← Back to list

Komponen Gaji Karyawan yang Harus Diperhatikan Para Bos

Berdasarkan Pasal 1 ayat 30 UU Nomor 13 Tahun 2003, upah atau gaji karyawan dinyatakan dalam bentuk uang sebagai imbalan dari pengusaha…

Trigonal software · 2024-12-09 04:54 · 0 claps · 1.6 min read
#komponen-gaji #gaji-karyawan #gaji-pokok #aplikasi-kasir #ipos-5
Open on Medium ↗

Komponen Gaji Karyawan yang Harus Diperhatikan Para Bos

Berdasarkan Pasal 1 ayat 30 UU Nomor 13 Tahun 2003, upah atau gaji karyawan dinyatakan dalam bentuk uang sebagai imbalan dari pengusaha kepada karyawan yang ditetapkan dan dibayarkan sesuai perjanjian kerja, kesepakatan, atau peraturan perundang-undangan.

Gaji diberikan sebagai bentuk timbal balik jasa untuk para pekerja atas tugas-tugas yang telah diselesaikannya dalam mencapai tujuan perusahaan atau organisasi. Gaji dapat dibayarkan berdasarkan jam kerja, jumlah produksi, maupun kuantitas pelayanan yang diberi.

Pengertian gaji menurut Muchdarsyah Sinungan adalah cerminan pendapatan nasional berbentuk uang yang diterima oleh pekerja sesuai kuantitas dan kualitas yang diberikan dalam pembuatan suatu produk. Di samping itu, Sadono Sukirno mengartikan gaji karyawan sebagai pembayaran atas jasa-jasa fisik yang diberi oleh pekerja kepada pengusaha. Sementara Malayu Hasibuan mengungkapkan bahwa gaji merupakan imbalan jasa untuk karyawan harian yang didasarkan pada pedoman perjanjian.

Macam-Macam Komponen Gaji Karyawan

Berikut adalah komponen utama gaji karyawan yang perlu diperhatikan oleh setiap bos :

Gaji Pokok

Gaji pokok merupakan komponen utama yang menjadi dasar perhitungan gaji karyawan. Besarannya biasanya disepakati di awal kerja dan dicantumkan dalam kontrak kerja. Gaji pokok harus mematuhi aturan upah minimum regional (UMR/UMP) yang berlaku di lokasi perusahaan.

Tunjangan Tetap

Tunjangan tetap adalah tambahan penghasilan yang diberikan secara konsisten setiap bulan. Contohnya adalah tunjangan jabatan, tunjangan kesehatan, atau tunjangan transportasi. Tunjangan ini tidak terpengaruh oleh kehadiran atau kinerja karyawan, asalkan mereka masih bekerja di perusahaan tersebut.

Tunjangan Tidak Tetap

Berbeda dengan tunjangan tetap, tunjangan tidak tetap diberikan berdasarkan kondisi tertentu, seperti kehadiran atau hasil kerja. Misalnya, uang makan yang diberikan hanya jika karyawan hadir atau tunjangan perjalanan dinas.

Potongan

Potongan pada gaji karyawan biasanya mencakup uiran BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, atau pajak penghasilan (PPh 21). Komponen potongan ini dilakukan untuk memenuhi kewajiban karyawan dan perusahaan terhadap negara atau pihak terkait.

Upah Lembur

Jika karyawan bekerja melebihi jam kerja normal, perusahaan wajib memberikan upah lembur sesuai dengan ketentuan hukum. Upah lembur dihitung berdasarkan gaji pokok dan waktu kerja tambahan yang dilakukan karyawan.

Tidak semua bentuk pemberian dari perusahaan karyawan termasuk dalam komponen gaji. Untuk melihat informasi selengkapnya bisa dilihat di https://www.programipos.co.id/blog/komponen-gaji-karyawan/

Memahami dan mengelola komponen gaji karyawan dengan baik adalah kewajiban setiap pemilik usaha. Dengan pengelolaan yang tepat, Anda tidak hanya menciptakan transparansi, tetapi juga meningkatkan kepercayaan karyawan terhadap perusahaan.

Untuk mempermudah pengelolaan gaji, pencatatan keuangan, dan operasional bisnis lainnya, gunakan https://www.programipos.co.id/ipos-5-standard/. Dengan fitur yang lengkap dan canggih, IPOS membantu Anda menjalankan bisnis dengan lebih efisien. Coba sekarang dan rasakan manfaatnya! (*)


메타데이터
post_id
f54ac331e6eb
slug
komponen-gaji-karyawan-yang-harus-diperhatikan-para-bos-f54ac331e6eb
url
https://medium.com/@trigonalsoftware/komponen-gaji-karyawan-yang-harus-diperhatikan-para-bos-f54ac331e6eb
canonical_url
https://medium.com/@trigonalsoftware/komponen-gaji-karyawan-yang-harus-diperhatikan-para-bos-f54ac331e6eb
author_url
https://medium.com/@trigonalsoftware
status
ok
fetched_at
2026-07-21 18:32:37