Wanitaku, Aku Jatuh Cinta Kepadamu untuk Kesekian Kalinya.
-Love And Deepspace Fanfiction- Wedding AU.
Wanitaku, Aku Jatuh Cinta Kepadamu untuk Kesekian Kalinya.
-Love And Deepspace Fanfiction- Wedding AU.

Rafayel Qi.
Langit yang membentang dalam gradasi biru perlahan berubah menuju semburat keemasan yang lembut. Ombak datang silih berganti, mengusap bibir pasir dengan penuh kelembutan. Angin laut berembus pelan, membawa aroma asin yang berpadu dengan harum bunga-bunga cantik yang tersusun sederhana di sepanjang jalan menuju tempat sakral, tempat dimana dua hati akan mengikat janji untuk selamanya.
Tak ada seorang pun yang perlu berlomba menjadi lebih indah, sebab seluruh makna keindahan telah bersemayam pada wanita yang hari ini akan kupanggil istriku.
Lalu…
Alunan musik mulai terdengar.
Tanganku saling menggenggam dengan begitu eratnya hingga jemariku terasa dingin. Jantungku berdegup begitu kencang, membuatku menarik napas panjang, berusaha untuk menenangkan kerasnya debaran yang sejak tadi menggema di dalam dadaku.
Aku mengangkat wajahku.
Dan pada detik itulah, pandanganku menemukanmu.
“Wanitaku.”
Untuk beberapa detik, aku lupa bagaimana caranya bernapas. Dunia seolah berhenti berputar, waktu terasa membeku, dan seluruh semesta seakan memilih diam, hanya untuk memusatkan pandangannya kepadanya.
Di ujung jalan yang terbentang diantara pasir dan cahaya sore, kamu berjalan perlahan ke arahku. Setiap langkahnya terasa seperti membawa kembali seluruh kenangan yang pernah kita ukir bersama. Seakan-akan waktu memutar ulang semua alasan mengapa aku memilihmu dan mengapa aku jatuh cinta kepadamu.
Ah…
“Cantiknya.”
Wanita yang kini berdiri di hadapanku adalah wanita yang akan kupanggil istriku, mulai hari ini hingga akhir hidupku.
Dan anehnya…
Di hari ketika seharusnya aku telah mengenal setiap lekuk senyummu, setiap sorot matamu, dan setiap hangat tawa yang merekah dari bibirmu, aku justru merasa sedang jatuh cinta kepadamu untuk pertama kalinya.
Seolah semesta sengaja memperkenalkanmu kembali kepadaku dengan cara yang jauh lebih indah.
Aku menatapmu tanpa mampu mengalihkan pandangan. Gaun putih yang kau kenakan menari pelan mengikuti embusan angin laut. Untaian rambutmu tersapu angin, membingkai wajahmu dengan begitu anggun. Cahaya senja yang menyentuh wajahmu dengan lembut, membuatmu tampak begitu bercahaya.
Sementara kedua matamu…
Tuhan…
Bagaimana mungkin sepasang mata miliknya mampu membuatku kehilangan seluruh kata-kata, setelah bertahun-tahun lamanya aku mengenalnya?
Aku tersenyum.
Tatapan itu masih sama seperti pertama kali kamu melihatku dahulu. Hangat. Lembut. Tenang.
Dan tanpa kusadari, seluruh kegelisahan yang sejak tadi memenuhi dadaku perlahan luruh.
Yang tersisa hanyalah rasa syukur.
Syukur karena, di antara miliaran manusia yang hidup di bawah langit yang sama denganmu, Tuhan memilih untuk mempertemukan kita.
Dan hari ini…
Dibawah langit senja, diiringi debur ombak yang seakan menjadi saksi, aku tahu satu hal.
“Sayang.”
“Wanita yang telah kucintai sejak dulu.”
“Aku akan memilihmu menjadi pendamping hidupku, istriku.”
“Untuk hari ini, esok, lusa, hingga rambut kita dipenuhi uban dan waktu mengukir keriput di wajah kita, aku akan tetap menatapmu dengan perasaan yang sama.”
Sebab, di setiap versi dirimu yang akan kutemui nanti, aku akan selalu memilih untuk jatuh cinta lagi kepadamu.
── End ♡.
메타데이터
- post_id
- f69d99d5abd2
- slug
- wanitaku-aku-jatuh-cinta-kepadamu-untuk-kesekian-kalinya-f69d99d5abd2
- url
- https://medium.com/@sunkissedforever/wanitaku-aku-jatuh-cinta-kepadamu-untuk-kesekian-kalinya-f69d99d5abd2
- canonical_url
- https://medium.com/@sunkissedforever/wanitaku-aku-jatuh-cinta-kepadamu-untuk-kesekian-kalinya-f69d99d5abd2
- author_url
- https://medium.com/@sunkissedforever
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-25 03:32:15