Bawa Aku Menuju Neraka Bersamamu
Semburan lava merapi menimpa pemukiman, seluruh genteng alumunium dan jeruji besi meluruh bercampur dengan tanah. Semua hancur menyisakan…
Bawa Aku Menuju Neraka Bersamamu
[embed]Play it while reading. Enjoy.

Semburan lava merapi menimpa pemukiman, seluruh genteng alumunium dan jeruji besi meluruh bercampur dengan tanah. Semua hancur menyisakan tulang rusuk dan punggung yang berserakan. Tulang yang harmoni diciptakan untuk saling mencinta tetapi berakhir pada neraka. Manipulasi atau traumatis, rasanya sama menggelora dan hangat menjalar hingga ujung jari.
Kesehariannya dahulu memuja jiwa satu sama lain, berdoa akan kehadirannya di setiap harinya, menunggu kapan malam dapat menyelimuti romantisnya kebersamaan sebelum lava merapi memporak-porandakan semuanya.
Siraman cairan panas itu menembus kulit, membuat hancur tulang hingga menjadi bubuk yang bercampur dengan tanah. Hakekatnya, kami adalah tanah. Namun, cinta kami abadi dikuburnya, apa pun orang menyebutnya; cinta dan peduli kami tumbuh menjadi pohon yang beracun. Buahnya dimakan oleh bayi yang baru lahir, orang tua yang belajar merawat, dan kakek-nenek yang menua dalam kebencian.
Jika mencintaimu berakhir dalam kerusakan, maka biarlah eloknya sore menyelimuti dunia;
Kata mereka, ini adalah dosa dan karena adanya kita — neraka memiliki penghuninya.

메타데이터
- post_id
- fcf8ce7ed2fd
- slug
- bawa-aku-menuju-neraka-bersamamu-fcf8ce7ed2fd
- url
- https://medium.com/@kaileyapages/bawa-aku-menuju-neraka-bersamamu-fcf8ce7ed2fd
- canonical_url
- https://medium.com/@kaileyapages/bawa-aku-menuju-neraka-bersamamu-fcf8ce7ed2fd
- author_url
- https://medium.com/@kaileyapages
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-08-26 13:43:39