← Back to list

Menggeser Sudut dan Jarak Pandang tentang Indonesia

Senin (28/10/2024) malam, tepat di hari Sumpah Pemuda, saya hadir pada acara Mimbar Selasar yang tahun ini menghadirkan Raisa Kamila…

Meutia Faradilla · 2024-10-29 05:58 · 2 claps · 2.1 min read
#refleksi #mimbar #pidato #indonesia #sumpah-pemuda
Open on Medium ↗

Menggeser Sudut dan Jarak Pandang tentang Indonesia

Senin (28/10/2024) malam, tepat di hari Sumpah Pemuda, saya hadir pada acara Mimbar Selasar yang tahun ini menghadirkan Raisa Kamila sebagai pembicara. Raisa menyampaikan orasinya dengan judul “Indonesia yang Terdepan, Terluar, dan Tertinggal: Sebuah Percobaan Menggeser Sudut dan Jarak Pandang”.

Raisa memadukan orasi yang tekstual dengan tampilan visual dari cuplikan-cuplikan video baik dari berita sampai video klip lagu anak. Ia memulai pidatonya dengan mengajak hadirin mengingat kembali ketika satelit Palapa diluncurkan. Pemaknaan Raisa akan meluncurnya dan beredarnya satelit itu tak terpikirkan sebelumnya. Bahwa satelit bukan hanya soal menghubungkan seluruh penjuru Indonesia, tapi juga berdampak pada keragaman yang dipaksa disatukan.

Raisa juga bercerita tentang pengalamannya sebagai seorang anak-anak yang besar di Aceh ketika masa konflik. Ia bercerita bagaimana ada dikotomi antara Jawa dan bukan Jawa. Bagaimana pemaknaan ungkapan Jawa sebagai kunci dari bangunan bernama Indonesia. Ia bercerita bagaimana pandangannya tentang Jawa berubah ketika ia berkuliah di Jawa.

Berbagai konflik yang ada di Indonesia adalah akibat dari kesatuan imajinasi. Imajinasi yang homogen, begitu katanya. Bahwa Jawa adalah begini, Madura adalah begitu, Aceh adalah A, Batak adalah B, dan seterusnya. Sehingga masyarakat Indonesia sangat mudah disulut api kemarahannya karena imajinasi yang homogen itu. Tanpa melihat dinamika yang ada. Tanpa diizinkan untuk mengenal satu sama lain dengan segala keragamannya.

Di akhir pidato, Raisa mengajak kita semua untuk menghubungkan diri secara sejajar, baik dengan sesama, maupun dengan masa lalu yang pernah dibagi bersama dengan berbagai orang di belahan dunia. Ia mengajak kita untuk menyimak dan memperpanjang percakapan antarsesama warga dengan berbagai perasaan dan pengalaman yang dilalui. Raisa mengajak kita semua untuk tetap memiliki harapan untuk hidup yang lebih baik, lebih adil, dan lebih setara.

— —

Saya termenung mendengarkan paparan Raisa dari awal sampai akhir. Ada rasa haru melihat teman saya ini begitu bernas dalam menyampaikan gagasannya. Sesuatu yang mungkin luput dari pikiran kita, karena sudah penuh dengan berbagai kekhawatiran, kekesalan, dan rasa frustrasi akibat apa yang terjadi akhir-akhir ini.

Pidato Raisa tidak menjual optimisme, tidak juga melempar pesimisme apalagi sinisme. Pidatonya adalah pengungkapan sejarah yang gamblang, sesuatu yang ia sangat kuasai. Dari pengungkapan yang begitu jelas ini, ia mengajak kita untuk menghidupan ingatan dan menjadikan ingatan tersebut sebagai bahan untuk saling terhubung satu sama lain.

Bagi saya, Raisa adalah representasi generasi muda yang masih bisa kita pegang dan kita contoh. Sebagai seorang perempuan, ia tak lupa dengan kejadian-kejadian traumatis dan penyampaian pesan kesetaraan yang bukan hanya berurusan soal gender, tapi juga bagaimana kita memandang kekuasaan. Sebagai seorang lulusan filsafat dan sejarah, ia mengajak kita untuk terus menghidupkan ingatan dan mengkaji kesejarahan. Sebagai seorang ibu, ia menghidupkan nyala api harapan untuk generasi yang mendatang.

Tahniah untuk pidato yang sangat bernas, Raisa. Semoga yang hadir di Senin malam kemarin, maupun yang membaca tulisanmu akan terinspirasi dan meneruskan nyala harapan yang kamu pantik.


메타데이터
post_id
f2ea1a2bdc13
slug
menggeser-sudut-dan-jarak-pandang-tentang-indonesia-f2ea1a2bdc13
url
https://medium.com/@meutia.faradilla/menggeser-sudut-dan-jarak-pandang-tentang-indonesia-f2ea1a2bdc13
canonical_url
https://medium.com/@meutia.faradilla/menggeser-sudut-dan-jarak-pandang-tentang-indonesia-f2ea1a2bdc13
author_url
https://medium.com/@meutia.faradilla
status
ok
fetched_at
2026-07-22 09:32:34