← Back to list

Arsip Terbesar di Dunia & Server Robotik LTO

Kita sedang membicarakan pengarsipan pada ekosistem Big Data. Ketika saya menyebut frasa pengarsipan, berarti kita sedang mendiskusikan…

Yogi Hartono · 2021-11-18 03:56 · 0 claps · 2.0 min read
#arsip #perpustakaan-digital #arsip-digital #teknologi-digital
Open on Medium ↗

Arsip Terbesar di Dunia & Server Robotik LTO

Kita sedang membicarakan pengarsipan pada ekosistem Big Data. Ketika saya menyebut frasa pengarsipan, berarti kita sedang mendiskusikan pengelolaan aset long term atau jangka panjangnya. Bukan penyimpanan data di are hulunya, tapi di area hilir untuk menyimpan data jangka pangjang.

Arsip NASA merupakan arsip berkapasitas terbesar di dunia. Sekitar 1 juta TB atau 1 ExaByte data arsip disimpan disana. Arsip meliputi jutaan video dan gambar penjelajahan ruang angkasa serta dokumen penelitian penunjang penelitiannya.

Dan yang menarik, NASA menggunakan teknologi terbaru Server Robotic LTO (Linier Tape Open) yang terbaru series 9 yang dilaunching tahun 2020. Jadi pada tiap LTO series 9 segede rokok, sekepingnya berkapasitas 18 TB. Keping LTO ini mengisi mesin raksasa seukuran kontainer yang digerakan oleh lengan robot mekanis.

https://www.youtube.com/watch?v=1yUZ81dCqBg

Sekedar membandingkan, kapasitas 1 buah LTO gen 9 berkapasitas 18 TB yang berukuran sebesar rokok ini. Ukuran 1 TB itu setara dengan 20.000 arsip lemari manual yang didigitasikan dengan format PDF. Sekarang kalikan saja dengan 18 !. Sehingga 2 buah LTO 9 mampu menampung semua koleksi buku cetak Perpustakaan Nasional yang dipindai digital. Perpustakaan terbesar di dunia, Library of Congress juga menggunakan server ini bi bunker bawah tanah untuk menyimpan data video, audio dan foto foto bersejarah.

Kenapa lembaga penelitian raksasa NASA memilih menggunakan Server Robotic LTO, ketimbang format lain seperti Cloud (Ice Clouds), NAS (Disk), atau ODA untuk pengarsipannya ?

  1. Penyimpanan Data pada LTO mampu bertahan sampai 30 tahun. Disk menawarkan jangka 5 tahun. Sementara jika menggunakan Clouds, artinya kita menyewakan data ke storage 3rd party, ada permasalahan dengan trust. Apakah kita mempercayakan pengelolaan aset berharga dengan storage sewaan ?

  2. Security dan Virus. Clouds dan Disk rentan terserang virus. Teknologi LTO tidak mempan diserang virus.

  3. Untuk penyimpanan data tidak terstruktur skala besar, seperti audio, video, image, penyimpanan di LTO lebih handal dan murah dibanding format lainnya.

Spectra Logic, adalah vendor penyedia server LTO untuk organisasi termasuk McDonalds dan NASA, telah mengambil tantangan dengan perpustakaan arsip TFinity Exascale-nya. Sementara organissi bisnis besar lain yang menggunakan server robotic ini untuk pengarsipannya adalah Google, Nissan, Library of Congress, Perpustakaan Nasional Norwegia, Arsip CERN, serta perusahaan media raksasa di dunia. Data dari Gardner 30% perusahaan menggunakan sistem ini untuk pengarsipan jangka panjangnya.

Di Indonesia server robotic ini digunakan sebagai server pengarsipan di beberapa stasiun televisi baru, beberapa perusahaan telekomunikasi seperti Huwae Indonesia, Telkomsel, Excelkom, perusahaan Bank dan Farmasi Bio Farma dll

Sudah saatnya sekolah perpustakaan dan kearsipan di Indonesia lebih mengenal Server Robotic Pengarsipan ini, karena ke depan akan banyak sektor entrepsiae yang memangfaatkannya.

Yogi Hartono


메타데이터
post_id
ff4cd915117a
slug
arsip-terbesar-di-dunia-server-robotik-lto-ff4cd915117a
url
https://medium.com/@yogi.hartono/arsip-terbesar-di-dunia-server-robotik-lto-ff4cd915117a
canonical_url
https://medium.com/@yogi.hartono/arsip-terbesar-di-dunia-server-robotik-lto-ff4cd915117a
author_url
https://medium.com/@yogi.hartono
status
ok
fetched_at
2026-07-14 19:03:46