HUM MDA FE Feiren · Booknotations Kala Kamu Mempertanyakan Kehadiran Pesta dalam Kemiskinan yang Mencekit Sampah itu tidak selalu berupa benda, melainkan utang
HUM LIF SN S.Null Monolog : Tameng Dulu kamu takut untuk berdiri. Kamu selalu menunduk di belakangku, takut pada serangan yang akan datang, takut pada kejadian yang…
HUM MDA SN S.Null Monolog : Rumah Sebuah rumah yang selalu menjadi rumah singgah. Apa pun yang dibutuhkan, ada di sana. Pintunya selalu terbuka.
KA Kazuo Teru Gayung Air Kobokan Sepekan lagi teman masa kecilku akan melangsungkan upacara pernikahan. Malam ini seluruh warga diundang hadir ke rumahnya. Seperti pada…
ME Melisa Tekkıran · Türkiye Yayını ‘Dürtme İçimdeki Narı Üstümde Beyaz Gömlek Var.’ Belki de yazmak, insanın kendi lekesine şefkat gösterme biçimidir.
MED HUM SOC CH Chisna Aisyiah Parfum, Gen Z, dan Jakarta: Catatan Seorang HR yang Masih Waras Jakarta, jam 7 pagi. Ini monologku menuju kantor di atas setir.
AN Anggita Mrd Iris Legam Sialan Iris legam sialan, terima kasih atas segala kemarin dan esok yang tidak pernah ada. Sebab sedari awal kau memang tidak benar-benar…
HUM MDA TA Tangguh Wibawa Kesamaan dari menunggu gaji, mengantuk, dan sakaratul maut adalah sama-sama proses transisi menuju 'kematian' untuk sekarat, 'tertidur' bagi mengantuk, atau 'melarat' bagi menunggu gaji.
BE Berkay Varol monolog//eski terliğimi çok özlüyorum. Yeni terliğim hiç beni yansıtmıyor. Kahverengi ve sert bir tabanı var. Bir diplomatın ayağında şık durabilirdi. Söz konusu ben olunca pek…