Februari Terkasih
Kaleidoskop Februari 2024
Februari Terkasih
Kaleidoskop Februari 2024

Februari — bulan yang bagi sebagian orang dirayakan dengan penuh cinta. Semoga hari-hari kalian menyenangkan! Begitu pula dengan kabarku di sini, dengan “cinta” yang baru. Sebelum membahas tentang cinta yang itu, artikel ini ditulis sebagai pamungkas bulan kedua yang berstatus kabisat di tahun ini.
Proyek Pekerjaan
Satu dari delapan proyek yang menjadi resolusi tahun ini telah selesai. Proyek ini adalah untuk memperbarui situs web salah satu perusahaan. Semoga pembaruan yang kemarin dilakukan dapat memenuhi kebutuhan dari perusahaan tersebut.
Membaca Buku
Jujur saja, bulan Februari ini cukup padat sehingga kapasitas membaca saya menurun. Buku-buku yang saya baca antara lain:
Ada dua buku yang belum selesai saya baca: Little Prince dan Kidung Sesingir-nya Pakubuwana IX.
Blusukan
Situs bersejarah yang saya kunjungi adalah Situs Lebak Kosala dan Situs Lebak Cibedug. Bagi saya, kedua situs tersebut terasa “spesial” karena makna “keluarga di luar rumah” itu nyata adanya. Secara khusus, pembahasan mengenai kedua situs ini aku tuliskan di artikel Negeri di Atas Awan.
Menulis di Medium
Tulisanku di Medium berjumlah 18, antara lain sebagai berikut.
Marcapada
- Negeri di Atas Awan, berisi catatan perjalananku ke Lebak.
Deuteronomi
- Antara Sejarah dan Ziarah, berisi pandanganku terhadap polemik naskah-naskah Pangeran Wangsakerta.
- Pujangga Jawa Ini Sudah Meramalkan Akhir Zaman, berisi catatan tentang sebagian isi Serat Kalatidha dan sosok pujangga Ronggawarsita.
- Karya-karya Ronggawarsita, Yasadipura I, dan Yasadipura II, berisi daftar karya pujangga-pujangga besar Surakarta.
- Persembunyian Sang Khalik, berisi salah satu pemikiran filsafat~esoterik yang terkandung dalam Kitab Dharmasunya.
Gedebus
- Tak Tersentuh Kesadaran Tertinggi
- Kondangan di Akhir Pekan
- Tiga Kejadian di Kereta
- Ayam Goreng, CD Lagu, dan Kemelut Rumah Tangga
- Yang Rasional dan Irasional
- Problematika Menggunakan IKD
- Pilihan Bukan di Tanganmu
- Perluasan Pangkalan
- Selamat Jalan, InVision
- Perang Bintang yang Dirasa-rasa
- Halte Kemenpora, Kemeng Po Ra?
- Ngopeni Kitab-kitab Tuwa
- Apakah Kamu Merasa Dirimu Berharga?
Menyalin Naskah Sunda Kuno
Masih di situs khusus naskah-naskah **Walgita**, berikut ini adalah naskah-naskah Sunda Kuno yang telah saya inventarisasi.
Konten dari Walgita ini saya tambahkan dengan inventarisasi naskah-naskah Jawa Baru yang dibuat oleh pujangga-pujangga keraton. Mudah-mudahan bermanfaat untuk para pembaca.
Itulah tadi pencapaian untuk bulan Februari ini. Satu hal yang hendak saya ungkapkan sedikit adalah mengenai kesehatan mental. Saya mungkin salah seorang yang “melupakan” tentang hal yang sangat penting dalam hidup ini. Bagaimana mungkin sudah lebih dari tiga dekade, seseorang hidup dalam bayang-bayang tekanan keluarga, finansial, dan sebagainya.
Dan ternyata benar sekali, setelah berjumpa dengan seorang psikolog, pikiran saya menjadi terbuka mengenai, seberapa berharganya diri saya — untuk saya nilai sendiri. Hal-hal yang saya acuhkan selama ini telah menjadi “racun” dalam diri tanpa saya sadari.
Oleh karenanya, saya menuliskan pemikiran ini di artikel: Apakah Kamu Merasa Dirimu Berharga?, sebagai bentuk “cinta” kepada diri sendiri yang selama ini terlupakan.
Demikianlah perjalanan saya di bulan Februari. Mari menjemput Maret yang lebih ciamik lagi. Semoga para pembaca berbahagia![]
메타데이터
- post_id
- f14fca0924a2
- slug
- februari-terkasih-f14fca0924a2
- url
- https://medium.com/gedebus/februari-terkasih-f14fca0924a2
- canonical_url
- https://medium.com/gedebus/februari-terkasih-f14fca0924a2
- author_url
- https://medium.com/@pranacaraka
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-16 00:50:09