Kesalahan Anda Saat Melamar Pekerjaan! Nomor 3 Sering Anda Lakukan!..
Melamar pekerjaan adalah suatu hal yang bisa dilakukan ketika anda membutuhkan suatu pekerjaan. Tidak terkecuali seorang job seeker. Maka…
Kesalahan Anda Saat Melamar Pekerjaan! Nomor 3 Sering Anda Lakukan!..

Melamar pekerjaan adalah suatu hal yang bisa dilakukan ketika anda membutuhkan suatu pekerjaan. Tidak terkecuali seorang job seeker. Maka dari itu, mungkin dari kalian yang mengetahui vide kali ini, tahu bahwa dalam melamar pekerjaan merupakan hal yang sering dilakukan, tapi tanpa anda tidak menyadari, dalam melamar pekerjaan perlu namanya alat tawar atau alat penunjang anda untuk diterima di perusahaan atau tempat anda bekerja.
Menurut data dari Bps “ jumlah angkatan kerja Indonesia mencapai 144,01 juta jiwa pada Februari 2022. Jumlah tersebut mencapai 69,06% dari total penduduk usia kerja yang berjumlah 208,54 juta jiwa. Menurut definisi BPS, “penduduk usia kerja” adalah penduduk yang berusia 15 tahun dan lebih. Sedangkan “angkatan kerja” adalah penduduk usia kerja yang bekerja, atau punya pekerjaan namun sementara tidak bekerja dan pengangguran. Jumlah ini meningkat tajam dari tahun ke tahun bahwa angkatan kerja di Indonesia sekarang merupakan usia produktif dari usia 19–60.
Dari data yang dipapar oleh BPS tersebut, indonesia diuntungkan dengan jumlah kependudukan yang banyak diusia rata-rata produktif kerja. Yaitu diusia rentang 19–60 tahun dalam bekerja. Keuntungan ini juga berdampak pada pertumbuhan dari masyarakat indonesia yang lebih cenderung usia produktif dari pada usia non produktif. Dari keuntungan bonus demografi dari banyaknya jumlah penduduk kita ini, pemerintah berupaya untuk memberikan suatu lapangan pekerjaan, memberikan wadah yang mana dari wadah tersebut, diharapkan pemerintah bisa memberdayakan SDM yang ada, dan untuk mengurangi angka pengangguran yang ada di indoensia. Strategi pemerintah dalam memberdayakan SDM indonesia yaitu dengan menerbitkan kartu prakerja, pelatihan-pelatihan dari kominfo, yang menyelenggarakan dari digitalent, dan banyak lagi lembaga yang ingin mewujudkan terciptanya SDM yang unggul untuk siap bersaing dengan SDM yang lain. Tapi dari program yang dijalankan oleh pemerintah tersebut, tidak banyak yang tahu, dan tidak banyak yang menyadari akan pentingnya mengembangkan diri. Tentu ini tidak lepas dari peran aktif dari masyarakat dalam mewujudkan ekonomi kreatif, berdaya saing yang mumpuni, dan menjadi orang yang mandiri dalam menciptakan peluang untuk masa depan. Berikut ini saya akan merangkum kedalam 5 hal kesalahan yang sering anda lakukan ketika anda melamar kerja.
- Kurangnya relasi pertemanan.
Relasi merupakan hal yang terpenting dalam mewujudkan adanya suatu hubungan. Baik pekerjaan, bisnis, atau hal apapun bisa anda lakukan ketika anda mempunyai sebuah relasi yang baik. Tentu relasi yang baik dituntut dengan hubungan yang baik, komunikasi yang baik antar sesama. Maka dari itu, tidak heran jika anda mempunyai relasi yang baik dengan teman, baik itu teman satu angkatan dalam sekolah, kuliah atau beda angkatan pun, anda akan mudah dalam mendapatkan pekerjaan. Begitu pun sebaliknya. Relasi ini saya contohkan tidak hanya teman seperjuangan saja, teman satu kumpulan, tapi relasi yang umurnya jauh diantara para joob seeker akan mempermudah mendapatkan pekerjaan. Usahakan mencari relasi tidak hanya teman seumuran, akan tetapi mencari relasi yang umurnya jauh diantara kita untuk menambah wawasan, menambah pengetahuan, dan menambah hubungan serta memperbesar peluang untuk memperoleh pekerjaan.
- Tidak mempunyai orang dalam.
Di era sekarang, mempunyai kenalan orang dalam merupakan kunci utama dalam mempermudah mendapatkan pekerjaan. Hal ini tidak munafik dalam mencari pekerjaan. Ketika anda tidak mempunyai orang dalam, anda pun akan kesulitan dalam memperoleh pekerjaan. Hal ini tidak dipungkiri, orang akan lebih memilih atau merekomendasikan orang kenalannya dari pada orang baru yang baru saja melamar pekerjaan. Tentu ini tidak mudah untuk mendapatkan kenalan orang dalam. Tapi ada cara yang bisa anda lakukan ketika anda ingin mendapatkan pekerjaan dengan versi orang dalam. Dengan cara ini mungkin terkesan “nakal” dalam mencari pekerjaan, tapi tidak bisa dipungkiri bahwa peran serta orang dalam turut serta kedalam mempermudah dalam memperoleh pekerjaan.
