← Back to list

Jarak di Tengah Prahara

Menjelma sunyi di kala dentuman membentur prahara; tempat seluruh pinta sedang dilangitkan.

A. · 2026-05-11 08:49 · 0 claps · 0.9 min read
#sastra #prose #puisi #self-reflection #life-lessons
Open on Medium ↗
Wiki topics: ✍️ · Writing & Creative

Jarak di Tengah Prahara

Menjelma sunyi di kala dentuman membentur prahara; tempat seluruh pinta sedang dilangitkan.

Di kala malam nan gelap gulita ini, udara terasa purba; pengap akan sarat yang hampa. Barangkali dengan membiarkan dentruman itu menyusup nan — meruah, di kala ruang-ruang hampa penuh akan lipatan kesadaran yang kian riuh.

Seolah dentruman; mampu mengucap di kala diri tak dapat lagi mengungkapkan.

Dalam keriuhan yang kian membisu — hanya ragamulah yang kian menjadi sekat di antara ribuan baris takdir yang carut-marut; selarik sembilu yang telah kukerahkan nan ku tanam habis dihadapanmu.

Namun, tepat di hadapanmu pula — seluruh diksi mendadak luruh. Seolah diriku hanyalah peziarah yang kehilangan petunjuk di balik tabir ragamu; tempat di kala seluruh pinta paling sunyi ku langitkan, nan meluruh — tanpa pernah terdengar akan insan mana pun.

Maka, biarlah waktu bekerja sebagaimana mestinya, ku relakan berbagai atma yang kian merana ini — menghilang dengan sendirinya; atas persetujuan semesta.

Pada akhirnya, ragamu adalah satu-satunya muara yang meruah gelap nan melekat akan kian ragaku; menjelajahi suluk-beluk hidupku.


메타데이터
post_id
fda81f1db505
slug
jarak-di-tengah-prahara-fda81f1db505
url
https://medium.com/@rrakhz/jarak-di-tengah-prahara-fda81f1db505
canonical_url
https://medium.com/@rrakhz/jarak-di-tengah-prahara-fda81f1db505
author_url
https://medium.com/@rrakhz
status
ok
fetched_at
2026-06-11 21:11:36