← Back to list

Sinau Bareng KKN UNUSA: Menciptakan Lingkungan Belajar yang Kreatif, Edukatif, dan Inspiratif

Sinau Bareng, Ruang Belajar Kreatif Anak di Tengah Kegiatan KKN

KKN 7 Krembangan Utara · 2026-07-28 12:25 · 0 claps · 4.2 min read
#kkn #unusa #pengabdian-masyarakat #pemberdayaan-masyarakat #sinau-bareng
Open on Medium ↗

Sinau Bareng KKN UNUSA: Menciptakan Lingkungan Belajar yang Kreatif, Edukatif, dan Inspiratif

Sinau Bareng, Ruang Belajar Kreatif Anak di Tengah Kegiatan KKN

Surabaya — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 7 Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) menghadirkan program Sinau Bareng sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat di RW 05 Kelurahan Krembangan Utara, Kecamatan Pabean Cantian, Kota Surabaya. Program di bidang pendidikan ini dirancang untuk mendampingi anak-anak dalam proses belajar sekaligus meningkatkan minat dan motivasi mereka terhadap pendidikan melalui kegiatan yang interaktif dan menyenangkan.

Program Sinau Bareng dilaksanakan secara rutin setiap hari Senin dan Kamis mulai pukul 16.00 WIB dengan sasaran utama anak-anak jenjang TK hingga Sekolah Dasar (SD). Berbeda dari pembelajaran formal di sekolah, kegiatan ini dikemas melalui permainan edukatif, kuis, serta aktivitas kreatif agar anak-anak lebih aktif berpartisipasi dalam setiap pertemuan.

Day 1: Belajar Bersama dan Membangun Semangat Meraih Cita-Cita

Pertemuan pertama Sinau Bareng pada 27 Juli 2026 menjadi momen perkenalan antara mahasiswa KKN dan anak-anak di RW 05. Pada kegiatan ini, mahasiswa mendampingi peserta mengerjakan pekerjaan rumah (PR), membantu memahami materi pelajaran sekolah, serta mengajak anak-anak mengikuti permainan edukatif yang melatih kemampuan berpikir dan kerja sama.

Tak hanya berfokus pada akademik, mahasiswa juga menyisipkan berbagai permainan motivasi untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan semangat meraih cita-cita. Menurut pelaksana program, pendekatan yang komunikatif dan menyenangkan dipilih agar anak-anak dapat belajar tanpa merasa terbebani.

Day 2: Kreativitas Lewat Kolase

Pertemuan kedua, Sinau Bareng pada 30 Juli 2026 menghadirkan kegiatan membuat kolase. Anak-anak diberi kesempatan menyusun berbagai potongan kertas berwarna menjadi karya sesuai imajinasi mereka.

Suasana belajar berubah menjadi ruang eksplorasi kreativitas. Mahasiswa KKN mendampingi setiap anak dalam proses menyusun dan menempel bahan, sekaligus memberikan apresiasi terhadap setiap hasil karya yang dihasilkan. “seru belajarnya ada kolase” ujar salah satu siswa sinau bareng. Hal serupa juga disampaikan oleh bu RW yang melihat ketertarikan dalam bentuk aktivitas kreatif. Menurutnya kegiatan seperti ini yang membuat anak anak lebih bersemangat disbanding pembelajaran yang berfokus pada pembelajaran yang berfokus pada pengerjakan tugas rumah.

Day 3: Origami Latih Ketelitian dan Imajinasi

Day 3, pada 3 Agustus 2026, anak-anak diajak membuat berbagai hiasan dari kertas origami. Kegiatan dimulai dengan demonstrasi sederhana sebelum peserta mencoba melipat dan membentuk origami secara mandiri.

Menurut salah satu mahasiswa KKN, kegiatan origami dipilih karena tidak hanya menyenangkan, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi perkembangan anak. “Kegiatan origami ini dipilih karena dapat melatih koordinasi motorik halus, ketelitian, dan kemampuan anak dalam mengikuti instruksi,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan belajar yang dikemas melalui aktivitas kreatif seperti origami membuat anak-anak lebih mudah mengikuti pembelajaran tanpa merasa terbebani. Selain memperoleh pengalaman baru, anak-anak juga dapat mengembangkan kreativitas melalui karya yang mereka buat sendiri.

