← Back to list

Pengaruh Budaya Hierarkis Polisi, terhadap Pola Interaksi dengan Masyarakat yang Demokratis

Benturan budaya komando polisi dengan masyarakat kritis memicu miskomunikasi; butuh keseimbangan antara ketegasan dan dialog

Police With Attitude · 2026-05-10 14:07 · 0 claps · 2.0 min read
#police #masyarakat #hierarki #demokrasi
Open on Medium ↗
Wiki topics: 📋 · Product Management

Pengaruh Budaya Hierarkis Polisi, terhadap Pola Interaksi dengan Masyarakat yang Demokratis

Pendahuluan

Di Polisi, ketika komandan ngomong A, responnya dari atas sampai bawah semua setuju dan bergerak A, tidak ada yang protes dan tidak ada berdiskusi. Semua siap laksanakan!

Di masyarakat, ketika ada orang yang ngomong A, responnya ada yang tidak setuju, ada yang ingin B, ada yang menentang yang ingin B, ada yang tidak berkomentar, ada yang tidak suka dengan yang ngomong A dan seterusnya… semua punya pilihan dan sikapnya masing-masing dalam menanggapi sesuatu.

Itulah yang menjadi pembahasan dari Medium saya kali ini, adanya sebuah “Gap” yang kontras antara kehidupan sehari-hari polisi yang hierarkis, namun dalam pekerjaannya harus berhadapan dan berinteraksi dengan masyarakat yang demokratis.

Dampaknya, di lapangan interaksi antara polisi dan masyarakat tidak selalu berjalan mulus. Bukan karena siapa yang benar atau salah, tapi sering kali karena cara berpikir yang berbeda. Ketika dua pola ini bertemu, kadang muncul jarak dalam komunikasi.

Peran Struktur Hierarkis dalam Membentuk Cara Bertindak

Dalam organisasi kepolisian, budaya hierarkis memang tidak bisa dihindari. Struktur komando itu penting untuk memastikan koordinasi cepat dan efektif, terutama dalam situasi darurat.

Namun pengaruh struktur terhadap perilaku juga terlihat dalam penelitian Philip Zimbardo (1973) melalui artikel Interpersonal Dynamics in a Simulated Prison di International Journal of Criminology and Penology.

Penelitian ini menunjukkan bahwa ketika seseorang berada dalam sistem dengan pembagian peran yang kuat, perilakunya dapat berubah mengikuti peran tersebut, termasuk menjadi lebih dominan atau defensif.

Dalam praktiknya, ini bisa terlihat ketika aparat lebih terbiasa dengan pola komunikasi yang instruktif, tegas, satu arah dan kurang dialogis

Hierarkis Bertemu Masyarakat Demokratis

Di sisi lain, masyarakat demokratis punya karakter berbeda. Mereka lebih terbuka, kritis, dan tidak ragu menyampaikan pendapat. Hal ini dijelaskan dalam kajian oleh Peter Biegelbauer & Anne Loeber (2010) dengan Judul: The Challenge of Citizen Participation to Democracy.

Penelitian ini menjelaskan bahwa pola partisipasi masyarakat modern telah berubah. Jika dulu masyarakat cenderung pasif, kini justru aktivitas partisipasi meningkat, termasuk kritik, diskusi publik, dan keterlibatan langsung dalam isu kebijakan.

Artinya, masyarakat saat ini tidak lagi hanya menerima kebijakan, tetapi juga ingin:

  • didengar
  • dilibatkan
  • diberi ruang untuk berdialog

Dampaknya ke Interaksi dan Pelayanan

Ketika pola komunikasi tidak selaras:

  • pesan bisa tidak tersampaikan dengan baik
  • masyarakat merasa tidak didengar
  • aparat merasa tidak dipahami

Dalam jangka panjang, hal ini bisa memengaruhi kepercayaan publik terhadap kepolisian. Padahal, dalam sistem demokrasi, kepercayaan adalah salah satu modal utama bagi institusi.

Refleksi dan Solusi

Budaya hierarkis di kepolisian tetap penting dan tidak bisa dihilangkan. Justru itu bagian dari kekuatan organisasi. Namun, tantangannya adalah bagaimana budaya tersebut bisa berjalan berdampingan dengan tuntutan masyarakat yang semakin demokratis.

Beberapa hal yang bisa jadi perhatian dan menjadikan solusi:

  • memperkuat komunikasi interpersonal
  • membuka ruang dialog
  • mengedepankan pendekatan yang lebih humanis
  • beradaptasi dengan gaya komunikasi masyarakat

Penutup

Di era sekarang, polisi tidak hanya dituntut untuk tegas, tapi juga mampu beradaptasi. Karena pada akhirnya, bukan hanya tindakan yang dinilai, tapi juga cara berinteraksi.

Di antara komando dan dialog, keseimbangan itulah yang akan menentukan bagaimana kepercayaan masyarakat terbentuk.

DAFTAR PUSTAKA


메타데이터
post_id
ffb8beb8e24b
slug
pengaruh-budaya-hierarkis-polisi-terhadap-pola-interaksi-dengan-masyarakat-yang-demokratis-ffb8beb8e24b
url
https://medium.com/@policewithattitude/pengaruh-budaya-hierarkis-polisi-terhadap-pola-interaksi-dengan-masyarakat-yang-demokratis-ffb8beb8e24b
canonical_url
https://medium.com/@policewithattitude/pengaruh-budaya-hierarkis-polisi-terhadap-pola-interaksi-dengan-masyarakat-yang-demokratis-ffb8beb8e24b
author_url
https://medium.com/@policewithattitude
status
ok
fetched_at
2026-08-16 00:54:39