← Back to list

Lapisan yang Tersimpan

Prosa puitis yang lahir dari perjalanan hidup tentang menemukan kebenaran setelah merasa tahu dan mengenal seluruh lapisan wajah yang tidak…

Luvanka in Meja Sajak · 2026-07-06 09:12 · 279 claps · 2.1 min read paywalled
#meja-sajak #topeng #prosa #catatan #prosa-indonesia
Open on Medium ↗

Lapisan yang Tersimpan

Prosa puitis yang lahir dari perjalanan hidup tentang menemukan kebenaran setelah merasa tahu dan mengenal seluruh lapisan wajah yang tidak asing.

Dok. Pribadi

Dok. Pribadi

Baca gratis di sini

Waktu terus berlalu. Detik tak pernah berhenti berdetak. Langkah terus menelusuri nyata, mengayunkan angan-angan yang tak pernah sampai pada muaranya. Gundah tetap dirasa, tetapi kabut semakin menebal menutupi logika yang sebenarnya telah lama ingin bersuara lantang.

Sesekali tersingkap ke permukaan menembus kabut, namun tetap saja berlindung di balik bayangan sutra yang begitu rapuh. Harusnya tersadarkan, sebab beberapa kali serpihan-serpihan nyata mengintip, namun yang tersingkap selalu menemukan cara untuk kembali tenggelam mengambil alih seluruh pandangan dan logika.

Beberapa kali tersandung sebab salah arah, namun tidak pernah memberi jeda untuk sekedar bernapas dan kembali bertanya pada diri sendiri. Hingga keragu-raguan terus membisik, yang tadinya hadir sebagai tamu, sekarang menetap sebagai bisikan yang terus hidup di balik kesunyian yang kejam.

Nyatanya, memang banyak yang tidak tersingkap ketika lampu-lampu panggung masih berpendar ke segala arah. Sebab terkadang, cahaya mampu memperhalus retakan, sementara tepukan tangan sering kali membuat siapa pun lupa bahwa pertunjukkan memiliki akhir cerita. Barulah ketika tirai ditutup dan riuh telah mereda, wajah-wajah mulai melepas segala riasan, satu demi satu.

Hasilnya, timbul rasa kecewa bukan karena manusia yang berubah, tapi karena siapa yang telah dibawa ke dalam dunia keintiman yang tak memiliki ruang dan waktu.

Wajah yang terus ditatap. Wajah yang tak pernah asing, namun berubah menjadi rancu dengan penuh tanya. Sayangnya, ini adalah bentuk tanya yang tak memiliki jawab, atau mungkin tak berharap untuk dijawab.

Bisikan tentu telah silih berganti mengucap kebenaran. Sayangnya kabut justru semakin pekat hingga lupa bahwa pernah ada tanda terselamatkan, namun telah berlalu dibawa sesal.

Mengira telah mengenal seluruh lapisan, nyatanya yang dikenal hanyalah sisi yang bersedia diperlihatkan. Sementara ruang-ruang yang terkunci tetap memilih diam, menyimpan dirinya di balik kegelapan yang pekat, hingga waktu memutuskan membuka pintunya sendiri.

Namun, ini bukanlah kepalsuan, ini hanyalah topeng yang sengaja dipasang berulang untuk menutupi kemunafikan atau kebohongan yang mengakibatkan luka abadi bersarang.

Sesekali lapisan itu tersingkap bahkan dengan jelas, namun sengaja abai karena kebutuhan-kebutuhan semu yang pada akhirnya berujung sesal. Hingga banyak pertanda dari semesta dibungkam dengan kenaifan yang terus dipelihara.

Tanya terus saja berkelindan pada atma yang semakin rapuh. Namun, jika ingin ditanya, tidak semua ingin menemui jawab, karena sering kali jawaban hanya akan memperpanjang luka. Sementara diam, menyakiti nyawa.

Mungkin memang tidak ada nafsi yang selesai untuk dikenali. Namun, karsa tetap tidak pernah berhenti berjuang menyelamatkan diri dari ketidaktahuan yang tak tersingkap. Sebab ada perbedaan antara ruang yang belum sempat dijelajahi dan ruang yang sengaja dikunci rapat.

Dan ketika kebenaran terbuka, dersik kebenaran berhembus, yang gugur bukan sekadar kepercayaan, melainkan keyakinan bahwa kita pernah benar-benar mengenal siapa yang berdiri di hadapan kita.

[embed]YouTube

Tulisan ini termasuk bagian dari Writing Challenge Meja Sajak. Tema untuk Juli adalah Topeng. Ayo ramaikan tantangannya dengan menuliskan interpretasi terbaikmu mengenai tema Topeng dalam kehidupan sehari-hari atau dari ruang imaji. Tulisan dapat berupa karya fiksi mulai dari: cerpen, cermin (cerita mini/flash fiction), puisi hingga prosa.

[embed]July Writing Challenge Meja Sajak Agenda bulanan baru kamimedium.com


메타데이터
post_id
f70021c2d7ea
slug
lapisan-yang-tersimpan-f70021c2d7ea
url
https://medium.com/meja-sajak/lapisan-yang-tersimpan-f70021c2d7ea
canonical_url
https://medium.com/meja-sajak/lapisan-yang-tersimpan-f70021c2d7ea
author_url
https://medium.com/@Ceritaluvanka
status
ok
fetched_at
2026-07-15 00:06:11