27 Rajab
Maha suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya (Rasulullah Muhammad SAW) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang…
27 Rajab
Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya (Rasulullah Muhammad SAW) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat. QS 17:1
Surat Al-Isra ayat 1 menggambarkan bagaimana Rasulullah pada tanggal 27 Rajab diperjalankan dalam perjalanan menembus dimensi waktu, hanya butuh satu malam. Dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha, dan naik ke langit ketujuh.
Kita sebagai ummatnya merasakan nikmatnya sampai sekarang. Nikmat dari oleh-oleh yang dibawa Rasul yaitu perintah sholat lima waktu. Sholat yang mencegah manusia dari perbuatan keji dan mungkar.
Banyak hikmah yang bisa didapatkan dari perjalanan Isra Miraj. Manusia begitu kecilnya dan tidak berdaya — sekecil debu — dibandingkan dengan alam semesta ciptaanNya.
Naiknya Rasul ke langit hingga langit ketujuh menyisakan pertanyaan yang tidak akan bisa dijawab manusia. Dan tidak perlu dijawab, yang diperlukan adalah mengimaninya. Sebagaimana Abu Bakar Ash-Shiddiq yang langsung mengimani dan mempercayainya.
Maha Suci Allah.
ditulis senin 20220228
메타데이터
- post_id
- fc984e08caa0
- slug
- 27-rajab-fc984e08caa0
- url
- https://medium.com/@basyaiban/27-rajab-fc984e08caa0
- canonical_url
- https://medium.com/@basyaiban/27-rajab-fc984e08caa0
- author_url
- https://medium.com/@basyaiban
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-08-26 14:48:54