← Back to list

Shut Up Your Fucking Mouth

Terasa brutal untuk di baca di area terbuka, di banyak orang yang paham atau di tempat-tempat yang berpakaian rapi parlente, dengan sedikit…

Gizan__ · 2026-01-23 06:53 · 0 claps · 2.0 min read
#home #bima #design #mouth #humans
Open on Medium ↗
Wiki topics: DSN · Design · General

Shut Up Your Fucking Mouth

Terasa brutal untuk di baca di area terbuka, di banyak orang yang paham atau di tempat-tempat yang berpakaian rapi parlente, dengan sedikit nada tinggi 2 oktaf, kata tersebut akan bermakna lain, di tambah dengan mimik muka yang mendukung bahwa kata tersebut memang di tujukan untuk suatu amarah yang harus di keluarkan. Beda persepsi dan perspektifnya jika kata tersebut di lontarkan kepada sejawat atau teman atau sahabat ketika duduk bersama di meja segi empat atau bundar setengah, ada kopi dan cemilan, ada tawa dan canda gurau, ada tembakau bagi yang suka. Kata yang terucap di tempat yang bagi sebagian orang tidak tepat akan menjadi tepat sebagai bahan candaan dan tawa, yeach, saling memahami dan memaknai apapun yang ada pada saat tersebut adalah hal terindah yang pernah ada dalam kehidupan ini. Jika kita membahas kata tersebut, akan ada banyak perspektif dari tiap orang dan tiap tempatnya, akan banyak penafsiran dari apa yang terucap dengan mimik muka yang berbeda, akan banyak arti dari tiap senyum atau tawa yang terlempar ketika kata tersebut selesai di ucapkan, gelak tawa yang tidak bisa di bohongi bahwa apa yang terasa ada kejanggalan atau ada yang benar-benar hanya kata kosong sebagai pelengkap ruangan layaknya pewangi yang tidak di butuhkan namun tetap di pasang di tembok. Simple, kita bahas kata ini dari cara pandang saya sendiri — saya tidak tau dari cara pandang kalian- , kata pada judul tulisan ini saya dapatkan dari design seorang teman ketika masa-masa merantau dulu di kota pelajar, ada sebuah kos-kosan, tempat kami berkumpul dan mengerjakan tugas dari pengajar di institut swasta, ada satu teman yang cara nalarnya bagi kami lumayan tinggi, dengan warna merah, putih dan hitam di layar PC yang berbentuk segi empat, dia membuat tulisan tersebut, SHUT UP YOUR FUCKING MOUTH, saya pribadi tidak mengerti apa yang tertulis dan maksud dari tulisan tersebut, namun tetap saya jadikan walpaper PC saya sampai saat saya menulis ini, ada yang berkomentar “wao, siapa yang design ini, kata-katanya tinggi coy, lumayan untuk sebuah umpatan pada orang lain yang memang tidak bisa di ajak untuk membuka pikiran terkait dengan beberapa hal” kira-kira begitu katanya, “ah tidak juga, ini kata biasa saja seh sebenarnya, yang design teman, dia bingung ketika menulis bahasa komputer untuk sebuah tugas, daripada dia stuck pada satu kata, dia buatkan beberapa kata menjadi kalimat, dan jadilah kalimat ini” “oh ku kira ada maksud dan tujuan lain dari kata ini, rupanya begitu alur ceritanya” “yup, hanya itu maksud dari temanku membuat tulisan tersebut” “yeach, tiap orang berbeda cara pandang dan cara baca dari kalimat tersebut, memang di akui atau tidak, kalimat tersebut cukup mencengangkan ketika dibaca pertama kalinya” “oh begitu rupanya” “iya begitu jadinya” percakapan singgkat tersebut memang menarik dan bisa di ambil sebuah kesimpulan bahwa kalimat tersebut tidak akan bisa di bawa ke arah yang “asik” untuk beberapa orang, persepektif orang beda-beda dan cara pandangpun berbeda.


메타데이터
post_id
fc875294c40b
slug
shut-up-your-fucking-mouth-fc875294c40b
url
https://medium.com/@gizan__/shut-up-your-fucking-mouth-fc875294c40b
canonical_url
https://medium.com/@gizan__/shut-up-your-fucking-mouth-fc875294c40b
author_url
https://medium.com/@gizan__
status
ok
fetched_at
2026-06-14 11:28:49