Wajah Baru Kenjeran, Nafas Lama Yang Tetap Bertahan
Kenjeran hari ini dikenal dengan wajahnya yang semakin tertata dan ramai dikunjungi wisatawan. Kawasan pesisir di Surabaya ini terus…
Wajah Baru Kenjeran, Nafas Lama Yang Tetap Bertahan

Kenjeran hari ini dikenal dengan wajahnya yang semakin tertata dan ramai dikunjungi wisatawan. Kawasan pesisir di Surabaya ini terus berkembang menjadi ruang rekreasi yang menawarkan berbagai daya tarik bagi masyarakat, tapi di balik citra baru Kenjeran sebagai kawasan wisata yang terus berkembang, masih terdapat kehidupan masyarakat pesisir yang menjadi bagian dari identitas kawasan ini. Perahu-perahu kecil yang berlayar, aktivitas nelayan yang berlangsung setiap hari, hingga mural yang menyuarakan keresahan masyarakat menunjukkan bahwa Kenjeran bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang ruang hidup yang terus bertahan di tengah perubahan. Melalui foto esai ini, saya ingin mengajak pembaca melihat Kenjeran dari sudut yang berbeda bukan hanya sebagai destinasi wisata, melainkan sebagai kawasan yang mempertemukan modernisasi, aktivitas sosial, dan kehidupan masyarakat pesisir dalam satu ruang yang sama.
Ruang yang Mempertemukan Berbagai Kehidupan


Kawasan Kenjeran menjadi ruang publik yang mempertemukan wisata, aktivitas warga, dan kehidupan pesisir.
Kenjeran hari ini tidak hanya menjadi tujuan rekreasi masyarakat Surabaya. Kawasan ini berkembang menjadi ruang bersama yang digunakan oleh berbagai kelompok masyarakat dengan kepentingan yang berbeda-beda.
Perahu yang Tetap Menjadi Penghubung Kehidupan

Perahu-perahu kecil masih digunakan sebagai sarana transportasi dan penunjang aktivitas masyarakat pesisir.
Ditengah pembangunan kawasan yang semakin modern, keberadaan perahu-perahu kecil tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat pesisir.
Bertahan di Tengah Perubahan

Di bawah bayang-bayang pembangunan pesisir, aktivitas masyarakat tetap berjalan sebagaimana mestinya.
Perubahan kawasan tidak serta-merta menghilangkan aktivitas yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Masyarakat tetap menjalankan rutinitas yang menjadi sumber penghidupan mereka.
Suara Yang Hadir Melalui Dinding


Mural menjadi media penyampaian aspirasi mengenai persoalan sosial yang masih dirasakan masyarakat pesisir.
Selain menjadi ruang wisata, Kenjeran juga menyimpan berbagai cerita sosial yang diekspresikan melalui karya visual di ruang publik. Bagi sebagian warga pesisir, laut bukan sekadar pemandangan. Laut adalah sumber kehidupan yang terus memberi harapan meskipun penuh ketidakpastian.
Kenjeran terus berkembang menjadi salah satu kawasan pesisir yang memiliki daya tarik wisata di Surabaya. Berbagai pembangunan dan penataan kawasan menghadirkan wajah baru yang lebih modern, nyaman, dan menarik bagi masyarakat. Namun, di balik perubahan tersebut, masih terdapat kehidupan yang menjadi fondasi kawasan ini sejak lama. Perahu-perahu kecil yang tetap berlayar, aktivitas masyarakat pesisir yang terus berlangsung, hingga mural yang menyuarakan realitas sosial menunjukkan bahwa modernisasi tidak sepenuhnya menghapus identitas lama Kenjeran. Justru, keduanya hadir berdampingan dan membentuk karakter unik kawasan pesisir ini. Melalui foto-foto ini, Kenjeran ditampilkan bukan hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai ruang hidup yang menyimpan cerita tentang perjuangan, adaptasi, dan keberlanjutan kehidupan masyarakat pesisir di tengah arus perubahan zaman.
메타데이터
- post_id
- f129d95bb42e
- slug
- wajah-baru-kenjeran-nafas-lama-yang-tetap-bertahan-f129d95bb42e
- url
- https://medium.com/@dewimutiatus/wajah-baru-kenjeran-nafas-lama-yang-tetap-bertahan-f129d95bb42e
- canonical_url
- https://medium.com/@dewimutiatus/wajah-baru-kenjeran-nafas-lama-yang-tetap-bertahan-f129d95bb42e
- author_url
- https://medium.com/@dewimutiatus
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-08-07 16:25:22