hitam. Aku terpikat pada sosoknya, pada hadirnya, pada setiap lembaran warna yang ia bawa. Goresan penaku dalam aksara menjadikannya tokoh utama sebagai penawar lara.
메타데이터
- post_id
- ef69fda33796
- slug
- aspirin-penawar-dalam-wujud-manusia-ef69fda33796
- url
- https://medium.com/@raveniyohk/aspirin-penawar-dalam-wujud-manusia-ef69fda33796
- canonical_url
- https://medium.com/@raveniyohk/aspirin-penawar-dalam-wujud-manusia-ef69fda33796
- author_url
- https://medium.com/@raveniyohk
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-09 15:37:30