- Kurangnya skill dari calon pelamar kerja.
Ini yang sering dialami oleh joob seeker yang baru lulus dari SMA atau perguruan tinggi. Kurangnya skill ini menyebabkan anda akan kesulitan dalam mencari pekerjaan, atau bahkan mendapatkan pekerjaan sekalipun. Karena skill ini penting bagi anda, jika anda mempunyai skill, maka anda mempunyai nilai tawar yang tinggi dalam diri anda. Maka Hrd akan mempertimbangkan anda ketika anda mempunyai skill. Berbeda dengan orang yang non skill. Hrd akan cepat-cepat memilih orang lain karena orang lain mempunyai skill dari pada orang tersebut. Skill yang bisa dikuasai dalam calon pegawai baru yaitu skill komunikasi, skill bekerjasama dengan tim, skill sosialisasi, skill terus belajar merupakan fondasi awal dalam anda mencari suatu pekerjaan.
- Tidak berani untuk melamar kerja.
Pada nomor 4 kali ini, banyak para job seeker mengalami akan hal ini. Skill saya kurang qualified dalam lamaran ini. Skill saya tidak qualified dalam lowongan ini, banyak hal-hal yang menyebabkan para joob seeker memilih milih pekerjaan. Dari memilih milih pekerjaan tersebut, ternyata membuat para joob seeker banyak mikir bahkan sedikit dalam bertindak. Karena selalu mencocokan ijazah yang dia miliki, dan selalu menjadi hambatan ketika anda tidak mulai dulu. Ketika anda mempunyai skill a, anda belum menguasai skill b, hal yang perlu anda lakukan apa, lamar saja dulu. Siapa tahu nanti itu rezeki dari anda. Tidak ada salahnya anda mencoba terlebih dahulu apabila anda sudah menguasai skill a, skill bisa dilakukan dengan berjalannya waktu. Jadi keep doing aja ya, jangan pernah memilih-milih pekerjaan, nanti malah anda dipilih pekerjaan. Hehe.
- Kurangnya sikap proaktif dalam diri.
Ketika anda berusaha mati matian dalam melamar pekerjaan, anda akan selalu menampilkan versi terbaik diri anda supaya menarik hati para HRD. Karena pada dasarnya ketika anda melakukan hal apapun, tapi anda tidak memiliki hal yang dinilai HRD belum memenuhi kriteria tersebut, maka HRD akan memilih peserta lain dari pada memilih anda. Ketika hrd lebih memilih orang lain dari pada anda, sikap proaktif ini akan menjadi fondasi awal dalam hal mencari kerja. Jadi datang, kerjakan (apabila ada tugas yang dikerjakan) dan lupakan. Hasil pasrahkan yang diatas karena anda sudah semaksimal mungkin untuk melakukan usaha dengan mencari pekerjaan, melamar pekerjaan, sudah test hasil pasrahkan yang diatas. Terus proaktif dalam meingkatkan skill, meningkatkan peluang bekerja, ketika anda sudah melakukan ini, maka peluang anda agar mendapatkan pekerjaan jauh lebih besar.
Kesimpulan dari artikel tersebut adalah ketika anda belum mendapatkan pekerjaan baik itu yang pekerjaan yang sesuai dengan minat anda, jalur anda, janganlah berhenti mencoba. Pastikan selalu evaluasi diri, evaluasi cara kerja untuk mendapatkan hasil yang optimal. Tidak ada orang gagal, yang ada adalah orang yang mau berusaha keras, atau tidak mau berusaha lebih keras. Karena pesaing anda ribuan bahkan jutaan hanya ingin mendapatkan pekerjaan untuk posisi anda. So, pastikan bekal anda cukup ketika anda menghadapi pertanyaan dari rekruiter supaya rekruiter impress terhadap personal kita, dan kemungkinan memperoleh pekerjaan semakin besar.
Semoga bermanfaat.
메타데이터
- post_id
- f4a047febe5b
- slug
- kesalahan-anda-saat-melamar-pekerjaan-nomor-3-sering-anda-lakukan-f4a047febe5b
- url
- https://medium.com/@rigav_sc/kesalahan-anda-saat-melamar-pekerjaan-nomor-3-sering-anda-lakukan-f4a047febe5b
- canonical_url
- https://medium.com/@rigav_sc/kesalahan-anda-saat-melamar-pekerjaan-nomor-3-sering-anda-lakukan-f4a047febe5b
- author_url
- https://medium.com/@rigav_sc
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-29 22:44:20