Ingin Menjadi Mentor Seperti Apa Aku Nanti?
Kehidupan merupakan sebuah perjalanan yang harus dilalui. Kesulitan dan kegagalan merupakan hal yang biasanya terjadi. Namun seringkali…
Ingin Menjadi Mentor Seperti Apa Aku Nanti?
Kehidupan merupakan sebuah perjalanan yang harus dilalui. Kesulitan dan kegagalan merupakan hal yang biasanya terjadi. Namun seringkali kegagalan bukannya memberikan pembelajaran tapi malah kemalangan yang menjadi akhir dalam kehidupan. Dalam hal ini, aku percaya seseorang membutuhkan individu lainnya untuk membantu dalam beberapa aspek kehidupan. Mentor merupakan seseorang yang dapat membingbing dan membantu seseorang dalam mewujudkan tujuannya. Seperti apa yang telah saya dapatkan melalui sekolah calon mentor, seorang mentor setidaknya memiliki 4 peran. Peran sebagai informan, sebagai akselelator, sebagai kolabolator dan sebagai motivator. Peran sebagai informan, menuntut seorang mentor untuk berpengetahuan luas sehingga mampu menyalurkannya kepada mentee atau seseorang yang dibimbingnya. Dengan peran sebagai informan ini, mentor dapat membantu mentee mempercepat pengumpulan data dan informasi dari apa yang menjadi tujuannya. Selanjutnya peran sebagai akselelator, seorang mentor berperan dalam mempercepat pertumbuhan mentee baik dari segi pengetahuan dan pengalaman. Menurut saya pada peran ini seorang mentor tentunya dituntut untuk menyajikan stategi bagaimana mempercepat pertumbuhan dari mentee. Stategi ini dapat diterapkan menggunakan pengetahuan mengenai tipe dari mentee. Kemudian peran ketiga adalah sebagai kolabolator, seorang mentor dapat berkolaborasi dengan mentee nya ataupun dapat menyediakan seseorang yang dapat berkolaborasi dengan mentee untuk mencapai tujuan, seperti misal dalam pemberian praktek, mentee dapat diarahkan untuk sharing bersama teman mentor yang juga berpengetahuan mengenai tugas praktek tersebut atau bisa juga memandu mentee untuk berkolaborasi dengan pihak tertentu. Terakhir peran mentor adalah sebagai motivator. Dalam keberjalanan mentee dalam mencapai tujuannya, tentu akan ada kesulitan, tantangan, kegagalan dan lainnya. Disini mentor berperan dalam memotivasi mentee untuk terus berusaha mencapai tujuannya, baik dengan cara memberikan saran, mengajaknya istirahat sejenak atau motivasi dalam bentuk lainnya. Melalui keempat peran mentor ini, saya percaya seseorang akan lebih mudah mencapai tujuannya dan tentu tidak akan berakhir hanya pada sebuah kegagalan melainkan pembelajaran yang berharga dan akhir yang gemilang.
Hebatnya peran mentor dalam suatu proses mengingatkan saya dengan kata role model. Seseorang teladan yang dijadikan sebagai acuan dan sering kali diikuti kebiasannya oleh orang lain. Role model juga menurut saya sering kali menghantarkan seseorang untuk mencapai tujuannya. Namun bedanya dengan mentor adalah mentor berperan aktif dalam proses mencapai tujuan, dan disaat seorang mentor dapat sekaligus menjadi seorang role model, menurut saya ini merupakan suatu hal yang sangat baik bagi akselerasi mentee. Dengan pemikiran tersebut kemudian berbekal pembelajaran dan pengetahuan yang diberikan melalui sekolah calon mentor LKM saya ingin menjadi mentor yang dapat mencerminkan seorang role model dan membersamai mentee belajar juga berproses mencapai tujuan. Hal ini tentunya membuat saya harus jujur, transparan, dapat dipercaya dan cerdas dalam mentranfer pengetahuan, bercerita pengalaman dan memandu mentee selama proses mentoring berlangsung. Dengan bersifat jujur, transparan, Amanah dan cerdas menurut saya, setidaknya saya dapat mencerminkan sosok seorang role model kepada mentee saya nantinya. Selain keempat sifat tersebut, terdapat rumus menjadi mentor yang telah diberikan oleh kak hafidl, yakni mengenal, mengetahui tujuan, sharing, praktek, relasi dan evaluasi. Dengan mengenal mentee saya akan dapat memahami karakter dan tipe berpikir mentee, sehingga akan lebih memudahkan saya nantinya dalam mendekatkan diri dan sharing secara leluasa. Kemudian mengenal tujuan dari mentee akan membantu saya dalam memfokuskan suatu sharing, praktek dan relasi kepada apa yang menjadi tujuan dari mentee. Kemudian sharing, praktek dan relasi merupakan inti dari apa yang dapat saya berikan kepada mentee dan bersama-sama belajar dalam berproses mencapai tujuan yang diharapkan. Kemudian terakhir dengan evaluasi saya dapat mengajak mentee untuk bersama-sama mencari tau apa yang dapat menjadi solusi atau sebaiknya dilakukan dari evaluasi yang ada.
Penghargaan menjadi mentor tentunya bukan merupakan akhir dari suatu proses pembelajaran, bersesuaian dengan pesan kak hafidl, jangan pernah merasa puas dan terus lah belajar hingga akhir hayat tiba.
메타데이터
- post_id
- f4011de77ec6
- slug
- ingin-menjadi-mentor-seperti-apa-aku-nanti-f4011de77ec6
- url
- https://medium.com/@ianatulmaulaayu/ingin-menjadi-mentor-seperti-apa-aku-nanti-f4011de77ec6
- canonical_url
- https://medium.com/@ianatulmaulaayu/ingin-menjadi-mentor-seperti-apa-aku-nanti-f4011de77ec6
- author_url
- https://medium.com/@ianatulmaulaayu
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-11 22:20:54