Bisa tidak kau ajari ia?
Bahkan selepas goresan berulang itu ada
Bisa tidak kau ajari ia?

Bahkan, selepas goresan berulang itu ada Selepas kulit lukanya terkelupas Selepas meninggalkan bekas Sengatan itu tetap menyala Kala letak persisnya diusap
Ia tetap pada tempatnya Mengurangi sedikit harap Tetap berdiri dan percaya Memutar kaset lama Diiringi dendang lagu di telinga
Ia tak pernah diajari cara untuk memaki Sedikit saja pikiran itu terlintas, yang ada hanya rasa bersalah Dan ia berusaha menutupinya dengan hal-hal manis ketika bersama
Selain cara mencinta, boleh tidak kamu mengajarinya membenci? Hingga tak lagi ingin menengok Hingga terbabat habis degupnya Tak ada lagi nyawa dan kamu hanya mimpi buruk Tanpa pernah benar-benar terjadi
Bisa tidak kau ajari ia?
Cara untuk menyumpahimu di depan mata Bukan cara kembali tunduk jika kau ada Cara untuk membuatmu babak belur Tanpa perlu ia sesenggukan Tanpa perlu lagi ia merindu di pagi buta Atau memutarmu ditidurnya
Sungguh ia kelelahan Karna untuk membencimu itu benar-benar menyiksa
Lelah dengan lalu — 5 januari 2025
메타데이터
- post_id
- f50305ff42d4
- slug
- bisa-tidak-kau-ajari-ia-f50305ff42d4
- url
- https://medium.com/@alizza.alfitraa/bisa-tidak-kau-ajari-ia-f50305ff42d4
- canonical_url
- https://medium.com/@alizza.alfitraa/bisa-tidak-kau-ajari-ia-f50305ff42d4
- author_url
- https://medium.com/@alizza.alfitraa
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-23 07:05:20