Ruangan 0806
Hari ini aku memasuki kembali ruangan ini. Ruangan penuh memori selama 23 tahun ke belakang. Jika waktu yang sudah dilalui kemarin…
Ruangan 0806
Photo by Ben Everett on Unsplash
Hari ini aku memasuki kembali ruangan ini. Ruangan penuh memori selama 23 tahun ke belakang. Jika waktu yang sudah dilalui kemarin diibaratkan dalam hitungan jam, hari ini eksistensiku di muka bumi menuju putaran penuhnya yaitu 24 jam. Ada banyak sekali hal yang sudah dipelajari maupun di alami. Setiap jam yang sudah dilewati kemarin adalah sebuah hadiah yang begitu berharga yang akan digunakan sebagai petunjuk untuk perjalananku di waktu selanjutnya.
Di waktu yang baru ini, melanjutkan proses belajarku untuk terus bertumbuh dalam keyakinan merupakan suatu keharusan karena di beberapa menit menjelang pergantian waktu kemarin, aku sedang belajar meyakinkan diri bahwa
“aku akan selalu bahagia dengan proses belajarku yang lambat ini. Aku sangat bersyukur, karena di sepanjang proses ini, Tuhanku Yang Maha Rahman senantiasa hadir, melimpahkan kasih sayang dan cinta yang begitu luas”.
Proses belajar ini memang tidak mudah bagiku, tetapi bersamanya, aku tahu aku tidak pernah berjalan sendirian. Disisi lain aku juga meyakini apa yang selalu Ust Felix sampaikan mengenai esensi sebuah perjalanan.
“sejatinya kita tidak diharuskan untuk sampai pada tujuan, tapi yang menjadi keharusan adalah tetap di jalan itu sampai selesai.”
Salah satu sahabat terbaikku, Vinanti, juga pernah menyampaikan tentang esensi sebuah perjalanan yang ia coba pegang. Esensi ini dia sampaikan di sela-sela refleksi kita mengenai kehidupan orang dewasa awal di tanggal 14 Mei 2026 lalu.

Message From Vinan
Kemarin mungkin adalah fase dimana aku sedang menyiapkan diri, diri yang dipertemukan dengan berbagai macam pengalaman, orang, dan pengetahuan baru. Diri yang selalu berjalan namun banyak berhentinya karena ragu dan perasaan tidak cukup seringkali menyapa lebih lama dalam perjalanan itu. Di waktu yang baru ini, perjalanan perlu di lanjutkan kembali. Perjalanan yang menjadikan hal-hal demikian sebagai sebuah kekuatan untuk terus bertumbuh menjadi diri yang utuh. Perjalanan yang juga menambah banyak kebaikan dalam hidup ini.
Untuk diri di waktu kemarin
You’re doing great, okay? Blooming in the rain, I’ll always stay Right here, all day (0801lyrics) Terimakasihh, kamu hebat! Kamu keren
Untuk diri di orbit baru ini
Though I sank deep, I rose again Though I fell, I was determined Now that I’ve passed thorugh countless yesterdays At the starting line that has faded to a dot To bring myself from those rеckless days I believе I’ll find my way back someday
Selamat melanjutkan kembali perjalanan, mohon doakan keberkahan untuk perjalanannya ya. Semoga di sisa waktu ini, diri ini bisa memanifestasikan apa yang pernah Nabi Muhammad SAW sampaikan mengenai sebaik-baiknya manusia.
“Wahai Rasulullah, siapakah sebaik-baik manusia?” Beliau menjawab: “Orang yang panjang umurnya dan baik amalannya.”(HR: Tirmidzi)
Untuk refleksi bersama-sama, teman teman bisa menonton video ini ya
It’s your turn, It’s your light!
[embed]
메타데이터
- post_id
- f5fa7b03090b
- slug
- ruangan-0806-f5fa7b03090b
- url
- https://medium.com/@drafwitri/ruangan-0806-f5fa7b03090b
- canonical_url
- https://medium.com/@drafwitri/ruangan-0806-f5fa7b03090b
- author_url
- https://medium.com/@drafwitri
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-09 18:22:14