← Back to list

Setahun Ini Dengerin Album Apa Aja?

Judul di atas adalah pertanyaan yang admin Vice Indonesia — yang emang suka tanya itu — lempar melalui akun Twitter-nya pada 2 Desember…

Pran · 2022-12-14 19:06 · 0 claps · 2.5 min read
#album-favorit #tutur
Open on Medium ↗
Wiki topics: 🎵 · Music & Audio

Setahun Ini Dengerin Album Apa Aja?

Barasuara di Honestly Concert (22/10/22). Foto: Pran

Barasuara di Honestly Concert (22/10/22). Foto: Pran

Judul di atas adalah pertanyaan yang admin Vice Indonesia — yang emang suka tanya itu — lempar melalui akun Twitter-nya pada 2 Desember 2022 lalu.

Seingat saya, melalui “kutip tweet”, saya sudah coba menuliskan jawabannya. Entah kenapa waktu itu mengurungkan niat untuk dikirim.

Entah karena karakter yang disediakan aplikasi tempat “berkelahi” itu tidak muat untuk menampung jawaban saya (seharusnya bisa dibuat utas). Atau karena saat itu lupa album apa saja yang saya dengarkan di tahun ini.

Maka saya coba menjawabnya di sini. Tentu saja biar bisa sedikif ber-fafifu. Tentu saja lagi, biar akun Medium saya tida kosong-kosong amat.

Pertanyaan dari Vice sebetulnya akan lebih simpel jika saya menyodorkan hasil Spotify Wrapped. Tapi ya itu tadi, saya hanya sedang ingin menulis. Maklumi saja.

Penulisan urutan tidak menggambarkan apapun selain album tersebut yang pertama kali saya ingat dalam menulis ini. Keterangannya pun tanpa riset mendalam. Sekenanya aja. Gapapa ya.

Mari kita mulai!

  1. ***Memorandum* (Perunggu, Maret 2022)**

Perkenalan dengan band urutan ketiga ini bermula saat salah satu penggalan lirik dari salah nomor mereka muncul di lini masa Twitter saya. “Besok hari Senin…” Begitu saja. Ia muncul sampai beberapa kali.

Karena penasaran, saya coba cari judulnya dan dengarkan nomor tersebut dengan versi utuh. “Oh enak juga,” gumam saya waktu itu. Hari-hari berikutnya nomor berjudul “Pastikan Riuh Akhiri Malammu” tersebut saya putar berulang kali.

Akhirnya coba melangkah ke nomor-nomor lain. Memorandum berisi 11 nomor. Semuanya bagus. Tapi “Biang Lara”, “33x”, dan “Kalibata, 2012” menjadi nomor favorit saya.

2. *Banal Semakin Binal* (The Jansen, Juli 2022)

Suatu waktu lewat sebuah video menunjukan mas-mas pake kaos dilarang naik panggung oleh pihak pengamanan di lini masa Twitter. Ternyata mas-mas itu adalah vokalis dari band yang sedang tampil.

Berkat momen itu, saya jadi kenal The Jansen. Karena penasaran, jari saya tiba-tiba menuliskan kata kunci The Jansen di kolom pencarian YouTube. Nomor “Mereguk Anti Depresan Lagi” muncul paling atas.

Klik. Dengarkan. Jetak-jetak. Rampung. Putar lagi. Jetak-jetak. “Wihhh, yoi juga nih,” ucap saya setelah kali kedua mendengarkan nomor tersebut. Setelahnya coba menyelami nomor-nomor lain.

Album Banal Semakin Binal berisi 12 nomor. Nomor yang sudah saya sebutkan di atas, lalu “Kau Pemeran Utama di Sebuah Opera”, dan “Langit Tak Seharusnya Biru” menjadi nomor favorit saya.

3. *Pop Seblay* (Danilla Riyadi, Februari 2022)

Kaki saya tak sengaja bergoyang saat Kak Danilla memainkan nomor “KIW” di Honestly Concert 22 Otokber lalu. “Sial, asik betul!” Pikir saya waktu itu.

Besoknya saya langsung mengulik nomor tersebut dan menemukan nomor-nomor lain yang tersusun dalam album Pop Seblay.

“Kudikan”, “KIW”, dan “MPV” jadi nomor favorit saya. “KIW”, meskipun liriknya sedikit nakal. Namun sering saya ulang. Ehehehhe.

Saya menulis ini sembari menuggu pertandingan semifinal Piala Dunia 2022 antara Maroko melawan Perancis. Karena pertandingan segera mulai. Mugkin ulasan album yang diberi sedikit fafifu cukup tiga itu saja.

Selain itu, sebetulnya ada beberapa album yang cukup sering saya dengarkan. Maklum, tahun ini saya cukup banyak menghabiskan waktu di hadapan laptop.

Albumnya tak semua baru. Bahkan mayoritas telah lebih dari setahun sejak perilisan. Namun sebagian baru saya dengar di tahun ini. Sebagiannya lagi sudah saya dengar di tahun-tahun sebelumnya. Tapi tetap menjadi favorit dan kerap menemani saya di tahun ini.

Beberapa di antaranya: *Agterplaas (The Adams, Maret 2019), [Dosa, Kota, dan Kenangan](https://music.youtube.com/playlist?list=OLAK5uy_nM7rTAdUzhzLiGJA6gSkfXzzgr6hwwk5M) (Silampukau, April 2015), [Ombak Banyu Asmara](https://music.youtube.com/playlist?list=OLAK5uy_n9_pWYp91WD6741YqfLcI1WCpGpXBsG-0) (The Panturas, September 2021), [Binar Wajah Sebaya](https://music.youtube.com/playlist?list=OLAK5uy_l6FqxWTvI0LJDfiZIsiLo4A_Vay7875Vg) (Morfem, April 2020), [Selamat Datang di Ujung Dunia](https://music.youtube.com/playlist?list=OLAK5uy_mzkE3POhxPdpTRGqRfMLduDeGjNvsf0cY) (Lomba Sihir, Maret 2021), [FSTVLST II](https://music.youtube.com/playlist?list=OLAK5uy_k17aGSpwCusLau62rFHaB3jKE35LX9r3U) (Festivalist, Juni 2020), [Matraman](https://music.youtube.com/playlist?list=OLAK5uy_ltH3IeykSu1omMP1SqcYGp6_llcPhENiA) (The Upstairs, Februari 2004), [Pikiran dan Perjalanan](https://music.youtube.com/playlist?list=OLAK5uy_l-c-b2uT75pVMCuCjwuFZoDa0SMervD8Y) (Barasuara, Maret 2019), [Friends](https://music.youtube.com/playlist?list=OLAK5uy_na9bxLHevDsatl53AHCW8rfzlP_6hu4Xg)* (Mocca, 2004).

Itu saja. Mungkin banyak yang kelewat.

Terima kasih telah menemani di 2022. Akan saya cicil satu persatu menonton penampilan kalian secara langsung. Semoga.


메타데이터
post_id
fe64fcd7a442
slug
setahun-ini-dengerin-album-apa-aja-fe64fcd7a442
url
https://medium.com/@prannn___/setahun-ini-dengerin-album-apa-aja-fe64fcd7a442
canonical_url
https://medium.com/@prannn___/setahun-ini-dengerin-album-apa-aja-fe64fcd7a442
author_url
https://medium.com/@prannn___
status
ok
fetched_at
2026-07-26 09:01:30