← Back to list

Penjelajahan Nona ‘Putih Hati’

Sebuah puisi yang akan menjadi langka, sebab akan penulis (saya) tulis dua dekade sekali. Puisi ini menjadi kilas balik sekaligus…

Nara Zihana · 2024-09-29 12:12 · 0 claps · 0.9 min read
#puisi #perayaan #penjelajahan #transisi
Open on Medium ↗

Penjelajahan Nona ‘Putih Hati’

pic: pinterest

pic: pinterest

Sudahkah Nona pergi ke arah jejak itu berakhir?

Adakah rasa sesal kala Nona melihat ke dalamnya?

Atau justru isinya tak seperti dugaan yang Nona punya?

Beri aku ulasan, wahai Nona ‘Putih Hati’


Nona, pemilik jejak itu sudah berperang sampai tetes terakhir

Nona, pemilik jejak itu sudah banyak ditinggal hal yang diinginkannya

Nona, pemilik jejak itu memeluk lutut tatkala dunia memukul tengkuknya

Nona, pemilik jejak itu sudah terombang-ambing dari badai sang Bumi


Saat Nona keluar dari sana,

Aku bisa melihat kecewa terukir di wajah mungil Nona

Aku pun bisa melihat gembira terpancar dari wajah elok Nona


Kelak kaki Nona akan menyamai besar jejaknya

Kelak tinggi Nona akan menyamai badannya

Kelak senyum Nona akan selebar senyumnya

Akan tetapi, semoga Nona lebih diselimuti Asmaraloka tak ada habisnya


Nona, kelak kau tidak benar-benar seorang diri

Jangan lupa untuk selalu berhenti pada sebuah pohon

Pohon yang selalu datang di saat Nona membutuhkannya

Juga dumbuhi bunga tulip dan aster di sekelilingnya


Nona, jika kau mendengar permohonan maaf dari sang Pemilik Jejak

Jangan pernah berhenti dan takut

Aku berusaha menyihir dunia agar selalu berpihak padamu

Di kehidupan selanjutnya, semoga aku dapat menjadi ‘penyihir’ itu


메타데이터
post_id
f8d39ed4bfba
slug
penjelajahan-nona-putih-hati-f8d39ed4bfba
url
https://medium.com/@narazhn/penjelajahan-nona-putih-hati-f8d39ed4bfba
canonical_url
https://medium.com/@narazhn/penjelajahan-nona-putih-hati-f8d39ed4bfba
author_url
https://medium.com/@narazhn
status
ok
fetched_at
2026-06-27 23:56:40