Si Paling Bilang Anti Drama, tapi Suka Cari Gara-Gara
Spesialis komentar hubungan: tidak diminta, tetap aktif
Si Paling Bilang Anti Drama, tapi Suka Cari Gara-Gara
Spesialis komentar hubungan: tidak diminta, tetap aktif

Dokumen komik pribadi
Katanya sih nggak mau ikut campur hubungan orang. Katanya sih cuma pengen hidup tenang tanpa drama. Tapi lucunya, orang yang paling keras bilang, “aku nggak ganggu hubungan kalian.” justru jadi orang yang paling sibuk mengatur arah hubungan orang lain. Mulai dari komentar kecil, sindiran terselubung, sampai cerita yang dilebih-lebihkan demi cari perhatian satu geng. Aneh ya, kadang yang paling berisik soal ketulusan justru yang paling hobi bikin keributan.
Aku heran, kenapa hubungan orang lain bisa begitu menarik untuk dibahas? Sampai urusan balikan aja dianggap dosa besar. Sampai muncul kata “sampah” hanya karena dua orang memilih memperbaiki hubungan mereka. Padahal yang menjalani hubungan itu kami, bukan mereka. Tapi mungkin memang ada orang-orang yang terlalu kosong hidupnya sampai harus ikut jadi penonton sekaligus komentator di kisah orang lain.
Yang lebih lucu lagi, ada yang bilang tidak ingin merusak hubungan siapa-siapa, tapi diam-diam menghasut, memancing, bahkan membuat opini supaya hubungan orang lain hancur. Kalau memang tidak peduli, kenapa sibuk mencari celah? Kalau memang tidak terganggu, kenapa terus membahas? Bukankah orang yang benar-benar tidak peduli akan memilih diam daripada terus ikut campur?
Fitnah, omongan belakang, sampai membuat cerita yang tidak pernah terjadi hanya demi bahan tongkrongan. Rasanya miris melihat bagaimana sebagian orang rela menjatuhkan orang lain demi diterima lingkungannya sendiri. Seolah harga diri bisa naik kalau berhasil membuat orang lain terlihat buruk. Padahal semakin banyak bicara tentang hidup orang lain, semakin terlihat siapa sebenarnya yang paling tidak tenang dengan hidupnya sendiri.
Lucu juga waktu ada yang sibuk ngejelekin penampilan orang lain, bilang sok cantik, bilang begini begitu, padahal standar cantik bukan ditentukan dari mulut tongkrongan. Orang yang benar-benar menarik nggak akan sibuk menjatuhkan perempuan lain hanya demi merasa paling unggul. Karena rasa insecure sering kali muncul lewat hinaan. Semakin keras seseorang merendahkan orang lain, semakin kelihatan kalau sebenarnya dia sedang tidak puas dengan dirinya sendiri.
Dan soal hinaan? Aku belajar satu hal: orang yang bahagia tidak punya waktu untuk sibuk merendahkan orang lain. Mereka tidak akan repot memberi label, tidak akan sibuk menilai penampilan, tidak akan berlomba menjatuhkan harga diri seseorang hanya demi merasa lebih tinggi. Karena percaya diri itu tidak perlu dibangun dari menghancurkan orang lain.
Jadi terima kasih untuk semua komentar, fitnah, dan campur tangan yang tidak diminta itu. Setidaknya sekarang aku jadi paham, siapa yang benar-benar tulus dan siapa yang hanya senang menjadi “netizen” di kehidupan orang lain.
Hi, Readers. 🪽 Terima kasih telah membaca, boleh berikan claps 👏 and review 💬
메타데이터
- post_id
- f0a8c672484c
- slug
- si-paling-bilang-anti-drama-tapi-suka-cari-gara-gara-f0a8c672484c
- url
- https://medium.com/@Widyani_tantri/si-paling-bilang-anti-drama-tapi-suka-cari-gara-gara-f0a8c672484c
- canonical_url
- https://medium.com/@Widyani_tantri/si-paling-bilang-anti-drama-tapi-suka-cari-gara-gara-f0a8c672484c
- author_url
- https://medium.com/@Widyani_tantri
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-09 15:37:30