← Back to list

Menguak Gantung Diri di Sudut Monginsidi, Klojen, Malang

Apa yang terjadi di Sudut Monginsidi Klojen Malang?

Changeling Reprise · 2024-08-02 16:32 · 1 claps · 2.3 min read
#pria-gantung-diri #monginsidi #klojen #malang #tewas
Open on Medium ↗

Menguak Gantung Diri di Sudut Monginsidi Klojen Malang

Penguak Misteri dari Kontrakan Kumuh

suara ayam jantan berkotek saling bersahutan di Klojen, Malang , seolah-olah menyambut kedatangan malam yang akan segera tiba. Di sebuah kontrakan kumuh yang terletak di ujung jalan, Detektif Hikman, sang maestro pemecah misteri, sedang tertidur pulas di atas ranjang tua yang berderit.

Hikman, pria paruh baya dengan rambut beruban yang acak-acakan dan topi fedora lusuh yang selalu dipakainya, terkenal dengan tingkahnya yang konyol dan perut buncitnya yang menonjol, seperti bola tenis yang siap dilempar. Kumis tebalnya yang selalu berantakan sering kali menjadi bahan ledekan bagi para koleganya, namun Hikman tak pernah peduli. Bagi dia, yang terpenting adalah menyelesaikan kasus dan menegakkan keadilan.

Tiba-tiba, ketenangan malam dikontrakkan Hikman pecah oleh suara gaduh dan teriakan-teriakan dari luar. Hikman terbangun dengan kaget, matanya melotot bagaikan orang yang baru tersadar dari mimpi buruk. Dia bangkit dari ranjangnya dan mengintip ke luar jendela.

Di depan kontrakannya, segerombolan preman berpakaian serba hitam sedang mengamuk. Mereka menendang-nendang pintu dan memecahkan kaca jendela dengan balok kayu. Hikman tahu, dia tidak bisa tinggal diam. Dengan tekad baja, dia membuka pintu kontrakannya dan keluar untuk menghadapi para preman.

Hikman berdiri di depan para preman dengan gagah berani, meskipun tubuhnya yang kurus kering tampak tidak seimbang dengan perut buncitnya. Dia mengangkat tangannya dan berkata dengan suara lantang, “Hei, para preman! Apa yang kalian mau di sini? Ini bukan tempat untuk membuat keributan!”

Para preman terdiam sejenak, melihat Hikman yang kurus kering namun penuh tekad. Salah satu preman, yang bertubuh besar dan berotot, maju ke depan dan berkata dengan nada mengejek, “Wah, wah, ada pahlawan kesiangan yang ingin menolong orang lain? Lihatlah dirimu sendiri, Hikman! Kau hanya seorang detektif tua yang sudah tidak berguna!”

Hikman tidak gentar mendengar ejekan preman itu. Dia justru tersenyum dan berkata, “Jangan salah sangka, aku memang sudah tua, tapi aku masih punya banyak trik di lengan bajuku. Kalian pikir bisa mengalahkanku dengan otot-otot kalian yang besar? Aku akan buktikan bahwa otak lebih penting daripada kekuatan!”

Tiba-tiba, telepon genggam Hikman berdering. Dia mengeluarkan teleponnya dan melihat nama Pak Lurah, kepala desa di Jalan Monginsidi, tertera di layar. Hikman menjawab teleponnya dan mendengar suara panik Pak Lurah di seberang sana.

“Hikman! Tolong datang ke rumah tua di Jalan Monginsidi secepatnya! Ada kasus gantung diri yang aneh di sana!” ujar Pak Lurah.

Hikman menutup teleponnya dan menoleh ke arah para preman. “Maaf, para preman, aku harus pergi sekarang. Ada kasus penting yang harus aku tangani,” kata Hikman.

Para preman saling memandang sejenak, kemudian tertawa terbahak-bahak. “Pergi saja, Hikman! Kami tidak takut padamu! Tapi hati-hati, jangan sampai kamu tersesat di rumah tua itu!” ejek salah satu preman.

Hikman tidak menghiraukan ejekan para preman. Dia segera berlari ke arah Jalan Monginsidi, meninggalkan kontrakannya yang kumuh dan menuju ke rumah tua yang penuh misteri.

Ia Tergantung di Jalan Monginsidi

Sesampainya di rumah tua, Hikman disambut oleh aroma kopi tubruk yang kental dan Pak Lurah yang panik. Di dalam rumah tua yang remang-remang, Hikman menemukan tubuh seorang pria tergantung di sebuah balok kayu, matanya melotot bagaikan hantu pocong. Di dekatnya, terdapat sebuah surat wasiat yang penuh coretan aneh dan simbol-simbol misterius.

Hikman mulai meneliti surat wasiat itu, berusaha memecahkan kode-kode yang tertulis di sana. Dia menduga bahwa pria yang gantung diri itu bukan bunuh diri, melainkan korban pembunuhan.


메타데이터
post_id
fa9f9aa2d319
slug
menguak-gantung-diri-di-sudut-monginsidi-klojen-malang-fa9f9aa2d319
url
https://medium.com/@changelingreprise/menguak-gantung-diri-di-sudut-monginsidi-klojen-malang-fa9f9aa2d319
canonical_url
https://medium.com/@changelingreprise/menguak-gantung-diri-di-sudut-monginsidi-klojen-malang-fa9f9aa2d319
author_url
https://medium.com/@changelingreprise
status
ok
fetched_at
2026-07-23 05:51:45