Day 4: Mewarnai Jadi Media Ekspresi Anak

Day 4, pada 6 Agustus 2026 sinau bareng akan melakukan mewarnai. Berbekal gambar yang telah disiapkan, anak-anak bebas menuangkan kreativitas melalui pilihan warna dan gaya masing-masing.

Selama kegiatan berlangsung, suasana terlihat penuh antusias. Anak-anak saling menunjukkan hasil karya mereka, sementara mahasiswa memberikan dukungan agar setiap peserta lebih percaya diri terhadap kreativitasnya.

Salah satu peserta mengaku senang mengikuti kegiatan mewarnai karena dapat bermain sekaligus menghasilkan karya sendiri. “Seru, bisa mewarnai dan pilih warna sendiri,” ucap salah satu anak peserta Sinau Bareng.

Day 5: Lampion dari Botol Bekas, Belajar Peduli Lingkungan

Sinau Bareng Day 5, pada 10 Agustus 2026 mengangkat tema kreativitas berbasis lingkungan melalui pembuatan lampion dari botol bekas. Botol plastik yang sebelumnya dianggap sebagai limbah diubah menjadi karya dekoratif yang menarik.

Kegiatan ini diawali dengan mahasiswa KKN memberikan contoh cara membuat dan menghias lampion. Anak anak kemudian mencoba membuat karya mereka sendiri dengan didampingi mahasiswa KKN dan jika ada siswa yang mengalami kesusahan dibantu oleh mahasiswa KKN. Kemudian di hiasi dengan menempel gambar bentuk bintang yang sudah disediakan oleh mahasiswa KKN sesuai dengan kreativitas masing masing siswa sinau bareng.

Selain melatih kreativitas, kegiatan ini juga mengenalkan pentingnya konsep daur ulang kepada anak-anak sejak usia dini. Mahasiswa berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan kebiasaan memanfaatkan barang bekas menjadi sesuatu yang lebih bernilai.

Sinau Day 6: Pembelajaran melalui Kuis

Kegiatan Sinau Day 6 menjadi penutup rangkaian kegiatan Sinau Bareng yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN bersama anak-anak di wilayah RW 05 Krembangan Utara. Kegiatan ini diisi dengan kuis. Hal ini dilakukan untuk mengulang materi yang telah dipelajari selama kegiatan Sinau Bareng.

Peserta mengikuti kuis dengan antusias dan menjawab berbagai pertanyaan yang telah disiapkan oleh mahasiswa KKN. Selain kuis, peserta juga diberikan kesempatan untuk menuliskan kesan dan pesan selama mengikuti rangkaian kegiatan Sinau Bareng. Kesan dan pesan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus masukan bagi mahasiswa KKN untuk mengetahui pengalaman peserta selama kegiatan berlangsung.

Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya diajak mengingat kembali materi yang telah dipelajari, tetapi juga diberikan ruang untuk menyampaikan pengalaman dan pendapat mereka. Sinau Day 6 diharapkan menjadi penutup yang menyenangkan sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk pelaksanaan kegiatan edukasi selanjutnya.

Menurut bu RW kegiatan sinau bareng dengan berbagai kreativitas ini dapat memberikan pengalaman baru bagi anak anak sekaligus menunjukkan bahwa barang bekas maupun barang disekitar masih dapat dimanfaatkan menjadi sesuatu yang menarik. Selain itu kegiatan ini penting dilakukan agar anak anak tidak menganggap barang bekas itu harus dibuang tetapi juga bisa di daur ulang menjadi hal yang lebih menarik, dapat mengembangkan kreativitas anak. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan anak-anak dapat terus menerapkan kreativitasnya dalam kehidupan sehari-hari serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan melalui kebiasaan memanfaatkan dan mendaur ulang barang yang sudah tidak terpakai.


메타데이터
post_id
f2bfc23b74f9
slug
sinau-bareng-kkn-unusa-menciptakan-lingkungan-belajar-yang-aktif-kreatif-dan-edukatif-f2bfc23b74f9
url
https://medium.com/@kkn7krembanganutara/sinau-bareng-kkn-unusa-menciptakan-lingkungan-belajar-yang-aktif-kreatif-dan-edukatif-f2bfc23b74f9
canonical_url
https://medium.com/@kkn7krembanganutara/sinau-bareng-kkn-unusa-menciptakan-lingkungan-belajar-yang-aktif-kreatif-dan-edukatif-f2bfc23b74f9
author_url
https://medium.com/@kkn7krembanganutara
status
ok
fetched_at
2026-09-04 16:28:27