← Back to list

Bekal dari Istri: Laskar Penikmat Nasi Bakar

Bekal dari istri Kamis, 6 Juli 2023 adalah nasi bakar! Istri saya mempersiapkan bekal makan siang ini dari malam hari. Menyendiri di dapur…

Kreariefitas · 2023-07-06 09:27 · 0 claps · 3.2 min read
#food-and-drink #nasi-bakar #bekal #indonesian-food #lunch
Open on Medium ↗
Wiki topics: 🍳 · Food & Cooking

Bekal dari Istri: Laskar Penikmat Nasi Bakar

Bekal dari istri Kamis, 6 Juli 2023 adalah nasi bakar! Istri saya mempersiapkan bekal makan siang ini dari malam hari. Menyendiri di dapur meracik dan meramu menu terbaik yang bisa dibawa jadi bekal kantor esok pagi.

Preparation khusus ini dilakukan agar hasil bekal dari istri lebih hakiki. Prosesnya yang tidak sebentar membuat nasi bakar kali ini jadi mahakarya yang rasanya hingar bingar menggelegar. Di Indonesia khususnya di Jakarta Selatan, mungkin hanya saya yang bawa bekal dari istri yang menunya nasi bakar.

Ketika Cumi dan Ayam Suwir Mabar dalam Nasi Bakar

Saya jadi suami yang beruntung tentunya, di cuaca Jakarta yang tengah mendung hari ini bawa bekal makan siang dengan nasi bakar digulung daun pisang. Menu yang umumnya dijumpai di rumah makan berfurnitur bambu dan kayu. Sudah pasti harganya di atas 40 ribu plus tahu. Oleh karena itu juga, bekal makan siang kali ini kembali menggemparkan seisi perkantoran di Jaksel.

Bekal dari istri kali ini adalah nasi bakar dengan outfit daun pisang berlapis-lapis. Pohon pisang yang hanya hidup sekali sampai berbuah, bisa dimanfaatkan jadi penyempurna nasi bakar. Agar hidupnya tidak sia-sia, istri memanfaatkan beberapa helai daun pisang untuk membungkus salah satu karya terbaiknya. Daun pisang yang sudah menyelimuti nasi, kemudian dibakar di atas permukaan teflon. Panasnya memang membuat daun menghitam karena hangus, namun luka itu bermetamorfosis jadi parfum alami untuk makanan. Nasi bakar buatan istri jadi sangat wangi hasil dari proses khidmat tadi.

Nasi jadi tak hanya wangi namun juga nikmat sekali dikunyah. Seperti nasi dalam cakupan tangan ibu kita saat menyuapi kita makan. Master sushi ternama mungkin akan sungkem melihat daun pisang yang diperlakukan sedemikian ramah sehingga menghasilkan gulungan nasi yang oishi. Meski bukan seperti daun nori pada sushi, daun pisang pada bekal istri kali ini memang tidak untuk dimakan.

Ini adalah prinsip dari kita yang enggan bertindak gragas karena makan nasi bakar bersama daun pisangnya. Alasan lainnya adalah karena kita harus menghargai pengorbanan pohon pisang yang hidup hanya sekali. Tapi dengan berani dan mengindahkan rasa sakit ia memberikan daunnya untuk diubah jadi bungkus makanan yang nikmat.

Tidak seperti sushi, bahkan jauh lebih besar dari lontong ternama di SCBD. Nasi bakar bekal dari istri memiliki bentuk yang lebih besar. Penampilannya padat menggugah ras dan agak besar. Kendati demikian, estetika bentuknya jauh lebih menggoda ketimbang kedua makanan sebelumnya.

Ketika disajikan, dengan amat terpaksa lantaran tergugah selera, saya sobek perlahan daun pisang yang di beberapa sisinya menghitam karena pembakaran. Pelan-pelan dibuka, menyingkap daun yang masih menutupi rahasia di dalamnya. Mengulik spoiler isi dalam balutan nasi putih yang empuk dan wangi semerbak seakan ingin langsung disantap.

Voila!

Setelah dibuka dengan sendok stainless maka di dalam ekal dari istri kali ini tetap mengusung dua lauk dalam satu karbohidrat. Di dalam nasi bakar tersembunyi surga kecil berupa cumi potongan kecil di sisi nasi, dan di sisi lainnya ada penuh sekali suwiran ayam yang semalaman sudah diolah dan dibumbui oleh istri.

Kedua ingredient ini berpadu bagai ying dan yang, bagai kekuatan sibling upin dan ipin, layaknya pasangan yang saling menyempurnakan. Ayam dengan rasanya yang gurih, nikmat featuring dengan cumi segar yang diberi sambal agak pedas. Saya pun sampai terbuai dengan rasa ayam suwir yang nyaman di lidah, dan tak beberapa lama diberi tendangan kejutan oleh cumi yang pedas. Kombinasi ayam yang lembut dan cumi yang agak kenyal membuat nasi bakar kali ini memiliki lauk yang kaya akan tekstur.

Kebahagian tersirat dari dalam rongga mulut, dimana lidah dan mulut dimanjakan sekali dengan olahan yang kreatif dari segi tekstur dan kaya dari segi rasa. Pedasnya cumi mampu dipadamkan dengan suapan nasi beserta ayam suwir, Namun setelahnya, rindu akan rasa cumi kembali datang. Berkali-kali mengulang suapan demi suapan hingga tak terasa, sudah dua gulungan nasi bakar yang saya tuntaskan.

6 Juli adalah hari ciuman sedunia, dan saya beruntung bisa mencium wangi nikmatnya nasi bakar buatan istri dan pulang nanti menabung banyak ciuman untuknya di rumah. Inilah bekal dari istri yang lagi-lagi bikin iri semua bapak-bapak dan kawan yang juga bawa bekal makan siang ke kantor.


메타데이터
post_id
fd4efcb0fef5
slug
bekal-dari-istri-laskar-penikmat-nasi-bakar-fd4efcb0fef5
url
https://medium.com/@kreariefitas/bekal-dari-istri-laskar-penikmat-nasi-bakar-fd4efcb0fef5
canonical_url
https://medium.com/@kreariefitas/bekal-dari-istri-laskar-penikmat-nasi-bakar-fd4efcb0fef5
author_url
https://medium.com/@kreariefitas
status
ok
fetched_at
2026-07-25 13:37:49